Laman

Minggu, 21 Juni 2020

PENGLIHATAN TENTANG ANTIKRISTUS



PENGLIHATAN TENTANG ANTIKRISTUS

Worship sersalom tadi Tuhan memberi pesan penglihatan dimana banyak orang berbaris entah itu orang tua dewasa sampai kepada anak kecil juga bayi - bayi ikut di gendong orang tua mereka ( bayi -bayi mereka akan diremukkan di depan mata  mereka rumah-Rumah mereka akan dirampok istri-istri mereka akan ditiduri: Yesaya 13,16 ) dalam barisan tersebut. Mereka semua dipaksa untuk disuntik chip dan sangat mustahil mereka menolak saat itu.

Mereka menerima dalam keadaan sadar. Banyak sekali keluarga-keluarga seluruh anggota keluarga semua terima chip tersebut. Apabila ada di antara mereka yang menolak mereka akan di jemput oleh tentara-tentara untuk membawa mereka dari rumah-rumah dipaksa untuk di suntikan dan di pasang chip itu.
Kemanapun anda berusaha bersembunyi tetap mereka ada dapati !!

Dari atas malaikat memandang seperti diam tapi mereka seperti ingin menumpahkan sesuatu ke bumi, lalu Tuhan katakan sedikit sangat sedikit lagi ini segera terjadi dan apabila masa ini terjadi mempelai Tuhan sudah tidak ada di bumi.

Wahyu 13:16‭-‬18
16 "Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, 17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. 
18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam."

Apa yang dilakukan para malaikat itu setelah banyak orang menerima tanda binatang itu terkonfirmasi juga pada :

Wahyu 16:1‭-‬8‭, ‬10‭-‬11

1 "Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: "Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi."
2 Maka pergilah malaikat yang pertama dan ia menumpahkan cawannya ke atas bumi; maka timbullah bisul yang jahat dan yang berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang menyembah patungnya. 
3  Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut; maka airnya menjadi darah, seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut. 
4 Dan malaikat yang ketiga menumpahkan cawannya atas sungai-sungai dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah. 
5 Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata: “Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini. 
6 Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!” 
7 Dan aku mendengar mezbah itu berkata: “Ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, benar dan adil segala penghakiman-Mu.” 
8 Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api. 
10 Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,
11 dan mereka menghujat Allah yang di sorga karena kesakitan dan karena bisul mereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka."

Malapetaka akan menimpa mereka yang menerima tanda binatang itu dan semua ini sangat mengerikan apalagi penyiksaan yang terjadi. Sebab Tuhan memberi tahu dalam penglihatan itu keadaan sangat mencekam menakutkan dimana tidak ada senyum damai di wajah setiap manusia.

Pesan ini sangat mendesak dan semua umat Tuhan harus memperhatikan karena sekali lagi apabila tertinggal jangan pernah menerima chip itu walaupun kepala anda akan di tembak dan di siksa dengan sangat menyakitkan seperti penyiksaan yang belum pernah ada dan tidak akan ada lagi.

Markus 13:19
Sebab pada masa itu akan terjadi
Siksaan seperti yang belum pernh terjadi sejak awal dunia,yang di ciptakan Allah,sampai sekarang  dan
Yang tidak akan terjadi lagi.

Tuhan Yesus memberkati.
Sersalom





KUNJUNGAN UTUSAN SURGAWI Bab 5 - Roland H Buck - SAMBUNGAN PERISTIWA RUANG TAKHTA


SAMBUNGAN PERISTIWA RUANG TAKHTA

Pada hemat anda, apakah: ... tiga puluh yang betul dari antara seratus dua puluh nubuat merupakan hal yang luar biasa?
... bagaimana kalau semuanya, yaitu ke-120 nubuat itu betul?
... Allah tidak pernah gagal. Itulah sebabnya Anda dapat mengandalkan Dia sepenuhnya.
... Allah mengatakan bahwa pengaruh Paus terhadap Allah tidak lebih besar daripada orang kudusnya yang paling rendah. Ia juga tidak mempunyai hak istimewa yang lebih besar, tetapi karena pengaruhnya terhadap manusia amat besar, maka pemilihannya menjadi urusan Allah. Karenanya, untuk menolong pemulihan tubuh-Nya (jemaat-Nya) yang tercerai-berai, Allah telah memilih seorang yang bernama Karol Wojtyla dari Polandia. Tanggal nubuat: 21 Januari 1977
Tanggal penggenapannya: 16 Oktober 1978, Paus Yohanes Paulus II.


Bab 5

Sambungan Peristiwa Ruang Takhta

Satu demi satu, ke-120 kejadian yang tercantum dalam daftar khusus, yang telah diberikan Allah sementara saya berada dalam Ruang Takhta-Nya, mulai terjadi dalam urutan yang sama seperti dalam daftar! Allah telah mengatakan bahwa kejadian-kejadian itu merupakan tanda-tanda yang menguatkan kunjungan saya ke Ruang Takhta itu.

Ketika saya berada di sana, dalam sebuah penglihatan Allah membawa saya ke kamar kerja saya sendiri dan izinkan saya melihat seorang wanita yang terlihat dalam ilmu sihir. Allah tidak memberitahukan namanya, tetapi sesaat lamanya saya melihat jelas wanita ini dan memperhatikan segala sesuatu mengenai penampilannya.
Dalam penglihatan itu Allah menyuruh saya mengikat roh-roh jahat itu,  mengusirnya, dan membebaskan wanita itu. Itulah yang saya lakukan.

Selasa malam berikutnya seorang wanita masuk dalam kamar kerja saya, berpakaian seperti yang telah ditunjukkan Allah dalam penglihatan itu. Dia dibebaskan sama sekali seperti yang saya lihat dalam penglihatan di surga. Inilah kejadian nomor satu pada daftar itu.

Selagi saya di surga, Tuhan memperkenankan saya melihat diri saya sendiri melayani di suatu tempat yang sangat memerlukan pelayanan. Saya tidak melihat jemaatnya, tetapi saya melihat orang-orang dengan berbagai ikatan rohaniah dan jasmaniah, dan secara indah sekali Tuhan memberi kehidupan baru dan kemenangan kepada mereka. Nama tempat itu adalah Christian Life Center, tetapi sudah pasti itu bukan gereja kami.
Pada hari Senin berikutnya, kami menerima telepon dari seorang gembala gereja di sebuah kota kecil di negara bagian Washington. Allah telah menggerakkan hatinya untuk menelpon kami dan meminta saya berkhotbah di gerejanya. Dia tidak tahu mengapa, tetapi dia TAHU dia harus menelepon saya. Kami memeriksa kalender dan istri saya menelepon nya kembali dengan memberinya beberapa tanggal tertentu. Ketika dia menjawab telepon itu istri saya heran mendengar kata-kata, "Christian Life Center!" Nah, itulah dia, seperti yang ditunjukkan oleh Allah pada saya! Itulah kejadian nomor dua.

Salah satu hal yang sangat menggembirakan hati saya, ialah ketika Tuhan berfirman, kita tak perlu mengingatkan Dia ataupun membangkitkan ingatan-Nya dengan mengatakan, "Tuhan, saya harus menjaga agar Engkau melaksanakan apa yang telah Kaujanjikan."
Beberapa kali Tuhan harus mengingatkan saya, "Engkau mengurus urusanmu sendiri, Aku akan mengurus urusan-Ku." Berulang-ulang Ia membangkitkan ingatkan saya akan kata-kata-Nya ini. Jika Dia tidak melakukan apa yang dijanjikan-Nya, saya tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi saya tahu bahwa Dia akan melakukannya.
Saya percaya pada-Nya, dan Dia tidak pernah gagal! Jika Dia tidak melakukannya hari ini, mungkin hal itu telah ditetapkannya untuk besok. Tetapi Dia akan melakukannya! Anda tidak perlu kuatir mengenai hal itu!

Kejadian nomor empat yang tercantum dalam daftar itu berkaitan dengan seorang pria yang akan menerima Kristus pada tanggal 4 Februari 1977, dan yang akan mati pada tanggal 30 Mei 1977 dalam suatu kecelakaan pesawat terbang. Allah menyelamatkan dia tepat pada hari yang dikatakan-Nya itu.
Pria itu masih menghadiri kebaktian pada hari Jumat sebelum meninggal dunia. Dia mengajak saya makan siang dan mengatakan, "Ada hal-hal yang yang harus saya bicarakan dengan Bapak Pendeta." Ketika kami makan bersama katanya, "Pak Pendeta, saya mempunyai perasaan aneh bahwa saya akan mati. Dapatkah Bapak menceritakan segala sesuatu yang Bapak tahu tentang surga?"
Saya harus menggigit bibir saya, karena saya TAHU apa yang akan terjadi, tetapi tidak mengatakannya kepadanya. Allah melarang untuk mengatakannya, karena efeknya mungkin kuat sekali atas kehidupan orang yang bersangkutan. Akan tetapi saya menceritakan semua yang saya tahu tentang surga!
Seperti yang telah dikatakan oleh Allah empat bulan sebelumnya, dia pulang kepada Tuhan pada tanggal 30 Mei 1977, ketika tewas dalam suatu kecelakaan pesawat terbang.

Suatu kejadian lain yang mendebarkan hati, ialah kejadian nomor nomor 34, mengenai seorang pemuda yang telah menjual dirinya kepada Iblis sebagai dukun. Tuhan memberitahukan namanya kepada saya dan bahkan memperkenankan saya melihat rupanya. Pada tanggal yang telah ditetapkan Allah, pemuda itu datang ke gereja. Saya mengenalinya, bersalaman dan meminta dia datang ke kamar kerja saya. Allah menyelamatkan dia, mengeluarkan semua kejahatan yang ada dalam dirinya dan memberinya suatu pengharapan dan kemenangan baru!

Berikut ini adalah sepucuk surat yang baru-baru ini saya terima dari dia.

Ketika saya menceritakan kisah hidup saya kepada Bapak pada tanggal 9 April 1977, Bapak nampaknya tidak heran mendengar apa yang saya katakan. 
Seakan-akan Bapak sudah mengetahuinya!
Kemudian hari saya tahu kalau Bapak mengetahuinya karena nama saya tercantum dalam daftar yang telah Bapak terima di Ruang Takhta Allah yang mahakuasa. Bapak telah menunggu kedatangan saya dan Bapak juga tidak heran bahwa saya menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan saya.

Kehidupan saya merupakan serangkaian untung malang. Saya dibesarkan dalam keluarga pendeta dan telah banyak kali menyerahkan diri kepada Tuhan, Tetapi entah bagaimana saya belum pernah membuat penyerahan sepenuhnya. Saya mengembara dari satu tempat ke tempat yang lain, tidak bisa menetap, tidak berdisiplin, tanpa ada tujuan dalam hidup saya, sampai akhirnya masuk dalam pusat spiritualisme. Saya menjadi seorang medium dan pendeta, mengadakan pertemuan-pertemuan untuk menghubungkan orang dengan roh orang mati dan memberi ceramah. Karena hidup saya dikuasai oleh roh setan maka saya telah terjerumus sangat dalam. Sesungguhnya, "rumahku ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi" (Matius 23:38).

Ketika saya mencoba untuk meninggalkan cara hidup ini, rumah saya penuh dengan tikus-tikus yang tidak bisa dibunuh! Saya kehilangan rumah martabat dan kemudian keluarga. Saya tidak mempunyai tempat tinggal. Saya menelpon ayah dan ibu di Idaho, dan ternyata mereka masih mencintai saya. Saya meninggalkan pusat spiritualisme itu dan pergi ke Idaho, dan seperti anak terhilang saya disambut! 
Dalam waktu singkat Tuhan mengembalikan keluarga saya. Istri saya dan saya mengadakan perjalanan ke Hawaii. Di sana kami berjumpa dengan sepasang suami istri dari Boise, yang mengundang kami untuk datang ke gereja Bapak. PUJI TUHAN! Sebuah bendera putih terpancang dalam jamar kerja saya dengan tulisan SAYA TELAH MENYERAH!"

                                                                                      Jim Olson

Kejadian nomor 63 adalah kejadian lain yang Allah izinkan saya lihat dan saksikan sebelum hal itu terjadi.
Kejadian ini bertalian dengan satu keluarga yang mempunyai masalah perkawinan. Ketika saya masih di surga, saya melihat mereka memasuki kamar kerja saya dan melihat tanggalnya tertera pada kertas itu, kapan hal itu akan terjadi.
Pada tanggal tersebut, orang-orang itu tidak muncul.
Saya bertanya-tanya apa yang telah terjadi, jadi saya memutuskan untuk tinggal lebih lama di kamar kerja saya. Beberapa saat setelah jam biasa saya pulang, telepon berdering dan seseorang yang tidak memperkenalkan dirinya berkata, "Pendeta Buck, bolehkah kami bertemu dengan saudara sebentar?"
"Baiklah," kata saya.
Dia tidak memberitahukan namanya.
Ketika mereka tiba, saya bersalaman dengan menyebutkan nama mereka! Hal ini benar-benar mengejutkan mereka. Kemudian tanya saya, "Dengan maksud apa saudara datang kemari?" Mereka mengatakan bahwa mereka mempunyai banyak persoalan yang berat dalam rumah tangga dan memutuskan untuk mencari pertolongan dan bimbingan. Mereka tidak tahu apa sebabnya, tetapi mereka memutuskan untuk datang ke Boise, Idaho.
"Kami berkendaraan kemari dan menyewa sebuah kamar di motel. Ketika kami tiba di kamar, terlihat buku telepon terbuka pada halaman di mana terdapat iklan saudara yang berbunyi, "Memberi bimbingan dengan janji."
Segera saya tahu bahwa seorang malaikat telah lebih dahulu membuka buku telepon pada tempatnya yang tepat, dan juga mengatur supaya suami istri itu diberi kamar yang tepat.
Sementara kami bercakap-cakap, istrinya mengatakan, "Perjalanan kami kemari sangat menyenangkan, segala sesuatu sudah diselesaikan dan semua akan beres, jadi kami tidak akan membuang waktu saudara. Kami mau minta diri sekarang."
Saya menjawab, "Tidak, lebih baik anda tinggal di sini sebentar, karena bukan begitu keadaannya." Saya mengatakan kepada mereka, bahwa Allah telah mengizinkan saya melihat kejadian ini beberapa bulan yang lalu. Kemudian kepada si istri saya katakan, "Anda membawa senjata api dalam tas? dan Anda berniat menembak suami anda sesampainya di motel, bukan?"
Suaminya sangat terkejut dan berseru, "Jangan menembakku." Istrinya gemetar.
Kata saya, "Bukalah tas anda dan serahkan senjata itu pada saya."
Dia membuka tasnya dan menyerahkan sepucuk pistol, tepat seperti yang telah saya saksikan sebelumnya.
Kemudian jiwanya berseru kepada Allah! Dia tahu bahwa saya tidak mungkin mengetahui tentang senjata itu, kalau bukan Allah yang memberitahukan kepada saya, dan Ia telah memberitahukannya enam bulan sebelumnya.
Keduanya dengan segera bersujud di hadapan Allah.
Allah menghapus dosa mereka dan dengan segera memulihkan perkawinan mereka. Setelah peristiwa itu saya menerima sepucuk surat yang bunyinya, baik sekali dari mereka. Sekarang mereka telah menjadi anggota sebuah gereja yang baik di California, bersukacita dalam Tuhan dan hidup bagi Dia.

Allah memberitahukan kepada saya bahwa Ia tidak mencantumkan semua yang akan terjadi. Dia mengatakan, "Aku hanya memilih beberapa peristiwa saja, supaya ketika hal-hal itu terjadi kau akan tahu bahwa Aku benar-benar menjalankan tugas-Ku!" Tentu saja ada beratus-ratus kejadian diantara peristiwa-peristiwa itu, tetapi Dia hanya memperkenankan saya melihat beberapa sebagai tanda sepanjang jalan hidup saya. Orang bertanya pada saya apakah yang akan terjadi bila semua 120 kejadian itu telah digenapi. Saya ingin mengatakan bahwa kejadian masa mendatang direncanakan sebelumnya, sama seperti mereka sudah di rencanakan di masa silam, hanya saja saya tidak tahu keadaannya, tetapi anda dapat meyakini bahwa Allah telah merencanakan semuanya!

Suatu hal yang menarik, yang terdapat pada daftar itu, ialah tentang seseorang Yahudi yang memiliki sejumlah rumah makan. Melalui beberapa kejadian indah dia telah berjumpa dan menerima Kristus sebagai Juruselamatnya. Bukti dari pengalamannya terlihat dalam keinginannya agar beratus-ratus karyawan dalam semua rumah makannya, yang tersebar di seluruh Amerika Serikat, akan mempunyai kesempatan yang sama. Katanya, "Pasti, Allah juga mengasihi karyawan-karyawan ini sama seperti Dia mengasihi saya." Ketika dia memberitahukan namanya, roh saya bersukacita, karena namanya tercantum di nomor 112!

Nomor 113 dari ke-120 kejadian yang dicantumkan Allah pada kertas dalam buku saya di surga pada tanggal 21 Januari 1977, adalah pemilihan seorang paus baru.
Allah mengatakan bahwa pengaruh paus pada-Nya tidak lebih dari pengaruh orang kudusnya yang paling rendah.
Jika ia tidak mempunyai hak istimewa yang lebih besar, tetapi karena pengaruhnya terhadap manusia sangat besar, maka pemilihannya itu merupakan urusan Allah.
Karenanya untuk membantu memulihkan kembali tubuh-Nya yang tercerai-berai itu, Allah memilih seorang yang bernama Karol Wojtyle dari Polandia. Nubuat ini di genapi pada tanggal 16 Oktober 1978, ketika dia mulai pemerintahannya sebagai Paus Yohanes Paulus II.

Nomor 116 pada daftar itu berkaitan dengan Republik Rakyat Cina.  Allah mengatakan agar jangan panik, kalau hubungan diplomatik dengan RRC dipulihkan, dan nampaknya hubungan dengan Taiwan diputuskan.
Anak tidak melupakan atau meninggalkan umat-Nya.
Allah menghendaki untuk membuka pintu supaya melalui celah yang kecil ini sinar cahaya-Nya dapat bersinar, serta membawa terang dan kelepasan dari belenggu-belenggu kegelapan.

Salah satu hal yang diberitahukan Allah, ketika Dia membawa saya kembali dari surga ialah, "Aku akan datang padamu lagi." Betapa saya mengasihi Dia! Berkali-kali Dia mengunjungi saya dengan perantaraan makhluk-makhluk surgawi ini, yang membawa berita-Nya untuk dunia masa kini!

Ada yang bertanya apakah malaikat akan datang bila saya panggil - hal ini tidak mungkin! Mereka tidak menanggapi manusia, karena mereka tidak menerima perintah dari orang lain kecuali Allah. Saya pernah mendengar orang mengatakan, "Saya memerintahkan para malaikat untuk melakukan ini atau itu." Inilah suatu usaha yang sia-sia, karena anda tidak bisa memerintahkan malaikat untuk melakukan sesuatu.

Setiap perintah datang dari Allah, dan itulah sebabnya saya tahu apabila mereka berbicara mereka hanya menyampaikan kata-kata dari hati Allah. Itulah sebabnya mereka tidak mendengarkan keberatan manusia, bila Allah memerintahkan mereka untuk melayani perorangan.

"Karena kalau berita yang disampaikan oleh para malaikat itu selalu terbukti kebenarannya dan manusia selalu mendapat hukuman sebab tidak mematuhinya, maka bagaimana kita dapat luput dari hukuman, jika kita bersikap acuh tak acuh terhadap keselamatan semulia itu, yang sudah diberitakan oleh Tuhan Yesus sendiri dan diteruskan kepada kita oleh orang-orang yang telah mendengar pemberitaan-Nya" (Ibrani 2:2,3, FAYH).

Kunjungan saya ke Ruang Takhta telah mengubah hidup saya sama sekali! Sekarang saya kenal Allah dalam cara yang lebih nyata dan pribadi. Saat-saat doa kini merupakan percakapan dengan-Nya. Alkitab mempunyai dimensi baru dan menjadi hidup. Jelas sekali bahwa pengalaman ini menjadi bagian yang penting dari seluruh kehidupan saya, karena sejak terjadinya ia memenuhi hampir semua pikiran dan renungan saya. Meskipun saya tidak lagi memiliki kertas surgawi, karena Allah telah menjadikannya abu, namun setiap hal yang tertulis di situ telah terlukis dalam benak saya seperti sebuah foto.

Seringkali saya berpikir tentang berbagai hal yang tertulis dalam daftar itu, sambil bertanya-tanya bagaimana Allah akan melaksanakannya. Beberapa hal kelihatannya sama sekali mustahil. Kadang-kadang saya merenungkan nubuat-nubuat yang nampaknya rumit ini, mencatat buah pikiran saya, dan memasukkannya dalam arsip. Baru-baru ini, saya membaca kembali beberapa dari catatan-catatan itu.

Salah satu diantaranya, tertanggal 4 Februari 1977, dua minggu setelah pengalaman di Ruang Takhta, ketika kebanyakan nubuat itu masih belum digenapi. Catatan itu berbunyi, "Bagaimana hal ini dapat terjadi? Pada hari ini dia diselamatkan, tetapi nubuat itu juga menunjukkan kematiannya dalam sebuah kecelakaan pesawat terbang pada tanggal 30 Mei 1977, Hari Pahlawan.
Sungguh, saya tidak mengerti mengapa."

Ketika saya memikirkan banyaknya kejadian yang telah dipenuhi, dan nubuat-nubuat yang menurut firman Allah akan terjadi, saya tidak dapat berbuat lain kecuali mengucapkan syukur kepada-Nya karena Dia menepati janji-Nya. 
117 dari kejadian-kejadian yang penting, yaitu nubuat-nubuat Allah ini, telah digenapi secara berurutan. Yang 3 lainnya masih dalam proses penggenapan pada waktu penulisan ini.
Pertanyaan yang seringkali diajukan ialah apakah jumlah kejadian itu mempunyai makna rohaniah, dan apa arti penggenapannya. Sebenarnya ke-120 peristiwa itu cuma sebagian yang amat kecil dari rencana Allah yang sedang diungkapkan. Peristiwa-peristiwa itu cuma titik penunjuk sepanjang jalan yang mengingatkan kita akan kesetiaan-Nya.

Dalam Alkitab Allah menempatkan lebih dari 120 kejadian khusus yang dinubuatkan akan terjadi. Semua yang terjadi sampai saat ini telah terjadi tepat seperti yang dijanjikan-Nya, dan yang masih akan terjadi pasti terjadi juga. Mukjizat-mukjizat yang diberitahukan sebelumnya itu membuktikan bahwa Dialah Tuhan.

Rencana-Nya yang diungkapkan akan berlangsung terus tanpa dikurangi, meskipun saya tidak lagi mempunyai tanda-tanda khusus sepanjang jalan hidup saya.
Salah satu kebenaran yang dibawa oleh berita ini ialah keyakinan bahwa Allah telah merencanakan tiap-tiap hari dalam kehidupan kita. Ketika kita berjalan bersama-Nya, Dia akan memimpin jalan kita, dan meskipun kita tidak mengetahuinya, Dia akan melaksanakan rencana-Nya bagi masing-masing kita. Hal ini sudah pasti, sama seperti Ia telah menyebabkan atau akan menyebabkan terjadinya ke-120 kejadian yang diberikan kepada saya pada hari yang mulia di Ruang Takhta itu.


Bersambung ...






Sabtu, 20 Juni 2020

KUNJUNGAN UTUSAN SURGAWI Bab 4 - Roland H Buck - KUNJUNGAN KE RUANG TAKHTA


KUNJUNGAN KE RUANG TAKHTA

Rentetan kejadian aneh yang terjadi dalam hidup saya dimulai pada tanggal 21 Januari 1977, ketika saya menjadi tamu Allah.

Saya mendapati bahwa Dia ingin diperlakukan sebagai seorang teman.

Ia berkata kepada saya, "Bersikaplah wajar saja, Aku sudah mengenalmu." Kata-kata ini telah mengubah hidup saya.

Ketika Dia mengatakan, "Aku tidak mencatat kegagalan," Dia membukakan sebuah pengharapan untuk seluruh umat manusia.


Bab 4

Kunjungan ke Ruang Takhta


Pada suatu Sabtu malam dalam bulan Januari 1977, kira-kira jam 22.30, saya duduk di depan meja tulis, merenung, berdoa dan menyiapkan hati saya untuk hari Minggu. Saya duduk dengan kepala berbantalkan lengan di meja tulis, ketika tiba-tiba tanpa pemberitahuan lebih dulu saya terangkat keluar kamar itu.
Saya mendengar suara yang mengatakan, "Ikutlah bersama-Ku ke ruang takhta dimana segala rahasia alam semesta tersimpan." Saya tidak mempunyai waktu untuk menjawab; ruang angkasa tidak berarti bagi Allah!
Seperti menjentikkan jari saya - tik - dan saya sudah berada di sana! Barulah saya sadar bahwa suara yang saya dengar itu adalah suara Allah yang Maha kuasa.
Saya gugup, dan Allah mengatakan agar saya tenang saja. Kata-Nya, "Bersikaplah wajar saja, karena Aku sudah mengenalmu." Saya mulai tenang, meskipun dalam suasana yang sangat khidmat itu agak sukar bagi saya untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi.
Dia langsung mengutarakan maksud-Nya dan mengatakan, "Aku akan memberimu (dan inilah perkataan-Nya) suatu "lapisan atas" dari kebenaran. Dalam sekejap saat kekekalan kami menyelusuri Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, mula-mula melihat rencana Allah bagi umat-Nya. Sepanjang Alkitab itu Allah membicarakan kodrat-Nya dan menegaskan, bahwa "Aku tidak mau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kodrat atau watak-Ku. Rencana-Ku bagimu adalah baik dan akan dilaksanakan."

Dia menunjukkan Yeremia 29:11 padaku, "Sebab Aku mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan dan jangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Ketika memberikan pikiran-pikiran itu, Allah ingin agar saya melihat bagaimana perasaan-Nya yang sebenarnya terhadap manusia; bahwa Ia sudah memikirkan manusia sebelum Ia membuat bumi.
Dia menciptakan bumi supaya manusia mempunyai tempat tinggal. Ketika Ia memandang manusia maka Ia tidak melihat kejahatan yang sudah terjadi, melainkan hati manusia yang dilihat-Nya.

Selama perkunjungan ini, Allah benar-benar menunjukkan pada saya sekilas pandangan akan rahasia-rahasia alam semesta yang tersembunyi: yaitu tentang zat materi, energi, alam dan ruang angkasa, yang semuanya menunjukkan ciptaan Allah yang indah. Ketika Dia memberi lapisan atas dari kebenaran yang mempesonakan itu kepada saya, maka saya mendapatkan pandangan baru tentang kesatuan dan keindahan seluruh Alkitab, yang sebelumnya tidak memiliki. Beberapa kebenaran Alkitab yang tadinya kurang jelas, sekarang menjadi sangat terang dan saya dapat melihat bagaimana semua bagian itu cocok dengan apa yang sedang dilakukan Allah.

Kemudian Allah mengatakan bahwa saya boleh mengajukan pertanyaan! Pikiran bingung. Bagaimana manusia dapat mengajukan pertanyaan kepada Allah? 
Berada di hadirat-Nya saja sudah merupakan pengalaman yang begitu mengagumkan, sehingga saya hampir tidak bisa berpikir. Akhirnya terpikirlah oleh saya untuk menanyakan apakah Dia benar-benar membuat rencana untuk kehidupan masing-masing orang, karena satu dan lain hal saya merasa tugas yang besar ini terlampau berat, bahkan bagi Allah juga.
Sebagai jawaban atas pertanyaan itu, Allah menunjukkan betapa luas dan banyaknya arsip surgawi. Kepala saya pening. Pikiran saya yang terbatas ini tak dapat mengerti bagaimana Allah dapat mengikuti dan menguasai seluruh arsip itu. Pasti ada bermiliar-miliar. Ia berkata, "Karena kau merasa kewalahan dan bingung oleh semuanya ini, baiklah Kuambil sebuah map yang dapat kau mengerti." Dan segera Dia mengambil arsip saya. 
Saya tidak diperkenankan untuk melihat isinya, Tetapi Dia menyebutkan beberapa hal yang tercantum, yang akan terjadi di kemudian hari. Ini dapat saya pergunakan untuk menguatkan perkunjungan ini.

Kemudian Dia melakukan hal lain yang mengherankan. Dia menuliskan 120 peristiwa yang kata-Nya akan terjadi dalam hidup saya di masa mendatang. Hal itu dilakukan-Nya bukan seperti cara anda atau saya ketika menulis; keterangan itu tiba-tiba saja muncul di situ.
Saya bahkan tidak perlu membawanya, tetapi sekarang juga saya dapat mengatakan kepada anda SEMUA yang terdapat di atas kertas itu, karena dengan seketika tulisan itu tertanam di pikiran saya seperti mesin cetak mencetak di atas kertas. Mesin cetak tidak perlu membaca apa yang dicetaknya. Itu sudah ada! Dengan cara yang sama, setiap catatan telah terukir dalam ingatan saya dan masih ada di sana!

Meskipun saya mempunyai pengetahuan ini, Allah juga memberitahukan bahwa Dia tidak ingin saya mengatakan hal-hal ini sebelum tiba saatnya untuk menyampaikannya kepada orang lain.
Kata-Nya, "Baiklah Kutunjukkan catatan orang lain yang dapat kau pahami dengan mudah." Dia mengeluarkan arsip milik Koresy dan mengingatkan saya akan ayat terakhir dari Yesaya 44, dan lima ayat pertama dari pasal 45, di mana Dia mengatakan, "Akulah yang berkata tentang Koresy: Dia gembalaKu; segala kehendak-Ku akan digenapi nya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! Dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!
Beginilah firman Tuhan: Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresy yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup; Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi. Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu bahwa Akulah Tuhan, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu.

Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku. Allah melihat jauh ke masa yang akan datang dan melihat dengan tepat apa yang kelak terjadi.
Dia mengizinkan saya melihat buku-buku catatan dan pola rencana-Nya untuk kehidupan banyak orang.
Salah satu buku itu mengenai kehidupan Rasul Paulus. 
Buku itu menyatakan bahwa dia akan dipakai untuk menyampaikan Injil kepada para raja, penguasa, dan pembesar. Untuk alasan inilah Allah memberinya kecerdasan otak yang lebih besar dari manusia biasa, dan karena dia lebih pandai, dia diizinkan belajar di bawah bimbingan guru-guru terkenal pada zamannya, dan akhirnya dibimbing sendiri oleh Gamaliel, guru yang paling ulung pada zaman itu. Allah telah memilih Paulus untuk menuliskan bagian-bagian Kitab Suci, surat-surat kiriman, rencana-Nya bagi jemaat dan tubuh-Nya, maka Dia menyiapkan Paulus untuk tugas ini.

Salah satu hal yang paling menggetarkan hati saya ialah melihat kilatan catatan tentang Abraham dan Sara.
Ketika saya membacanya sepintas lalu, saya melihat hal-hal yang sama sekali asing bagi saya. Saya membaca mengenai keramahan Abraham dan Sara, yang suka memberi tumpangan kepada orang asing. Mereka mengasihani orang yang tidak semujur mereka. Mereka memberi minum unta tamu mereka, memberi tempat menginap dan memberi makan tamunya. Allah menghargai ini dan menuliskannya dalam buku-Nya, tetapi saya tidak mengetahui hal-hal ini ketika saya membaca Kitab Kejadian.

Satu hal yang tidak saya temui Allah peristiwa-peristiwa kegagalan Abraham. Ketika Abraham berbohong kepada raja Mesir dan mengatakan bahwa istrinya adalah saudara perempuannya. Hal itu tidak tertuliskan di sana! Saat imannya lemah dan dia tertawa karena tidak mempercayai janji Allah bahwa orang seusianya masih bisa menjadi seorang ayah, tidak tercatat di sana.
"Tuhan, mana buku yang satunya lagi?"
"Aku tidak mempunyai buku lain untuk orang percaya."
"Dimana Tuhan mencatat kegagalan-kegagalan Abraham yang telah saya lihat dalam Alkitab?"
"Aku tidak mempunyai buku lain. DI SURGA TIDAK TERCATAT TENTANG KEGAGALAN!"
(Lihatlah Ibrani 10:17,18)

Inilah suatu harapan indah bagi semua umat manusia!
Arsip kekal tidak sama seperti arsip manusia; arsip Tuhan lebih lengkap dan semuanya dituliskan dengan cermat sekali. Inilah buku-buku yang akan dibukakan pada saat pengadilan orang beriman.
Inilah sistem pengarsipan surga, suatu dimensi yang sama sekali berlainan dari arsip dunia ini; arsip masa keabadian.

Hal lain yang mendebarkan hati, yang dilakukan Allah ialah membawa roh Saya berkunjung ke rumah beberapa anggota jemaat. Ketika Allah membawa saya dari satu rumah ke rumah berikutnyanya, seakan-akan hal itu tidak memakan waktu. Selagi kami mendengarkan percakapan orang-orang di dalam rumah-rumah tersebut, terasa sangat aneh bagi saya, karena kami mendengar percakapan mereka tetapi mereka tidak tahu bahwa saya berada di sana. Saya dapat melihat mereka, tetapi rupanya mereka tidak melihat saya. Kemudian teringatlah saya bawa Kristus pun berada dalam rumah-rumah, mendengarkan dan mengawasi apa yang terjadi dan sering kali kami tidak menyadari bahwa Dia berada di sana.

Di mana-mana terdapat malaikat yang tak terhitung banyaknya. Untuk sekejap saya melihat gereja saya dipenuhi malaikat-malaikat. Lebih banyak makhluk surgawi daripada makhluk duniawi! Haleluya!
Saya tak dapat menceritakan semua hal yang terkesan dalam ingatan saya selama waktu kemuliaan yang murni itu. Tak mungkin saya melakukannya. namun demikian saya ingin menyampaikan beberapa hal yang meninggalkan kesan yang kuat di hati saya.

Salah satu penemuan yang sangat indah bagi saya di surga adalah tidak adanya kealiman yang sering kali ingin dikenakan manusia dalam hidupnya, ketika mereka ingat akan Allah! Di surga hal itu tidak ada! Suasananya riang, menyenangkan dan santai dengan penuh kecerahan! Saya tidak merasa perlu untuk berhati-hati, karena saya merasa tenteram dan tenang!
Saya tidak perlu berpikir dua kali tentang apa yang akan saya katakan, karena takut melukai hati orang lain, karena ada rasa keterbukaan yang sempurna. Pengalaman itu indah tetapi menakjubkan, yang tidak akan saya lupakan!
Alah menekankan pada saya supaya kita jangan kuatir tentang tanggung jawab-Nya. Dia benar-benar mengizinkan saya melihat orang-orang yang berusaha hidup bagi Dia dengan cara menyelaraskan pikiran mereka dengan Dia. Mereka berusaha untuk berpikir dengan betul, atau berusaha mengatakan hal yang tepat pada saat yang tepat! Alah menekankan pada saya, "Itu urusan-Ku." Kau hanya harus menyembah Aku, berjalan bersama-Ku, meletakkan tanganmu dalam tangan-Ku, menyelaraskan hatimu dengan hati-Ku dan Aku akan memberimu hak istimewa untuk maju bersama-Ku.
Biarlah Aku mengurusi urusan-Ku sendiri! Apa yang telah Kujanjikan adalah urusan-Ku, dan Aku akan mengurusnya. Aku belum pernah gagal selama ini. Tidak satupun firman-KU yang tidak Kutepati."

Saya mempelajari beberapa hal yang sungguh mencengangkan! Salah satu adalah kenyataan bahwa Allah memberitahukan uang tidak begitu bernilai, kecuali jika dipergunakan untuk pekerjaan-Nya. Bagi mereka yang mengarahkan sumber penghasilannya bagi pekerjaan-Nya, saluran-Nya akan dibuka lebar-lebar oleh-Nya dan Dia tidak akan membatasi berkat yang dikaruniakan-Nya kepada mereka. Dia bahkan menunjukkan siapa-siapa dalam jemaat saya yang akan diberkati dalam hal keuangan. Orang-orang ini tidak kaya pada saat itu, tetapi karena mereka merasa bahwa hal yang terpenting adalah mempergunakan talenta mereka untuk menyediakan dana bagi pekerjaan Allah, Ia mengatakan kepada saya bahwa Ia akan mencurahkan berkat-Nya atas mereka.

Sejak saat itu saya melihat catatan persembahan. Hal ini biasanya tidak pernah saya lakukan, tetapi saya ingin mengetahui sendiri apakah Allah sudah memberkati orang-orang ini. SEMUA ORANG YANG DISEBUT ALLAH, yang tadi-tadinya persembahannya hanya sedikit, sekarang telah memberi jumlah yang besar! 
Hal lain yang sangat menarik, yang diberitahukan Allah ketika saya bersama-Nya ialah suatu kebenaran ilmiah yang tidak ditemukan oleh para ahli sampai beberapa waktu kemudian. Saya membicarakannya dengan istri saya dan dia pun heran mengenai fakta ilmiah ini. 
Allah mengatakan bahwa tidak lama lagi kita akan mendengar tentang penemuan baru ini!

Dalam pengetahuan angkasa luar ada banyak spekulasi mengenai tempat-tempat kosong di angkasa. Allah menerangkan Mengapa ada tempat-tempat yang kelihatan kosong dan gelap. karena daya tarik bintang itu sendiri sangat kuat, maka sinar-sinar orangnya itu melengkung balik dan bersinar ke dalam bintang itu, sehingga bintang itu padam dan akibatnya tidak memancarkan sinar lagi.
Lubang-lubang gelap itu tidak berarti bahwa di tempat itu tidak ada bintang lagi, melainkan sinyalnya telah padam dan tidak terlihat lagi. Lubang-lubang gelap itu adalah kuburan bintang. Allah bersabda, bahwa apabila pikiran kita berpusat pada diri kita sendiri saja, kita akan menjadi sama seperti bintang yang beredar-edar dalam kegelapan.
Pada suatu malam seorang insinyur ruang angkasa mengunjungi kami (Juli 1978) dan saya membicarakan hal ini dengan dia. Ketika saya menceritakan apa yang dikatakan Allah tentang bintang yang padam itu, dia sangat heran. Katanya, " Wah, sungguh mengherankan.
Baru dua bulan yang lalu kami memperoleh keterangan ini dari satelit bintang, bahwa sebenarnya ada bintang-bintang yang telah padam dalam lubang-lubang yang gelap itu." Dia mengatakan bahwa fakta itu belum diketahui oleh masyarakat luas. Charm, istri saya, cuma tersenyum ketika dia mengatakan itu, karena saya sudah mengatakan kepadanya beberapa bulan sebelumnya.
Kemudian hari insinyur tersebut menulis surat kepada saya, yang berbunyi,
Saya sungguh-sungguh heran ketika saudara memberitahukan mengenai angkasa luar. Saya takjub ketika saudara menerangkan bagaimana Tuhan membandingkan beberapa orang Kristen, yang tadinya hidup dan bersaksi bagi Tuhan, dengan bintang-bintang yang dahulu bersinar di langit. Bintang-bintang itu tidak saja berhenti bersinar, tetapi mereka pun tidak memantulkan sinar yang diterimanya.
Bagi saya inilah "lubang-lubang gelap" dari angkasa luar. Saudara mengetahui hal-hal inilah yang tidak diketahui oleh kebanyakan pendeta. Pasti, Tuhan sendirilah yang memberi keterangan ini kepada saudara.

Allah juga mengingatkan saya bahwa bumi adalah tempat yang indah, karena seluruh bumi dipenuhi kemuliaan-Nya. Dia menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang berpaling pada-Nya. Bukan orang yang murtad, bukan gereja yang menyerah, bukan gereja yang bersembunyi dan menjadi gerakan bawah tanah, tetapi gereja yang menang.
Saya menjadi tenang sekali dan tidak lagi tegang di hadirat Allah. Anda tidak perlu berusaha memberi kesan sebaik-baiknya, karena Dia mengetahui keadaan anda yang terburuk! Tidak perlu berpura-pura atau berusaha untuk memberi kesan - hanya bersikaplah sebagaimana adanya! Saya mengalami bahwa tidak mungkin kita melakukan hal lain di surga.

Rasanya saya telah berbulan-bulan bersama dengan Tuhan. semua hal yang saya lihat itu dapat memenuhi buku tebal yang terdiri dari beratus-ratus halaman. Ada sesuatu tentang dimensi kekekalan yang tidak dapat dijelaskan oleh waktu. Saya bahkan tidak mempunyai waktu untuk membaca kertas yang ditunjukkan kepada saya itu, karena saat bepergian saya sampai kembali lagi memakan waktu kurang dari lima menit.
Kekekalan tidak diatur oleh jam, karena waktu tidak diukur. Waktu hanya untuk dunia ini. Kegagalan bukan suatu keadaan yang lama dan waktu yang diulur-ulur. Bahkan waktu tidak ada! Hanya suatu pengalaman keberadaan yang sangat mulia.

Ketika saya mulai menceritakan pengalaman-pengalaman yang luar biasa ini kepada jemaat,  saya agak sangsi karena mungkin ada orang yang menganggap saya agak sinting. Mula-mula saya bertanya pada diri saya sendiri apakah saya berkhayal. Pada saat rasa kuatir itu timbul, terjadilah hal-hal seperti yang dituliskan Allah atas kertas itu.

Apabila tiba saatnya anda meninggalkan dunia ini, jangan kuatir, karena surga bukan sesuatu yang membosankan. Jika keadaan memburuk di dunia ini, jangan kuatir juga. Allah ingin kita hidup sebaik mungkin selama kita tinggal di bumi-Nya yang indah ini, hidup bagi-Nya dan bersukacita! Allah tidak kuatir seperti kita tentang banyak hal yang kita anggap berbahaya. Dia hanya meminta agar kita berjalan bersama-Nya dan mengasihi-Nya. Dia ingin kita menyaksikan hal-hal yang dilakukan-Nya, karena kasih karunia Allah dan kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi!
Allah jika Allah mengizinkan saya melihat anggota-anggota keluarga saya yang sudah mati. Kemudian Dia memperkenankan saya melihat orang-orang percaya yang meninggal dunia.
Saya melihat keluarganya di surga diberitahu oleh para malaikat bahwa seorang anggota keluarganya akan pulang dan supaya mereka bersiap-siap untuk menyambutnya. Paulus mengatakan bahwa orang-orang ini mempunyai tubuh "surgawi". Hal ini memperluas dan memperjelas lain dimensi kekekalan. orang-orang percaya yang sudah di surga itu dapat dikenal dan penampilannya sama seperti ketika masih di bumi ini, hanya mereka tidak lagi mempunyai beban, kepedihan, dan kesulitan-kesulitan lainnya. Mereka senantiasa mengalami sukacita, kegembiraan dan kebahagiaan luar biasa, karena di surga mereka terus-menerus menemukan hal-hal baru yang indah tentang Allah.
Allah membiarkan saya melihat sesuatu yang lain, yang belum pernah saya pahami. Yaitu diantara tempat abadi kita di surga dan bumi ini terdapat suatu daerah, dan dari daerah itu kita dapat dikembalikan ke bumi.
Orang yang sudah mati dan dihidupkan kembali dengan kuasa Allah masih berada dalam daerah ini. Mereka belum mencapai tempat tinggal yang kekal. Hal-hal ini sangat menarik, namun bukan terkaan belaka. Saya melihatnya! Saya sudah kesana!

Allah memberitahukan satu hal yang bertentangan sekali dengan teologi saya, sehingga sukar bagi saya untuk menyesuaikan pengertian saya dengan kenyataannya. Saya telah berkotbah bahwa setelah seseorang berhenti bernapas, jika ia belum diselamatkan dan tidak mengenal Allah, maka ia tidak bisa masuk surga. Allah mengatakan bahwa belum tentu demikian. Dia mengatakan bahwa ada suatu tempat, dimana roh manusia dapat tinggal sedikit waktu sebelum memasuki tempat tinggal yang kekal. Banyak orang, yang dari segi ilmu pengobatan jika dianggap mati, pernah mengalami hal ini. Ada yang telah mendekati pintu gerbang neraka, bahkan menengok kedalamnya, atau yang dapat melihat ke dalam surga, namun mereka telah kembali ke bumi. Allah tidak memberitahukan hal ini sebagai suatu pelajaran, supaya hal itu dapat dibuktikan atau diajarkan, tetapi Ia menyebutnya sebagai suatu kenyataan.
Saya berkata kepada Tuhan bahwa hal itu bertentangan dengan teologi saya, dan Ia hanya menjawab bahwa Ia tidak mencoba untuk membandingkannya dengan teologi saya!

Saya melihat semacam gang, yang kelihatannya seperti lorong atau terowongan antara hidup dan mati, suatu ruang tunggu untuk orang-orang yang akan masuk ke tempat kediaman terakhir mereka.  Allah mengatakan bahwa seseorang, yang mati dan hidup kembali, telah kembali dari lorong ini.

Saya betah sekali berada di Ruang Takhta itu, tetapi waktunya terlalu singkat. Tiba-tiba saya berada kembali di kamar kerja saya, dan melihat diri saya dengan kepala bertatahkan lengan di meja tulis, di mana saya berdoa. Sampai saat itu saya kira saya berada dalam Ruang Takhta dengan keadaan jasmaniah, tetapi ternyata tidak demikian!

Tuhan mempunyai rasa humor juga, dan ada banyak tawa dan sukacita di surga. Saya dapat melihat belakang kepala saya, lalu kata saya, "Tuhan, saya tidak tahu belakang kepala saya telah berubah seperti itu!"
Saya sungguh-sungguh terkejut ketika saya menemukan diri saya kembali duduk di kursi, karena SAYA MASIH MEMEGANG KERTAS YANG DIBERI OLEH ALLAH! Saya tidak tahu harus saya apakan kertas itu, tetapi kertas itu masih ada di tangan saya. 
Saya tahu bahwa pada waktu itu Tuhan belum ingin saya memberitahukan hal-hal yang terdapat pada kertas itu, dan itu benar-benar membingungkan. Dengan hati-hati saya letakkan kertas itu di atas beberapa kertas lainnya di atas meja tulis, supaya tidak terjadi apa-apa dengannya dan kemudian saya pulang. Istri saya bertanya mengapa saya pucat dan diam. Saya menceritakan kepadanya apa yang telah terjadi, dan lama sekali kami membicarakan kunjungan saya ke Ruang Takhta itu. Akhirnya kami tidur, dan Minggu pagi saya bangun pagi-pagi dan pergi ke kantor untuk melihat kertas itu lagi. KERTAS ITU TELAH MENJADI ABU!
Abu itu kelihatannya hampir seperti bulu binatang. Ringan sekali, kelihatannya seperti bulu halus. Hembusan nafas menyebabkannya bergerak seperti renda! Saya teringat akan kepingan salju, tetapi warnanya berbeda.
Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dengan abu itu. Saya tidak sampai hati untuk membuangnya, dan saya takut untuk memindahkannya, maka saya biarkan saja di tempatnya yang semula sampai sore hari.
Banyak orang yang masuk kantor saya untuk melihatnya. Akhirnya saya memasukkannya ke dalam sebuah amplop, dan ini memadatkan abu itu sehingga keadaannya berubah. Saya masih mempunyai amplop itu sebagai peringatan akan daftar kejadian-kejadian yang tidak saya susun sendiri. Saya sendiri tidak ada sangkut paut dengan terjadinya kejadian-kejadian itu. Allah hanya mengizinkan saya melihat apa yang sedang dilakukan-Nya, dan dengan demikian iman saya dipertebal! Jika bukan Allah yang melakukannya, saya tidak tahu bagaimana harus menerangkan adanya kertas dan abu itu.
Banyak orang mendengar tentang hal itu dan mereka berdatangan dari tempat-tempat jauh untuk melihat abu yang aneh itu. Beberapa orang Pendeta melihat abu itu menguap, ketika mereka memegangnya. Dalam waktu dua setengah minggu tidak tersisa setitik debu pun.
Banyak orang yang bertanya bagaimana rupa kertas itu. Tebalnya seperti kulit, tetapi warnanya putih, agak buram. tampaknya seperti tersobek pada keempat ujungnya, bukannya dipotong, dan agak menyerupai perkamen.

Seseorang bertanya apakah hidup ini terasa tidak berarti setelah kembali pada keadaan dunia ini. Tidak demikian, karena semuanya itu adalah sebagian dari rencana-Nya yang sistematis untuk kerajaan-Nya yang abadi. Saya merasakan kehadiran Allah dekat di sini seperti juga di surga.

Salah satu hal yang sangat luar biasa, yang terjadi selama saya berada di Ruang Takhta ialah ketika Allah menyebutkan bahwa tujuan utama Alkitab ialah mengungkapkan kodrat-Nya. Dia memberi saya Yeremia 9:23,24 "Beginilah firman Tuhan: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, Janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah Tuhan yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi, sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman Tuhan."

Kemudian Dia menunjukkan Keluaran 34:6,7 padaku, di mana Dia mengatakan kepada Musa bahwa ia tidak bisa melihat-Nya, Tuhan akan menceritakan tentang diri-Nya. "Tuhan, Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa." Kemudian sambung-Nya, " ... tetapi tidak lah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman."

Allah secara khusus memberi saya gambaran yang jelas mengenai lebih dari 2000 ayat Alkitab. Seketika itu juga ayat-ayat ini dan tempatnya di Alkitab setahu di luar kepala. Saya tidak bisa menerangkan bagaimana hal itu terjadi! Saya tidak perlu mengingat-ingatnya - setiap kali saya menginginkan, saya seolah-olah dapat melihatnya.

Mungkin terasa aneh bagi anda, tetapi belum pernah terpikir olehku untuk melihat bagaimana rupa Allah.
Saya hanya sadar akan kecemerlangan Kemuliaan-Nya yang gilang-gemilang itu! seperti kata Rasul Paulus, keajaiban dan kemuliaan tempat itu tidak terlukiskan dalam bahasa manusia.


Bersambung ...










PESAN MENDESAK WAKTU SEGERA HABIS


PESAN MENDESAK WAKTU SEGERA HABIS

Fb : Serambi Salomo Sersalom

Saat worship sersalom pagi tadi di perlihatkan langit tiba-tiba ada gerbang pintu besar terbuka lalu keluarlah dari situ malaikat besar memegang sebilah pedang tajam .dan sebuah kitab dan di bukanyalah kitab itu.

Dan tiba-tiba keadaan bumi begitu kering kelaparan melanda seluruh bumi, tanah pecah-pecah kering gersang semua tanaman mati tidak ada hasil.

Malaikat itu berbicara dengan bahasa yang saya tidak tau tetapi roh saya mengerti arti dari apa yang malaikat katakan "TIDAK ADA PENUNDAAAN LAGI"

Lalu kami minta konfirmasi Firman dari penglihatan ini dan membuka Firman terbuka di

Wahyu 10:1-11 (TB)  Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.
Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi,
dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya.
Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!"
Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit,
dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: "Tidak akan ada penundaan lagi!
Tetapi pada waktu bunyi sangkakala dari malaikat yang ketujuh, yaitu apabila ia meniup sangkakalanya, maka akan genaplah keputusan rahasia Allah, seperti yang telah Ia beritakan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu para nabi."
Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu."
Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."
Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.
Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja."

Dan Tuhan berbicara kepada saya "hamba-Ku engkau sudah sering membaca Firman ini tetapi kali ini AKU memberi penglihatan Firman ini karena waktu habis tidak ditunda dan segera terjadi."

Memang sersalom sering membaca Firman ini bahkan mungkin puluhan kali, tetapi kali ini ada yang berbeda karena diberi penglihatan seperti ada pesan yang akan segera terjadi !!! Dimana akan ada bencana besar melanda bumi.

Roh Kudus ingatkan hanya yang ada metrai terluput (Daniel 12 ayat 1b)

Daniel 12:1 (TB)  "Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.

Penglihatan kedua terlihat api di lempar ke bumi dan tiba-tiba ada suara besar bijaksana berbicara "AKU akan mengumpulkan umat-KU dari 4 penjuru bumi, tidak ada lagi penundaan lagi !!"

Markus 13:27 (TB)  Dan pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

Bagi kita semua hendaklah memperhatikan pesan Bapa ini, karena sekali lagi siapapun engkau yang membacanya apabila tertinggal jangan  ambil tanda binatang itu !! Bertahanlah sekalipun penyiksaan mengerikan.

Tuhan Yesus memberkati








Jumat, 19 Juni 2020

KARUNIA ROH DAN PEDANG KEBENARAN


KARUNIA ROH DAN PEDANG KEBENARAN

By : David S Lee Anderson

#  PesanNya,

"Hati yang bergelora dalam ketakutan. Aku tidak berkenan pada ketakutan. KOREKSILAH HATIMU."

Kita boleh terkejut karena suatu keadaan buruk / berita buruk, tapi Tuhan tidak mau dari hal itu hati kita dipenuhi rasa ketakutan yang secara terus-menerus ( on-going fear).

#   KataNya lagi,

"KAU HANYA PERLU MENDENGARKAN AKU.
Tutup telingamu terhadap suara 'angin dunia' yang berkecamuk."

Percaya-lah pada Janji-janji Firman-Nya daripada mempercayai berita-berita yang tidak tepat di medsos.
Biasanya, berita-berita ini di tunggangi oleh hadirat penguasa dunia ini ( roh-roh jahat yang ada di seluruh atmosfir dunia).
Jaga-lah diri, agar hadirat itu tidak masuk menguasai anda.

#   KataNya lagi,

"Aku tidak memberikan padamu roh ketakutan.
AKU MEMBERKAN KEPADAMU KASOH dan KEKUATAN.
Kau harus mengalahkan ketakutan-mu."

Ada lho, anak-anak Tuhan yang masih dikuasai oleh ketakutan dalam hidupnya.
Hatinya was-was terus menerus. Belasan tahun hidupnya begini terus.

Pertanyaannya,
sudahkah anda berhasil lepas dari itu ? Mintalah pada Tuhan Perisai Perlindungan ( Hadirat-Nya yang lebih kuat ) atas diri anda.

#   KataNya lagi,

"Akulah yang memberikan-mu nasehat. Dengarkan Aku baik-baik.
Jangan kau bimbang tapi percayalah penuh padaKu.
TARUHLAH KEPERCAYAANMU SEPENUHNYA HANYA KEPADA -KU.
Aku sudah mengatakan apa yang harus kau lakukan.
Taruhlah itu dihatimu."

SEKALI LAGI, DENGARKAN HANYA SUARA-NYA.

Tuhan berbicara lewat :

1. Firman Tuhan ( alkitab )
2. Pembina rohani
3. Pemimpin gereja
4. Buku pengajaran / kesaksian
5. Video youtube pengajaran-kesaksian
6. Suara Roh dihati
7. Pesan penglihatan, dll

Dengarkan nasehat-Nya melalui Suara-Nya dan Firman-Nya.
____

=   "Kau sudah berada sangat dekat dengan muncul-nya Perang Dunia dan Pengangkatan / Rapture.
TINGGALLAH DI DALAM KESIAPAN !  BERADA-LAH LEBIH DEKAT LAGI DENGAN AKU.

Kenapa kau takut ?

Ingat, bukankah sudah Kukatakan bahwa hal-hal dalam dunia ini akan menjadi lebih sulit ?

=   Anak-anakKu,
ketika kau mencoba untuk mengerjakan sebuah proyek yang akan membawa Kemuliaan bagiKu,
PERSIAPKANLAH DIRIMU UNTUK PERTEMPURAN DENGAN KEKUATAN GELAP. 
Mereka akan menghalangi apapun yang kau coba lakukan, agar kau tidak bisa menyelesaikannya.
Mereka akan menjatuhkanmu, merampasmu dari insentif,
dan menyebabkan keputus-asaan.

Ini semua adalah 'medan energi' musuh UNTUK MENGHENTIKANMU.

Namun KAU MEMILIKI OTORITAS ATAS INI SEMUA.

Bahkan Malaikat-malaikat Ku dapat membantumu dengan ini.
Mereka juga adalah ahli bidang energi.

Kau memiliki otoritas.
Ambil-lah otoritas atas kekuatan-kekuatan gelap ini dan panggil mereka.
Malaikat-malaikat Ku ada di sana untuk membantu-mu.

Kau harus banyak belajar tentang cara roh-roh ini bekerja.
Mereka tidak pernah menyerah.
Mereka adalah oportunis, serigala yang mencari mangsa.
Apa pun yang dapat mereka capai sebelum identitasnya ketahuan, semua akan mereka lakukan.

Mereka akan mencoba menipumu agar kau lebih fokus untuk melihat mereka, daripada melihat Aku.
Atau menipumu, agar kau lebih mendengarkan mereka, daripada mendengarkan Aku.

Namun, Aku tidak pernah mengijinkan hal itu terjadi padamu, kecuali untuk suatu pelajaran khusus.
Dan kau tahu dari pengalaman, biasanya HAL ITU TERJADI disebabkan oleh KESOMBONGAN,
disaat Aku mengoreksi hatimu.

Hal itu memungkinkan mereka untuk menggantikan posisi-Ku, baik dalam penglihatan ataupun suara.

Banyak diantaramu anak-anak Ku, yang memiliki karunia roh, namun itu ditentang keras oleh sesamamu.

Ketika kau memiliki karunia roh, kau harus belajar tidak hanya untuk mengasahnya, tetapi juga mempertahankannya.

Seperti Nehemia, Aku memintamu untuk bekerja dengan 'alat kreatifitas' KARUNIA ROHMU DI SATU TANGAN dan PEDANG KEBENARAN-KU DI TANGAN LAINNYA.

Aku sedang membangun kekuatanmu dalam menghadapi musuh.
AKU AKAN MENGUATKANMU DENGAN ANUGERAH-KU.
Aku tidak akan membiarkanmu sendirian dalam pertempuran ini.

Dan semakin besar Pengurapan ( Anointing ) yang Aku berikan, semakin besar juga pertempuran yang akan kau hadapi.

Aku mengasihimu, MempelaiKu,
dengan keindahanmu yang tanpa batas. Majulah dan taburkan keharumanmu ini melalui Karunia roh yang telah Aku berikan kepadamu.

Dan seperti yang Nehemia lakukan, BERJAGALAH DENGAN PEDANGMU dan BANGUNLAH SESAMAMU, secara bersamaan."

#ps



Kamis, 18 Juni 2020

PESAN TUHAN - SUSAN DAVIS, 7 Juni 2020


Pesan yang diberikan oleh TUHAN, kepada Susan pada hari Minggu, 7 Juni 2020:

Inilah kata-kataKU: Kegelapan menyelinap masuk, segera sedikit sekali cahaya yang akan ditemukan. Semua telah menjadi gelap, gelap secara rohani. 
Jika engkau tidak dapat melihat ini, engkau memiliki penutup mata dan mata mu memiliki kerak. 
Engkau membutuhkan salep mata-KU untuk melihat kebenaran bahwa duniamu jatuh ke dalam bencana total. Hanya Kebenaran-KU yang bisa menyelamatkanmu — HANYA AKU memiliki jalan keluar yang aman. 

Semua jalan lain menuju pada kematian dan kehancuran. Musuh-KU telah membuat dunia terikat dalam simpul2. 
Orang-orang mengikuti orang buta yang dituntun oleh orang buta. Tidak banyak yang melihat dengan jelas sekarang, hanya segelintir yang dapat melihat dengan jelas dan mengetahui jalan yang benar untuk menuju kebebasan rohani. 

Agama adalah perangkap anak-anak-KU. Ini adalah jebakan yang baik  dari musuh-KU  yang bertujuan  untuk membuang mereka yang tidak mengenal AKU. Engkau akan tersesat di lorong-lorong gelap dan koridor-koridor jalan keagamaan. Aku tidak berada di lorong-lorong dan koridor-koridor itu. 
AKU hanya dapat ditemukan melalui penyerahan total, melalui pertobatan dari kehidupan dosa, pengakuan atas pengorbanan darah-KU dan ketundukan kepada kehendak BAPA. 
Tanpa masuk ke dalam Kehendak BAPA, kehendak manusia hanya akan membawamu ke kutukan kekal. Lepaskan cengkeramanmu pada apa yang bersifat religius tetapi tidak memiliki hubungan dengan ALLAH mu, TUHAN-mu, Juru Selamat-mu. 

Mengetahui hanya gereja dan peraturan-peraturan buatan manusia dari gereja tidak akan membawamu ke ruang Surga. 
Penyembahan gereja tanpa hubungan dengan TUHAN, adalah penyembahan berhala terus dan terus. Gerejamu tidak bisa menyelamatkanmu, hanya Aku yang bisa melakukannya. 

Apakah kau mengenal AKU, sungguh-sungguh mengenal AKU? Jika tidak, maka hidupmu sia-sia. Masa depanmu akan menjadi kegelapan kekal, terpisah dan siksaan, terlepas dari ALLAH yang kau akui mengenalnya. 

Mengenal gereja bukanlah mengenal TUHAN. Musuh datang sebagai malaikat terang untuk menipu dan banyak yang jatuh ke neraka melalui pintu-pintu gereja yang dingin kepada-Ku dan menolak akses ROH-KU ke pertemuan2 dan rencana2 mereka. 

Mereka yang tidak mengenal AKU tetapi menggunakan NamaKU, akan menerima hukuman yang lebih besar karena menyesatkan kawanan domba-KU. 
Menyembah manusia di ruang manusia atau mengenal AKU sepanjang hari sebagai teman akrab, menuntun dan pemimpin yang akan membawamu keluar dari dunia jahat ke tempat yang aman. 
Waktu yang berharga terbuang sia-sia saat kau membuangnya. Apakah engkau akan mengubah caramu dan mencari hanya AKU atau akankah engkau melayani manusia dan dirimu sendiri dan menerima penyesalan kekal? 
Waktunya singkat. Dedikasikan dirimu untuk TUHAN dan terima mata dan telinga rohani. 
Kerajaan  ALLAH ada dihati bagi mereka yang menemukannya. AKU SELAMANYA menyala di pelita-pelita hidup. Amin

Matius 25:4 (TB)  sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.






Rabu, 17 Juni 2020

PESAN MENDESAK WAKTU SEGERA HABIS



PESAN MENDESAK WAKTU SEGERA HABIS

Saat worship sersalom pagi tadi di perlihatkan langit tiba-tiba ada gerbang pintu besar terbuka lalu keluarlah dari situ malaikat besar memegang sebilah pedang tajam dan sebuah kitab dan di bukanyalah kitab itu.

Dan tiba-tiba keadaan bumi bgtu kering kelaparan melanda seluruh bumi, tanah pecah-pecah kering gersang semua tanaman mati tidak ada hasil.

Malaikat itu berbicara dengan bahasa yang saya tidak tau tetapi roh saya mengerti arti dari apa yang malaikat katakan "TIDAK ADA PENUNDAAAN LAGI"

Lalu kami minta konfirmasi Firman dari penglihatan ini dan membuka Firman terbuka di

Wahyu 10:1-11 (TB)  Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.
Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi,
dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya.
Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!"
Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit, 
dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: "Tidak akan ada penundaan lagi!
Tetapi pada waktu bunyi sangkakala dari malaikat yang ketujuh, yaitu apabila ia meniup sangkakalanya, maka akan genaplah keputusan rahasia Allah, seperti yang telah Ia beritakan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu para nabi." 
Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu."
Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu." 
Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.
Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja." 

Dan Tuhan berbicara kepada saya "hamba-Ku engkau sudah sering membaca Firman ini tetapi kali ini AKU memberi penglihatan Firman ini karena waktu habis tidak ditunda dan segera terjadi."

Memang sersalom sering membaca Firman ini bahkan mungkin puluhan kali, tetapi kali ini ada yang berbeda karena diberi penglihatan seperti ada pesan yang akan segera terjadi !!! Dimana akan ada bencana besar melanda bumi.

Roh Kudus ingatkan hanya yang ada materai terluput (Daniel 12 ayat 1b)

Daniel 12:1 (TB)  "Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.

Penglihatan kedua terlihat api di lempar ke bumi dan tiba-tiba ada suara besar bijaksana berbicara "AKU akan mengumpulkan umat-KU dari 4 penjuru bumi, tidak ada penundaan lagi !!"

Markus 13:27 (TB)  Dan pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

Bagi kita semua hendaklah memperhatikan pesan Bapa ini, karena sekali lagi siapapun engkau yang membacanya apabila tertinggal jangan  ambil tanda binatang itu !! Bertahanlah sekalipun penyiksaan mengerikan.

Tuhan Yesus memberkati
Sersalom






Selasa, 16 Juni 2020

MATI KARENA MENOLAK CHIP



MATI KARENA MENOLAK CHIP

Tuhan memberi contoh melalui mimpi bagaimana kita bertahan menolak chip / mark of beast dan MENANG

Mimpi tentang PENYIKSAAN KARENA MENOLAK CHIP oleh Novy Jelina

Subuh dini hari jam 02.57 WITA saya terbangun karena mimpi yang sangat mengerikan.

Di mimpi itu, saya berada di Lawir di rumah nenek.
Tiba-tiba suasana terlihat mencekam seperti tertutup mendung.
Suasanya sangat aneh seperti ada sesuatu yang jahat berada di sekitar saya....
tidak ada cahaya matahari sama sekali....
semua penerangan (listrik) padam akibat kerusakan..
semua keluarga dikumpulkan tanpa kecuali, di Natas Lawir (halaman utama kampung)....

Entah kenapa semua yang ada sudah terdata dan semua orang dikumpulkan....
Saat itu saya sadar ada pemasangan tanda 666....
Ada sebuah layar komputer otomatis yang besar....
Saya bisa merasakan ada sesuatu yang jahat dibalik layar komputer itu..

Semua orang diberi pilihan untuk memilih "YA" atau "TIDAK"....

Karena aku tahu bahwa itu adalah pemasangan chip, aku langsung berlari bersembunyi di selokan dengan anakku (Nostra)....

Tadinya aku mau lari ke gunung, tetapi tidak bisa....
Semua akses keluar masuk kampung dijaga ketat oleh tentara yang entah muncul dari mana.....
Tentara itu berjumlah banyak dan mereka dikendalikan sesuatu..

Rupa mereka seperti manusia biasa tapi aku merasa aneh saat melihat mereka....
rasanya mereka terlihat kosong karena dikontrol "sesuatu"....

Aku melihat keluarga besarku berbaris rapi menerima tanda 666....saat aku bersembunyi di selokan dengan anakku,
Ada banyak keluargaku yang melihat keberadaan kami..
Mereka memberitahukannya kepada tentara yang ada di situ..

Aku lalu dipaksa berbaris menunggu giliran....
Anakku dipaksa mendapat giliran sebelum aku..
Sebelumnya, aku menguatkan anakku untuk tidak menerima tanda itu karena di ALKITAB sudah tertulis demikian..
Aku juga mengingatkan bapaku supaya membuang rokoknya karena itu kesempatan terakhirnya untuk bertobat dan memintanya MENOLAK "tanda itu"..
Aku mengatakan kepadanya dan sudah seringkali aku ceritakan tentang akhir zaman, tentang Penghakiman terakhir, tentang Rapture, tentang Kesusahan besar, tentang pemasangan chip dan buktinya pemasangan tanda  itu terjadi sekarang..

Tapi bapaku menolak membuang rokoknya dan malah menertawakanku..
Katanya itu lelucon paling aneh dan hanya bualan Alkitab saja..
Orang-orang di sekitar kami juga ikutan meledek dan mengganggap lucu perkataanku..
Mereka mengatakan ini cuma tanda pada tangan, seperti label yang jika dipasang tidak sakit..

#   Aku melihat SEMUA ORANG "SECARA SADAR" MENERIMA TANDA ITU.

Orang yang sudah dipasang tanda itu, TERLIHAT PIKIRANNYA KOSONG seperti bukan dirinya sendiri..
Mereka seperti dikontrol sesuatu..
ADA SESUATU YANG GELAP TERLIHAT PADA DIRI MEREKA.
Aku tahu bahwa itu sesuatu yang jahat..

Kemudian tiba giliran anakku (Nostra)..
dia lebih memilih "TIDAK".....
Yang terjadi kemudian sungguh mengerikan....
Di depan mataku sendiri, TANGANNYA YANG KECIL DISAYAT.....
TANGANNYA YANG MUNGIL DIKULITI HIDUP-HIDUP....
Hatiku hancur melihat penderitaannya..
Mereka menyiksanya dengan kejam..
Penyiksanya tidak memiliki belas kasihan sedikitpun..
Aku hanya bisa melihatnya dan menangis ..
Aku tidak bisa mencegah mereka menyiksa anakku..

Mereka menjadikannya sebagai contoh bagi banyak orang supaya menerima tanda itu..
Bapaku juga menerima tanda itu....
Setelah anakku mati, tiba giliranku..
Aku tetap memilih "TIDAK " untuk tanda itu....
Seperti yang terjadi pada anakku, tentara menyiksaku tanpa ampun....
Malah aku disiksa lebih hebat dari yang diderita anakku....
Sakitnya melebihi yang bisa kutanggung....
Aku tidak pernah membayangkan manusia disiksa seperti ini....
Segala jenis siksaan mereka lakukan padaku....
Mereka berpikir aku menyerah bila disiksa terus secara sadis....
Tapi aku tetap bertahan menolak....

Kemudian aku mati akibat penyiksaan keji dan sadis....
Aku melihat anakku yang sudah meninggal lebih dahulu tersenyum sembari memegang tanganku dan KAMI MENGHILANG KE LANGIT......

Aku lalu terbangun dari tidur....
Saat kubuka Alkitab, mataku tertuju pada 1 Kor 2 : 6-16  tentang HIKMAT YANG BENAR..

Juga Wahyu 13 : 18
yang penting di sini ialah hikmat : barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah bilangan enam ratus enam puluh enam)..

Wahyu  14 : 9, 10a
(9) dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka dan berkata dengan suara nyaring : "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
(10a) maka ia akan minum dari anggur murka Allah,

#ps
Prisca Stefanie






Senin, 15 Juni 2020

KUNJUNGAN UTUSAN SURGAWI Bab 3 - Roland H Buck



PELAYANAN MALAIKAT

Lampu menyala dan saya melihat dua orang yang paling besar, yang pernah saya lihat!

Aliran radiasi yang kuat memancar keluar dari mereka. Saya hampir terjatuh, tetapi ditopang oleh tangan yang kuat dari makhluk yang tingginya lebih dari dua meter itu. TERDENGAR SEAKAN-AKAN IA BERKATA, "AKU GABRIEL." Tetapi itu tidak mungkin ... sudah berabad-abad lamanya dia tidak pernah kelihatan. Apakah saya cuma berkhayal ataukah DIA BENAR BENAR DI SINI ... DI DALAM RUMAH SAYA?


Bab 3

Pelayanan Malaikat

Melalui berita-berita yang membangkitkan iman, yang dibawa oleh para malaikat, Tuhan telah memberi beberapa pengertian indah yang tidak mungkin saya peroleh dengan belajar secara intensif. Ketika Allah memberikan kebenaran gambaran indah ini Dia tidak mengatakan, "Coba, ubahlah ini agar cocok dengan konsepsi doktrinmu. Coba cocokkan kebenaran-kebenaran itu dengan pendirianmu!" Dia bahkan bertindak seakan-akan tidak tahu-menahu tentang pendirian kita. Dia hanya mengatakan, "Inilah yang bakal terjadi."
Dalam kehebatan kehadiran malaikat-malaikat Allah, saya sering merasa seperti Maria, yang mengatakan, "Biarlah segala sesuatu yang telah kau katakan itu terjadi" (Lukas 1:38, FAYH). Ketika Paulus berkata, "... tadi malam seorang malaikat dari Allah, yaitu dari Allah yang disembah sebagai milik-Nya" (Kisah Para Rasul 27:23), dia tahu bahwa hal itu akan terjadi! Dengan cara yang sama, saya MENGETAHUI
bahwa berita-berita yang berasal dari hati Allah ini senantiasa merenggut calon penghuni neraka.
Kebenaran-kebenaran itu penting dan nyata! Kehadiran malaikat-malaikat agung, yang langsung datang dari singgasana Allah, demikian mengagumkan, sehingga tidak salah kalau seseorang jatuh sujud menyembahnya.
Saya bahkan tidak mau mengeritik orang-orang dalam Alkitab yang ingin menyembah malaikat, meskipun mereka tidak melakukannya!
Kebenaran-kebenaran pokok yang sederhana, telah dijadikan hidup dan nyata oleh malaikat-malaikat? Mereka telah menerangkan dan menjelaskan beberapa nas Kitab Suci yang tidak mungkin saya mengerti dalam cara yang lain. Kebenaran-kebenaran itu adalah prinsip-prinsip Alkitab yang sederhana. Allah memperkenankan saya memandangnya dari segi pandangan-Nya, tetapi saya sama sekali tidak melampaui Alkitab. Allah sudah menempatkannya di dalam Alkitab sejak lama, tetapi mata rohani kita tertutup selaput sehingga kita tidak dapat melihatnya.

Setiap kebenaran yang dinyatakan oleh malaikat-malaikat itu, dikuatkan oleh Firman Allah. Setelah pernyataan-pernyataan mulia ini, kebenaran-kebenaran, yang tadinya sukar, menjadi sangat mudah! Mengapa semua manusia tidak mengetahuinya? Kebenaran-kebenaran itu sedemikian gamblang dan indah, berita itu menyoroti pengorbanan Yesus, karena para malaikat tidak pernah membicarakan rencana Allah tanpa menyebutkan kematian Yesus!
Kata-kata yang namanya saya lewatkan untuk merenungkan hal hal ini. Anda tentunya memahami bahwa kita tidak bisa mengakhiri pengalaman yang indah seperti ini dan menghilangkannya dari pikiran serta mengatakan, Nah, sudah beres! Saya telah memperoleh beritanya! Saya telah mengalami hal ini dan sekarang tinggal meneruskan tahap berikutnya!"

Itu sama sekali tidak mungkin! Rasa kagum yang timbul karena pengalaman itu, serta kehadiran Allah yang melimpah itu, adalah hal-hal yang tidak bisa saya hilangkan dari pikiran, pun ketika saya menutup mata pada malam hari. Karena kunjungan malaikat-malaikat itu, senantiasa ada kesadaran akan kehadiran dan kenyataan-Nya. Salah satu hal yang paling indah mengenai perkunjungan ini adalah kenyataan bahwa Allah hidup dan Dia tidak melupakan manusia.

Saya tidak tahu apakah saya akan dikunjungi malaikat lagi. Namun demikian, kunjungan-kunjungan ini sangat mengesankan, sehingga tak ada sesuatupun yang dapat menghilangkannya dari dalam hati dan pikiran saya. Allah sedang menyiapkan manusia, dan dalam persiapan itu, Dia menyediakan kita untuk kedatangan Kristus kembali! Dia menyiapkan kita, membebaskan kita dari ketakutan dan ikatan, dan memberi kepada kita kekuatan untuk menjadi pengikut Kristus dan memberi kuasa untuk melayani Dia!
Allah sedang sibuk bekerja!
Meskipun dia menginginkan kita tetap memandang beritanya, dan bukannya si pembawa berita, kita tidak bisa mengabaikan pembawa berita itu begitu saja. Rasa khidmat meliputi saya apabila saya memikirkan kebaikan Allah yang mengirimkan berita-berita itu kepada umat-Nya melalui malaikat.

Ketika saya memandang seorang malaikat dan mendengarkan kata-katanya bahwa Allah memperdulikan kita, saya menyadari bahwa bukan seorang malaikat saja yang berdiri dihadapan saya. Tetapi Allah sendirilah yang cukup memperdulikan kita untuk menyampaikan berita itu kepada hati kita.
Kadang-kadang ada hal-hal yang kedengarannya agak ganjil dalam pelayanan malaikat dan pekerjaan yang mereka lakukan, tetapi selalu ada rasa khidmat yang mengelilingi mereka, karena mereka datang langsung dari hadirat Allah, dan kemuliaan-Nya menyertai mereka.
Seandainya perkunjungan itu terjadi satu kali saja, saya sudah merasa sangat puas, karena itulah suatu pengalaman untuk seumur hidup.
Namun demikian, beberapa minggu setelah pertemuan yang mula-mula itu, malaikat-malaikat itu mengunjungi saya untuk kedua kalinya, serta memperkuat berita mula-mula yang telah diberikannya.
Kunjungan mereka tidak berhenti sampai disitu saja, karena lima minggu kemudian ketika saya akan tidur, saya melihat secercah cahaya kebiru-biruan yang datangnya dari arah tangga.
Saya tahu sinar itu terlalu redup, jadi bukan penerangan di tangga. Saya tidak kira mungkin saya lupa memadamkan lampu di salah satu ruangan lantai bawah. Saya bangun dan menuju lantai bawah untuk memadamkan lampu tersebut.

Saya masih di tengah tangga ketika dengan tiba-tiba lampu menyala! Di depan saya berdiri dua orang tinggi besar. Belum pernah saya jumpai orang sebesar itu dalam hidup saya! Saya sangat terkejut! Saya sebenarnya tidak takut, tetapi begitu hebatnya sinar kuasa ilahi terpancar dari mereka yang diam dalam terang kehadiran Allah, sehingga saya tidak mampu berdiri! Lutut saya goyah dan saya mulai jatuh! Seorang dari makhluk besar itu mengulurkan tangannya dan memegang diri saya, dan kekuatan saya pulih kembali.

Dia mengatakan bahwa dialah malaikat Gabriel!
Saya tertegun! Apakah ini Gabriel yang sama, yang saya baca dalam Alkitab? Kesan dari kedua kunjungan yang pertama tidak sehebat kunjungan ini, karena di sanalah dia berdiri, jelas kelihatan seperti manusia biasa, dan kagum dan takjub tak terlukiskan! Kemudian ia memperkenalkan malaikat kedua yang datang bersamanya, namanya adalah Chrioni! CHRIONI? Nama yang aneh. Saya belum pernah mendengarnya! Mengapa bukan Mahalaleel, atau Tubalkain, atau Sadrakh, Mesakh atau Abednego, Asinkritus, Flegon, Gilologus, Sosipater atau Onesiforus? Saya belum pernah berpikir bahwa malaikat mempunyai nama, dan ternyata penampilannya berlainan semua.

Saya bertanya kepada Gabriel, "Mengapa kalian berdua berada disini?" Dia hanya mengatakan bahwa Roh Kudus yang mengirim mereka dan kemudian Gabriel mulai mengutarakan beberapa kebenaran indah kepada saya.
Secara teologis, saya mengetahui bahwa Roh Kudus berada di mana saja pada saat yang sama, tetapi saya mendapat pengertian baru ketika dia mengatakan bahwa Roh Kudus senantiasa mengawasi keadaan di seluruh dunia dan menerima tanda dan sinyal dari mana-mana sekaligus.
Dia bahkan mendengar seekor burung yang jatuh ke tanah, dimanapun burung itu berada. Dia mendengar langkah kaki yang paling perlahan dan Dia memperdulikan! "Tuhan ada di dalam bait-Nya yang Kudus; Tuhan, takhta-Nya di surga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia" (Mazmur 11:4).
Gabriel berkata bahwa ketika Roh Kudus menyaksikan apa yang sedang terjadi di seluruh dunia ini, Ia menemukan kekuatan Iblis yang sangat besar sedang dipersiapkan untuk menyerang saya.

Roh Kudus tidak saja menerima sinyal, tetapi juga mengeluarkan perintah-perintah, jadi atas perintah Allah, malaikat-malaikat itu berada di Boise, Idaho, untuk mengalahkan musuh!
Saya agak kuatir karena saya tidak ingin mereka berdiri begitu saja, jika musuh bermaksud menyerang (saya ingin agar mereka berperang), tetapi Gabriel mengatakan, "Kami telah menyelesaikan pekerjaan itu!"
Saya bertanya padanya apakah biasanya mereka datang memenuhi panggilan yang minta pertolongan?
"Tidak," jawabnya, "jika Roh Kudus menunggu sampai engkau mengetahui adanya serangan, tentunya kau sudah berada dalam kesulitan! Ini bukan sesuatu yang luar biasa. Kami senantiasa menahan musuh dan menghalaunya!"
Kemudian ia minta agar saya melihat keluar jendela dan ketika saya melakukannya, ada kira-kira seratus malaikat perang yang besar berdiri tepat di muka rumah kami. Mereka sudah menyelesaikan tugas mereka dan kini bersantai dan saling bercakap-cakap. Saya senang sekali mengetahui bahwa Allah mempunyai cara dan upaya untuk memelihara umat-Nya!

Gabriel mengatakan tentang luasnya roh kejahatan yang bekerja keras sekarang ini atas bumi. Ada usaha jahat oleh roh-roh penipu agar umat Allah menyeleweng dari Kristus yang hidup. Kristus ingin menjadi oknum yang hidup bagi masing-masing kita, tetapi karena pasukan-pasukan musuh ini, beberapa orang telah memalingkan pandangannya dari Yesus dan mulai bersandar pada guru-guru mereka. beberapa dari guru-guru itu menganalisa dan menggolong-golongkan Alkitab sehingga kehilangan kuasa hidupnya. Gabriel mengatakan, "Bacalah Firman, makanlah daripadanya, biarlah Firman itu menjadi Firman yang hidup bagimu, bukan hanya kebenaran yang diatur berlajur-lajur dan pendapat manusia."
Dia yang mengatakan bahwa Kristus sekarang dikenal sebagai Kristus papan tulis, Kristus yang dijadikan bagan, Kristus dari bahan cetakan ataupun Kristus sebagai gambar papan flanel. Dia mengatakan bahwa Yesus ingin dikenal sebagai Kristus yang hidup, yang menampakkan diri dari halaman-halaman Alkitab kepada kita! Haleluya!

Saya merasa bahwa mereka ini sangat diperlukan! Dia menambahkan bahwa meskipun hal belajar kedengaran rohaniah, ada orang yang selalu belajar, dan tidak pernah melakukan sesuatu, karena pada saat mereka menguasai suatu pelajaran atau doktrin, maka pengetahuan itu sudah ketinggalan zaman dan mereka harus mulai belajar lagi! Malaikat mengatakan, "Santaplah Firman."
Dia mengulang, "Santaplah Firman!" jangan merasa puas dengan firman yang dipecah-pecahkan menjadi bagian kecil-kecil dan dianalisa bagian demi bagian. Jagalah agar itu tetap Firman yang Hidup! Hal yang sangat menggetarkan hati karena tidak ada pengganti bagi Yesus yang MENYERTAI anda dan DI DALAM anda!

Dia menceritakan tentang berbagai jenis malaikat, seperti malaikat pemuji, malaikat penyembah, malaikat pelayan, dan malaikat perang. Apapun juga tugas mereka, tujuan utamanya ialah memuliakan nama Yesus!
Ketika nama itu berkumandang di surga atau di bumi ini, mereka akan sujud menyembah karena Dia sangat ditinggikan!
Pada suatu malam ketika Gabriel dan Chrioni sedang bercakap dengan saya, tiba-tiba muncullah seberkas sinar kebiru-biruan, yang bergaris tengah kira-kira 45 cm dari langit-langit, menimpa lantai ruang kerja kami.
Pada saat sinar itu muncul, kedua malaikat itu bersujud di lantai. Mereka tetap dalam posisi demikian untuk kira-kira lima menit, tanpa gerak atau suara. Saya tidak tahu harus berbuat apa, jadi saya juga sujud dan menyembah Allah.
Mereka tidak pernah mengatakan apa artinya cahaya itu, tetapi saya merasa bahwa sebagaimana seberkas sinar yang sama kelihatan kepada Paulus pada jalan ke Damsyik, peristiwa ini dapat merupakan penampilan Yesus dalam bentuk sinar yang terang itu. Suasana yang khidmat sungguh!
Beberapa dari antara pengalaman unik yang dikaruniakan Allah itu, dipandang dari sudut manusiawi tidak bisa dipercaya, sehingga saya seringkali ragu-ragu untuk menyampaikannya kepada umum. Berikut ini adalah salah satu dari pengalaman itu.

Pada suatu malam Gabriel mengatakan bahwa Allah mengirim sebuah hadiah bagi saya untuk menambah kekuatan dari tenaga. Dia m , skuit bundar yang tipis, bergaris tengah kira-kira 12,5 cm dan tebalnya 1,5 cm, yang kelihatannya seperti roti. Dia menyuruh saya memakannya dan saya makan. Rasanya seperti madu. Ketika saya menghabiskan roti itu Dia memberi saya sebuah sendok perak besar yang berisi cairan seperti air. Saya meminumnya habis, dan seketika itu juga saya diliputi keinginan yang sangat untuk memuji dan menyembah Allah. Puji-pujian mengalir kepada Allah, keluar dari relung hati saya. Dan berhari-hari setelah saya meneguk cairan itu, dalam diri saya terdapat suatu perasaan kesenangan dan kesegaran yang tak terlukiskan.
Efek nya sungguh menakjubkan, karena pada hari pertama setelah saya makan roti dan minum air itu, BERAT BADAN SAYA TURUN DUA KG LEBIH!
Pada hari kedua BERAT BADAN SAYA TURUN LAGI DUA KG LEBIH!
Pada hari keempat dan ketiga juga DUA KG LEBIH SETIAP HARI.

Kemudian menurun menjadi kurang setengah kg sehari. Kulit tubuh saya menjadi lembek dan bergantungan, tetapi sekarang tidak lagi. Sebelumnya, ketika saya berlari pelan-pelan, saya cepat kehabisan nafas, tetapi sekarang saya tidak mengalami kekurangan nafas lagi. Kekuatan dan daya tahan tubuh saya sangat mengagumkan!
Puji tuhan untuk Firman-Nya yang kekal, yaitu Alkitab, yang merupakan patokan kita bagi semua hal.
Dalam Alkitab terdapat kisah ketika Elia lemah karena lapar, Allah mengutus malaikat membawa makanan baginya. Setelah itu, selama 40 hari dan 40 malam dia tidak makan! Firman Allah senantiasa diteguhkan dengan pengendapan ayat-ayat Kitab Suci melalui aktivitas-aktivitas sekarang ini dibumi, serupa dengan terjadi dalam seluruh rencana Allah.

Kebenaran lain yang diberikan Allah dengan perantaraan Gabriel ialah; bawa semuanya dijanjikan Allah telah diselesaikan, sepanjang yang menyangkut buku Allah di surga. Pernyataan ini tak dapat saya pahami, jadi Gabriel mengambil pensil yang saya pegang dan menggambar sketsa kasar dari suatu bingkai gambar. Di bawah ini adalah foto dari sketsa asli yang di gambarnya atas kertas kuning, sementara dia menerangkannya kepada saya.


Semua yang telah dijanjikan Allah telah selesai dalam gambar ini. Tetapi katanya, "Ini satu bagian kecil yang merupakan hal-hal yang tidak jelas bagimu. Seringkali engkau menghabiskan waktumu menatap hal-hal ini, sehingga bagian kecil itu meluas dan memenuhi seluruh bingkai, dan sama sekali menutupi apa yang telah dilaksanakan oleh Allah. Seandainya kau memandang Yesus dan bukannya masalah itu, kau akan melihat gambar yang sempurna."
Dalam Yesaya 43:2 Tuhan mengatakan, "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau." Jika anda memandang air kesukaran, air itu akan menyembunyikan gambarnya, tetapi jika anda memandang Yesus, bagian kecil, yang kelihatannya begitu mengancam, akan mengecil kembali ke tempatnya dan kemudian anda ada akan melihat seluruh gambar itu dengan semua yang telah dijanjikan Allah.
Banyak orang bertanya apakah Gabriel mengatakan apa-apa mengenai kedatangan Kristus kembali. Dia tidak menceritakan apa-apa, jadi saya menanyakan apakah dia dapat menceritakan sesuatu mengenai hal itu.
Dia menjawab bahwa Yesus akan datang, tetapi saatnya hanya diketahui oleh Allah sendiri. Gabriel mengetahui waktu segala hal lain yang telah dinubuatkan, tetapi Allah tidak menyatakan rahasia saat kedatangan Yesus.
Kemudian dia mengatakan, "Hanya ini yang dapat kukatakan: yaitu tidak pernah ada kesibukan dan kegembiraan yang begitu besar di surga sejak Yesus datang ke dunia untuk pertama kalinya, seperti yang terjadi sekarang ini." Haleluya!
Malaikat-malaikat ini berbicara dengan bahasa surga dan senantiasa mendapat berita-berita dari Roh Kudus.
Seringkali apabila mereka menerima laporan, mereka akan tertawa dan sangat senang. Jelas sekali laporan-laporan ini mengenai kemenangan yang mereka rayakan.
Ketika Gabriel sedang bercakap-cakap dengan saya, Chrioni, yaitu malaikat yang satu lagi, bermain dengan Queenie, menggelitik telinganya, membalikkannya dan bermain-main dengannya. Queenie senang sekali! Kalau saja Queenie dapat berbicara! Saya ingin tahu bagaimana kesannya. sebagai seekor anjing dia memperoleh pengalaman yang indah sekali, dan bertindak seakan-akan dia benar-benar menyukainya.
Gabriel menuju pintu dan mengulurkan tangan ke tombolnya. Dia berkata bahwa dia harus pergi karena ada panggilan mendesak dari Roh Kudus, tetapi dia mengatakan, "Saya minta Chrioni untuk menemani engkau sementara saya pergi. Saya akan balik dengan segera."
Begitu aneh, karena selagi SAYA MEMANDANG NYA, DIA BEGITU SAJA LENYAP. Tidak ada cahaya, tidak ada suara, tidak ada apa-apa. Dia begitu saja menghilang! pada satu saat saya sedang berbicara dengan seorang yang berbadan tegap dan pada detik berikutnya tidak ada apa-apa! Yang nampak hanyalah tempat bekasnya berdiri. Dia sama sekali lenyap!

Rupanya semua orang ingin mengetahui rupa jasmani malaikat-malaikat itu. Tidak ada yang sama rupanya. Tingginya berbeda dan gaya rambutnya juga berbeda, dan rupanya nya sama sekali lain. Gaya rambut Chrioni seperti kebanyakan pria dewasa ini dan kelihatannya kira-kira berusia dua puluh lima tahun. Saya tidak tahu berapa beratnya menurut ukuran manusia, tetapi perkiraan saya ialah mendekati 181 kg. Dia sangat tinggi, kira-kira 2 meter atau lebih, dan seringkali memakai kemeja luar coklat dan biasanya memakai celana panjang berwarna coklat yang serasi betul. Leher kemejanya bertali, yang kelihatan seperti tali sepatu.

Gabriel seringkali mengenakan jubah putih yang gemerlapan dengan sabuk emas yang berkilauan, kira-kira lebarnya 12,5 cm, celana putih dan sepatu berwarna lembaga yang telah digosok sampai mengkilap. Warna rambutnya ialah keemasan.
Sinar kebiruan yang saya lihat sebelumnya berasal dari seluruh pakaian mereka yang bersinar-sinar dengan cahaya yang berubah-ubah warna. Kulitnya juga bercahaya! Dan mata mereka - saya dapat mengenalinya di mana saja. Mata mereka seperti bola api, tetapi dipenuhi belas kasihan yang sangat, sehingga dapat terasa dari pandangan mata mereka. Seolah-olah mereka memandang menembusi diri saya! Kini saya mengerti apa yang dimaksudkan oleh Yohanes, ketika dia menguraikan pertemuannya dengan Yesus pada pasal pertama kitab Wahyu, di mana dia mengatakan bahwa mata-Nya seperti "nyala api".

Ada yang sesuatu dalam hadirat Allah yang menyebabkan timbulnya sinar atau cahaya. Ketika Musa bersama Allah selama 40 hari dan 40 malam di atas gunung, maka ketika dia turun gunung wajahnya harus diberi tudung karena bersinar dengan sangat terangnya, sehingga orang tidak berani memandangnya.
Ketika Musa dan Elia turun dari surga dan berbicara dengan Yesus diatas gunung, para murid mengatakan bahwa pakaian mereka berkilauan. Pakaian itu benar-benar bersinar!
Pada suatu kunjungan Chrioni mengatakan bahwa Allah memberinya izin untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ingin saya tanyakan. Saya begitu tertegun, sehingga saya tidak tahu apa yang harus saya katakan padanya! Saya sangat kagum, namun ada sukacita besar dalam kehadirannya. Akhirnya saya mengumpulkan keberanian dan berkata, "Saya seringkali bertanya-tanya apa yang dilakukan para malaikat apabila mereka tidak menampakan dirinya kepada manusia.

Dalam Alkitab selama tiga atau empat ratus tahun tidak pernah disebut-sebut atau dituliskan sesuatu tentang malaikat. Apa yang kau lakukan supaya tidak bosan?"
Dia kelihatan sangat bingung ketika saya tanyai. Kemudian jawabnya dengan suara yang rendah dan merdu sekali, "Penampilan kami yang disebut dalam Alkitab itu adalah hanya pada waktu-waktu ketika Allah membukakan mata manusia sehingga mereka dapat melihat kami. Karena selalu ada saja orang yang harus kami jaga, kami SELAMANYA sangat sibuk." Malaikat-malaikat adalah makhluk kekal. Waktu tidak mempunyai arti bagi mereka! Usia tidak berarti bagi mereka!
Kami membicarakan berbagai macam subyek yang berbeda dengan yang saya bicarakan dengan Gabriel dan semuanya berkisar pada pekerjaan mereka. Dia menceritakan tanggung jawab lain yang dipikul para malaikat, dan tugas itu ialah menjaga orang fasik dan tidak beriman. Katanya, "Kau takkan dapat memahami betapa dalamnya kasih Allah, karena kasih itu terlalu besar!"
Sungguh mengherankan bagaimana manusia dapat membenci, mengutuk dan memalingkan diri dari Allah, namun tangan Allah tetap terulur karena Dia sangat mengasihi mereka.

Saya minta agar Chrioni menceritakan beberapa pengalaman yang menarik. Salah satu peristiwa yang paling menarik, mengingatkan saya akan usianya yang sebenarnya sudah sangat lanjut, Karena malaikat diciptakan sebelum dunia ini dibentuk. kejadian itu berkenaan pada waktu dia menolong umat Israel keluar dari Mesir. Katanya, "Allah memberi hak kepada kami untuk menghukum orang-orang Mesir dan memakai apa saja dari persenjataan Allah. Kami melemparkan petir kepada mereka! Kami menarik lepas roda kereta perang mereka."
Dia tidak mengatakan bahwa hal itu menyenangkan, tetapi katanya peristiwa itu sudah tertanam dalam ingatannya nya karena kelepasan besar yang dikerjakan bagi umat Israel ketika air laut terbelah.

Dia menceritakan suatu kejadian lain ketika umat Israel harus mengadakan baris paksa. "Lalu orang-orang Gibeon itu menyuruh orang kepada Yosua, ke tempat perkemahan di Gilgal, mengatakan, "Jangan menarik tanganmu daripada hamba-hambamu ini. Datanglah dengan segera kepada kami, lepaskanlah kami dan bantulah kami, sebab semua raja orang Amori, yang diam di pegunungan telah bergabung melawan kami." Lalu Yosua bergerak maju dari Gilgal, dia dan seluruh tentara yang bersama-sama dengan dia, semuanya pahlawan yang gagah perkasa. Berfirmanlah Tuhan kepada Yosua, "Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorangpun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau." (Yosua 10: 6-8).

Allah telah bersabda bahwa Israel akan beroleh kemenangan, jadi mereka harus menang, tetapi mereka terlalu berat untuk berperang!
Chrioni mengatakan bahwa para malaikat telah diperintahkan untuk turun tangan, tetapi mereka tidak boleh mencampuri apa yang dilakukan Allah dalam jalan kehidupan yang normal dari manusia.

Pengalaman mereka sungguh mendebarkan hati, ketika sekelompok malaikat perang membuat gumpalan-gumpalan es yang besar dan melemparkannya ke atas pasukan pasukan musuh! "Sedang mereka melarikan diri didepan orang Israel dan baru di lereng Bet-Horon, maka Tuhan melempari mereka dengan batu-batu besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang" (Yosua 10:11).

Sekarang ini malaikat-malaikat senantiasa melayani manusia dalam banyak cara. banyak hal yang nampaknya terjadi secara kebetulan, sebenarnya adalah perbuatan para malaikat. Kita belum mengerti sepenuhnya bahwa Allah memakai pasukan surgawi untuk melakukan pekerjaan-Nya, karena pengetahuan kita yang terbatas mengenai para malaikat. Allah memperkenankan Paulus untuk menyaksikan kekuasaan pasukan-pasukan ini, dan juga Daud, yang berbicara tentang sejumlah besar malaikat dan kebenaran kekuasaan mereka. Paulus mengatakan bahwa masing-masing malaikat itu dikirim oleh Allah untuk melayani orang yang akan mewarisi keselamatan (Ibrani 1:14)

Pasti, Allah tidak ingin kita menyembah malaikat, Tetapi Dia ingin kita mengetahui bahwa malaikat ada dan penting bagi kehidupan kita dewasa ini. Mereka bukan hanya terdapat dalam cerita Alkitab saja, tetapi mereka hidup dan secara aktif bekerja bagi Allah dalam melaksanakan rencana-Nya yang kekal dan besar.

Gabriel juga menceritakan bagaimana Allah mengatakan bahwa banyak orang akan berkhayal dan mengatakan, "Saya melihat malaikat disini, saya melihat malaikat disana." Dia mengatakan bahwa hal itu wajar karena daya khayal manusia, dan karena keinginan yang tulus untuk menyaksikan apa yang dilakukan Allah dengan perantaraan malaikat, tetapi, sambungnya, "Ada waktu-waktu tertentu ketika mata manusia akan dibukakan dan mereka akan melihat malaikat yang sesungguhnya, bukan hanya khayal belaka." Dia juga mengatakan bahwa Allah dan tentara malaikat-Nya dekat dengan orang yang tidak melihatnya, sama seperti Ia dekat dengan mereka yang melihatnya.

Saya senang karena Tuhan memperkenankan saya hidup pada masa yang mendebarkan hati ini! Inilah hari-hari yang terbaik sepanjang sejarah! Ada keadaan yang kelihatannya suram di beberapa bidang, tetapi jika Yesus nampak dalam keadaan itu, semuanya akan menjadi terang. Dia mengatakan kepada kita, "Kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi."

Bersambung ...