Kamis, 20 Juni 2013

JIKA KALIAN MENGHINA HAMBAKU, KALIAN MENGHINAKU

"Anak-anakKU, KasihKU kepada kalian adalah alasan mengapa AKU mengirimkan pendeta,
penginjil, nabi dan pelayan dari hatiKU sendiri. KasihKU kepada kalian tidak bisa diukur. Untuk alasan ini, AKU telah memilih beberapa di antara kalian untuk menjadi guru, beberapa orang untuk menjadi rasul dan orang lain untuk menjadi penginjil. Mereka yang berdiri di hadapanKU harus sungguh-sungguh kalian hormati dengan kerendahan hati. JIKA KALIAN MENGHINA ORANG YANG AKU URAPI DAN PENDETA YANG BERASAL DARI HATIKU SENDIRI, KALIAN MENGHINAKU. AKU melihat begitu banyak dari kalian menggunakan lidah kalian untuk mengkritik pendeta kalian dan orang yang AKU urapi. Kalian menghina mereka. Mereka menjadi subyek percakapan kalian setiap hari. Kalian membicarakan tentang mereka. Jika kalian mengutuk mereka, kalian mengutuk AKU. Dan kalian boleh mengetahuinya, baik ada orang yang mengutukKU dan menolak untuk bertobat, maka ia tidak akan pernah masuk surga. Neraka adalah tempat untuk orang-orang seperti itu. 

Kalian duduk dan dengan masuk ke dalam analisis bodoh mengenai hamba-Ku dan para nabi. APAKAH KALIAN YANG MEMANGGIL MEREKA? APAKAH KALIAN YANG MENGURAPI MEREKA? Jika pendeta kalian melakukan kesalahan dan kalian tahu bahwa ia telah jatuh, apakah kalian seharusnya menghina dan mengutuk? Bahkan dalam kondisinya yang jatu, ia masih hambaKU yang diurapi. AKU masih mengasihinya. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah untuk berdoa bagi pendeta kalian dan meminta AKU untuk mengembalikannya. ANALISA DAN MENGKRITIK DIA AKAN MEMBAWA BANYAK ORANG KE NERAKA. HambaKU layak mendapatkan rasa hormat kalian. Itulah mengapa AKU memukul Nabal ketika ia memperlakukan hambaKU Daud dengan busuk. AKU masih sama kemarin, hari ini dan selamanya. Jika kalian tidak menghentikannya, AKU akan mencurahkan kemarahanKU terhadap kalian. BUKANNYA BERGANDENG TANGAN DENGAN PELAYANKU UNTUK MEMENANGKAN JIWA, TAPI KALIAN MALAH MENGALIHKAN MEREKA DAN MENYEBUT-NYEBUT NAMA MEREKA.

Apa yang kalian lakukan sekarang akan membawa kalian ke jalan yang lebar menuju neraka dan bukan ke surga. Hamba-hambaKU adalah orang yang AKU urapi dan tidak ada yang memiliki hak untuk mengutuk dan menghina mereka. AKU meminyakinya. Bukan kalian yang memanggil mereka tapi AKULAH yang memanggil mereka untuk memberitakan firmanKU. Karena jika kalian menghormati mereka, kalian akan menerima upah yang akan diberikan kepada mereka yang menghormati hambaKU. AKU memperingatkan kalian sekarang untuk bertobat dari jalan yang jahat ini. KARENA TELINGAKU BOSAN MENDENGAR KALIAN MEMFITNAH PELAYANKU DAN ORANG YANG AKU URAPI. BERTOBATLAH SEKARANG DAN JANGAN BERKATA-APA-APA KE ATAS MEREKA YANG TELAH AKU PANGGIL.

Bahkan jika kalian tidak mempercayai siapapun yang mengklaim menjadi milikKU, apakah kalian seharusnya untuk memberikan penghakiman pada dirinya tanpa menanyakan kepadaKU? Apakah kalian harus menghakimi tanpa mencari tahu dahulu siapa dia sebenarnya? Tanyakan kepadaKU dahulu sebelum kalian memberikan penghakiman. JIKA KALIAN TIDAK BERTANYA KEPADAKU, KALIAN AKAN SALAH MENGKUTUKI ORANG YANG KUURAPI DAN BERDOSA TERHADAPKU. DAN JIKA KALIAN TIDAK BERTOBAT, KALIAN AKAN PERGI KE TEMPAT YANG PENUH KESENGSARAAN DAN TANGISAN. AKU, RAJA MULIA, YANG AWAL DAN YANG AKHIR TELAH MENGIRIM PESAN INI KEPADA ANAK-ANAKNYA. " 


- Pesan diberikan kepada Pius Joseph

Tidak ada komentar:

Posting Komentar