Selasa, 17 November 2015

KESAKSIAN ANGELICA ZAMBRANO KE SORGA DAN NERAKA KE 3 KALI


Freddy Setiawan's photo.
Add caption




















Catatan : berdoalah terlebih dahulu sebelum membaca kesaksian ini, minta bimbingan roh kudus
Dibawa kembali melihat surga dan neraka, tentu merupakan sesuatu yang Ajaib, karena hanya orang-orang tertentu yang diijinkan untuk dapat ke sana. Hal ini pasti bagi beberapa manusia tidak mungkin tetapi bagi mereka yang di berikan kesempatan untuk dapat melihat Surga dan Neraka, lalu menceritakan kesaksian mereka kepada orang banyak bahwa surga dan neraka itu Benar-Benar ada.
Bagi anda yang ingin tahu bagaimana Angelica Zambrano dibawah kesurga pertama kali dan kedua kali baca di sini... Pertama dan Kedua... Ketika dibawah kesurga ke 2 kali Angelica, meninggal selama 23 jam.. Anda dapat melihat vidionya terjemahan ke bahasa indonesia di sini..
Sumber kesaksian video :

Pesan yang disampaikan kali ini dalam penglihatan Angelica Zambrano banyak menceritakan tentang orang-orang Percaya, Pendeta dan Pelayan Tuhan tetapi mereka ada di neraka. Ketika anda membaca kesaksian ini minta pengertian yang benar dari Roh Kudus supaya anda jangan salah mengerti dari kesaksian ini. Keberan dari Tuhan yang menerangi hati kita, maka membuat hidup sunguh-sungguh di dalam Tahan.. Diberkati untuk memberkati.
Kesaksian Angelica Zambrano
ü Angelica ditunjukkan mengenai gereja-gererja, banyak gereja Kristen akan tertinggal. Banyak dosa yang dilakukan di gereja. Benar apa yang dikatakan dalam Firman, banyak yang dipanggil tapi sedikit yang dipilih. Jadilah yang dipilih, dan bukan sekedar dipanggil.

ü Kali ini Angelica dibawa ke Sorga secara instan. Dan ia melihat dirinya mengenakan jubah putih yang indah. Angelica juga melihat kembali apa yang sudah ditunjukkan kepadanya dipengalaman yang pertama ke Sorga seperti, bunga-bunga dan taman yang indah.
Hati-hati yang anak-anak lihat TV
ü Pada saat melewati taman yang indah itu, Angelica melihat anak-anak kecil di Sorga (sekitar umur 2 atau 3 tahun). Mereka menari, bermain dan menyanyi memuji Tuhan. Para orang tua harus memperhatikan anak-anaknya. Karena anak-anak akan dirusak dengan tayangan televisi yang juga merupakan jebakan iblis untuk anak-anak di dunia. Melalui film kartun dan lainnya.

Anak-anak yang diaborsi akan berada di Sorga. Mereka mengetahui orang tua mereka dan mereka mengampuni orang tua mereka. Namun pada saat hari penghakiman tiba, anak-anak ini akan menjadi saksi bagi orang tua mereka dan apabila orang tua mereka tidak bertobat, maka neraka akan menjadi tempat kekal mereka.
Angelica dibawa ke “jantung” neraka
Angelica melihat Tuhan Yesus menangis dan dia hanya bisa melihat tetesan air mata yang jatuh dari jubah-Nya, dan saat air mata itu mengenai kasut-Nya yang terbuat dari emas, 
maka air mata itu berubah menjadi kristal.

Banyak Pelayan Tuhan di Neraka
Ø Angelica melihat seorang pendeta di neraka yang bahkan masih melakukan khotbah-nya di neraka. Pendeta ini berseru “Bapa, bapa keluarkan aku dari tempat ini!” Tuhan memberitahu Angelica bahwa orang yang ada di neraka akan melakukan aktivitas yang sama yang mereka lakukan semasa di bumi. Pendeta ini berakhir di neraka karena membeda-bedakan jemaat.

Ø Di neraka, Angelica melihat seorang penyanyi bernama Mark. Pria ini pernah bernyanyi di gereja tetapi dia menyanyikan lagu rap yang mana tidak berkenan di hadapan Tuhan. Musik rock, reggae dan rap tidak baik digunakan untuk memuji Tuhan dan itu tidak berkenan di hadapan Tuhan. Pria ini tidak suka berdoa dan tidak memiliki kehidupan doa selama hidupnya. Tuhan memberitahu agar kita memujinya dalam roh dan kebenaran. Mungkin kita berpikir untuk menarik orang-orang dunia dengan gaya musik seperti itu, tapi Tuhan mengatakan bahwa Tuhan-lah yang memanggil setiap hati orang-orang tersebut.
Ø Angelica melihat seorang perempuan yang berseru “Tuhan, Tuhan aku sudah tidak tahan lagi di sini!” Perempuan ini melayani Tuhan selama bertahun-tahun selama di bumi. Setelah kehidupan di bumi ini, maka saudara tidak akan mendapat pujian akan pelayananmu yang sudah bertahun-tahun itu. Kita hanya mewarisi keselamatan melalui pelayanan kita kepada Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh dan hidup dalam kehendak-Nya. Perempuan ini tahu firman Tuhan dan juga berkhotbah, namun ia berada di neraka karena dosa perzinahan. Yang membuat Angelica sedih adalah bagaimana perempuan itu disiksa dengan ular-ular sama seperti seorang pelacur yang disiksa di neraka. Perempuan ini adalah istri seorang pendeta dan sudah memiliki anak, namun ia tidak setia dengan suaminya. Banyak sekali dosa seperti ini di lakukan di gereja-gereja, bahkan para pelayan Tuhan yang mengkhotbahkan firman Tuhan juga melakukan dosa ini.
Ø Pindah ke lain tempat, ada seorang pria yang berteriak “Tuhan tolong saya! Tuhan tolong saya!” Orang ini adalah evangelis namun melakukan perzinahan berkali-kali. 1 Korintus 7:9 Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu. Orang muda ini berada di neraka karena perzinahan ini. Maka dari itu berdoalah tanpa henti, karena jutaan iblis sudah siap untuk memberikan jebakan kepada para hamba-hamba Tuhan. Oleh sebab itu penting untuk berdoa bagi para pendeta, bukan hanya pendeta saudara tapi juga pendeta di seluruh dunia.
Ø Di tempat lain lagi, Angelica melihat seorang pendeta yang sedang terbakar api siksaan. Dan pria ini bertingkah seperti sedang memegang minuman keras, seperti orang sedang mabuk-mabukan. Angelica berpikir “Ada pendeta yang mabuk-mabukan di neraka??” Dia telah menjadi seorang yang munafik di gerejanya. Dia bahkan menggembalai suatu jemaat yang besar. Tuhan memberitahu bahwa dia bukan sekedar mabuk-mabukan tapi dia juga pendusta dan pezinah. Di neraka, di sebelah pendeta itu muncul iblis yang menyerupai wanita. Di neraka, pendeta itu terus menjadi seorang pemabuk dan pezinah bersama dengan iblis yang menyiksa dia. Pria itu memberitahu Angelica bahwa ia dulunya seorang pendeta, namun tidak hidup sebagai pelaku Firman Tuhan. Dia mabuk-mabukan dan juga selingkuh dengan wanita lain. Dia tidak pernah bertobat dari kehidupan dosanya.
Banyak orang di dunia berkhotbah tentang firman Tuhan tapi terus hidup dalam dosa. Hal ini harus dihentikan dan mulai mencari wajah Tuhan. Pendeta itu terus memberitahu Angelica agar orang-orang/gereja jangan pergi ke tempat ini (neraka). Tuhan menunjukan bagian dari hidupnya dalam suatu layar yang besar. Ketika di dunia, ia berkhotbah sembari ditemani istrinya yang juga mendukung pelayanannya. Dia kaya dan makmur. Tetapi ketika sudah berada di neraka, dia sudah tidak ada kesempatan untuk menerima keselamatan. Hanya akan ada siksaan demi siksaan.
Melihat hal itu. Angelica merasa berkecil hati. Angelica tidak ingin melihat hal itu lagi dan bahkan tidak mau berkhotbah lagi. Tuhan berkata kepada Angelica. “Anak-Ku, kau harus melakukan kehendak-Ku. Kau harus taat dan Aku akan menunjukan kepadamu mengapa.”
Sudah dipanggil oleh Tuhan tetapi menolak panggilan Tuhan
dan berada dineraka, pesan Tuhan ke angelica, ketika
Aku memanggilmu maka jangan takut.
“Janganlah takut kepada manusia, takutlah kepada-Ku. 
Jangan kuatirkan pendapat orang-orang, fokuslah kepada-Ku.”
Mengapa kita perlu takut terhadap pendapat orang-orang? Manusia tidak dapat memberikan kehidupan kekal. Hanya Yesus yang dapat memberikan kehidupan kekal.

Tidak mau mendengarkan panggilan Tuhan
Ø Pindah ke sel neraka yang lainnya, ada seorang perempuan. Tuhan memberitahu Angelica beberapa hal mengenai perempuan itu dan Angelica tahu di mana dia tinggal saat di bumi. Pada umur 15 tahun, Tuhan memanggil perempuan itu untuk melayani-Nya tapi dia berkata kepada Tuhan kalau ia belum siap untuk masuk ke dalam pelayanan. Perempuan ini meminta Tuhan diberi kesempatan agar dia menyelesaikan sekolahnya terlebih dahulu karena, ia terlalu muda. Setelah dia selesai sekolah, Tuhan memanggilnya lagi. Perempuan ini berkata lagi, “Saya sudah menikah dan saya harus mengurus anak-anak saya. Jangan sekarang.” Bahkan setelah anak-anak perempuan ini sudah besar dan sudah menikah, dia fokus membesarkan cucu-cucunya. Tuhan berkata, bahwa DIA terus memanggilnya di seluruh kehidupannya, tapi dia tidak mematuhi-Nya dan menolak panggilannya.

Kemudian Tuhan bertanya kepada Angelica “Apakah kau akan menolak panggilan-Ku?” jawabnya: “Tidak Tuhan, saya tidak akan menolak. Tapi Tuhan, ini tidaklah mudah bagi saya.” Tuhan berkata “Aku akan bersamamu. Adalah Aku yang berbicara melaluimu. Akulah jalan, dan kebenaran dan hidup itu. Aku akan membantu dan membimbingmu.” Angelica menangis, ia sudah berjanji. Angelica berkata “Baik, Tuhan. Siapapun yang akan menentangku, biarlah ia muncul untuk menentangku. Kau sudah berjanji kepadaku bahwa Kau akan bersamaku, saya akan terus maju tidak peduli apapun itu. Saya tidak mau berakhir di sini (Neraka).” Inilah yang Angelica katakan kepada pendetanya, bahwa ia akan melanjutkan pelayanan ini karena ia harus menggenapi panggilan Tuhan atas hidupnya.
Perempuan yang di neraka itu, pada saat di bumi akhirnya meninggal karena usia yang sudah lanjut, Namun ia pergi ke neraka karena ketidak-taatannya. Karena dia, lebih dari 5000 jiwa hilang. Di neraka, iblis berkata kepada perempuan itu “Lihatlah di sekitarmu, orang-orang berada di sini karena dirimu.” Perempuan itu menangis lalu melihat Tuhan sambil berseru “Tuhan, ampunilah aku karena aku tidak taat kepada pangilanmu, karena aku tidak menanggapi panggilanmu!”
Berapa banyak di dunia ini yang mengalami seperti ini? Ketika Tuhan memanggil dan memilihmu, saudara harus taat. Tuhan memanggil Angelica pada saat umur 17 tahun dan saat itu sama sekali tidak mengetahui apapun tentang alkitab. Sejak saat itu Roh Kudus mengajar saya sedikit demi sedikit. Di neraka, perempuan itu memohon pengampunan kepada Tuhan karena menolak panggilannya. Tapi Tuhan mengatakan bahwa tidak ada lagi kesempatan untuk mendapat pengampunan. Sambil meneteskan air mata Tuhan berkata “Jangan menolak-Ku. Aku telah memanggil dan memilihmu. Kau tadinya akan dipilih sebagai penjaga gerbang-Ku, sehingga kau dapat menyebarkan Firman-Ku kepada seluruh bangsa. Tuhan memilihmu untuk mendengarkan pesan ini, banyak yang tidak mau mendengarkannya, tapi Tuhan memilihmu untuk mendengarkannya. Perempuan di neraka itu berkata “Saya terlalu muda, saya masih sekolah, saya sibuk, belum...” Lihatlah apa yang telah terjadi dalam hidupnya. Perempuan itu sekarang bertobat karena tidak mematuhi suara Tuhan. Namun semuanya sudah terlambat. Tuhan bertanya kepada Angelica “Sekarang Aku bertanya kepadamu, apakah yang akan kau lakukan? Apakah kau akan mematuhi perintah yang Tuhan berikan kepadamu?”
Tuhan memanggil dan memilih kita untuk menyelamatkan jiwa yang terhilang. Kita harus melakukan kehendak-Nya karena IA memilih kita untuk tinggal berada dalam kehendak-Nya yang sempurna. Apabila kita melakukan hal ini, maka kita akan berada dalam hadiratnya dalam kekekalan. Janganlah lagi menolak-Nya, tapi terimalah. Roh Kudus sendiri yang akan membimbingmu, bukan manusia, tapi Tuhan sendiri. Perempuan yang tidak taat itu terus disiksa di neraka dan iblis berkata “Tuhan telah berbicara kepadamu dan memanggilmu. Tetapi kau tidak mentaati-Nya dan sekarang kau berada di sini untuk selamanya.”
Angelica menangis ketika meninggalkan perempuan itu dan berkata kepada Tuhan meminta pengampunan-Nya, karena ia tadi mengatakan bahwa tidak mau mengabarkan Firman-Nya. Tahukah saudara mengapa Angelica ingin berhenti mengabarkan injil? Karena banyak sekali orang yang menuduhnya sebagai nabi palsu. Namun setelah pengalaman ini, Angelica tidak lagi peduli terhadap tuduhan orang-orang mengenai dirinya. Tuhan memberitahu Angelica “Janganlah takut kepada manusia, takutlah kepada-Ku. Jangan kuatirkan pendapat orang-orang, fokuslah kepada-Ku.” Mengapa kita perlu takut terhadap pendapat orang-orang? Manusia tidak dapat memberikan kehidupan kekal. Hanya Yesus yang dapat memberikan kehidupan kekal. Hanya DIAlah yang memiliki kekuasaan ini. Kuatirlah terhadap pendapat-Nya dan bukan pendapat manusia.
Setelah menjauh dari perempuan itu, Angelica benar-benar ingin segera pergi. Ingin rasanya untuk berlari dan keluar dari neraka. Tuhan memberitahunya, bahwa sungguh menyakitkan hati-Nya karena kasih kebanyakan orang di bumi menjadi dingin. Akan ada banyak kesusahan yang akan terjadi di bumi. Kemudian Tuhan akan menunjukkan lagi kepada Angelica, seseorang yang tadinya mengasihi Tuhan serta melayani-Nya.
Ø Ketika mendekat ke lokasi lain, ada seseorang yang berteriak “Tuhanku! Saya tadinya selalu mengasihi-Mu. Saya selalu ingin melakukan kehendak-Mu, tetapi saya memiliki pikiran yang bercabang. Saya tidak konsisten berjalan berrsama-Mu. Ketika saya berkhotbah, Kau membimbingku. Di masa itu, saya taat kepada-Mu. Namun akhirnya, saya selalu meninggalkan-Mu dan kembali kepada kehidupanku yang lama. Dan di saat saya kembali kepada-Mu, Kau akan memulihkanku lagi. Saya tidak tahan atas kehidupan saya dan itulah mengapa saya melakukan bunuh diri.” Pria ini bisa dikatakan sebagai seorang pembunuh. Dapat dikatakan sebagai pembunuh bukan hanya bila orang tersebut menembak seseorang dengan senjata api atau melakukan aborsi. Tindakah bunuh diri juga termasuk mengambil nyawa seseorang. Apabila saudara bunuh diri maka saudara akan ke neraka. Sudah tertulis bahwa pembunuh tidak akan masuk ke dalam kerajaan Sorga. Orang tersebut tidak berada dalam hadirat Tuhan, karena ia melakukan tindakan bunuh diri.
Apabila saudara termasuk orang yang melayani Tuhan tapi mulai lelah untuk melayani-Nya. Mungkin karena dunia yang menarik perhatian saudara, maka sebaiknya tolak keinginan daging tersebut! Tolaklah! Berjalanlah dalam roh kudus. Tuhan akan membantu saudara bergerak dalam kehendak-Nya. Hal ini bukanlah tanggung jawab pendeta atau orang yang lainnya. Saudara harus bergantung kepada pimpinan Roh Kudus.
Bertenkar karena uang gereja sehingga sekarang di neraka
Ø Setelah meninggalkan tempat itu, Angelica melihat sesuatu yang mengejutkan. Ia melihat 2 orang yang berkelahi di neraka, suatu perkelahian tangan kosong di neraka. Hal ini belum pernah dilihat Angelica sebelumnya. Banyak gereja-gereja yang dipenuhi orang-orang munafik. Manusia yang tampaknya baik di gereja tapi kenyataanya adalah suka bertengkar atas segala hal. Mereka bertengkar karena masalah uang, karena jemaat gereja, dan mereka terus bertengkar. Jemaat gereja adalah milik Tuhan dan uang bukanlah untuk manusia tapi untuk pekerjaan kerajaan Tuhan.

Nah, kedua orang di neraka in berkelahi dengan penuh amarah. Kemudian ada manusia lain yang ikut masuk dalam perkelahian itu, iblis-iblis pun terus menyiksa mereka yang berkelahi. Api membakar mereka dan mereka benar-benar disiksa dengan hebatnya, mereka berteriak-teriak kesakitan. Angelica bertanya kepada Tuhan, “Mengapa mereka berkelahi?” Tuhan tidak menjawab.
Kemudian Angelica berkata kepada orang-orang yang berkelahi itu, “Hentikan! Mengapa kalian berkelahi? Kalian disiksa tetapi kalian terus berkelahi. Beritahu mengapa kalian di sini? Saya ingin tahu.” seseorang melihat Angelica dan berkata “Kami berkelahi karena kami tidak bisa keluar dari tempat ini. Kami di sini sama sebagaimana kami dahulu di bumi.” Angelica menjawab “Saya tidak mengerti maksudmu?” Angelica tahu nama orang tersebut tetapi ia tidak ingin memberitahu. Orang ini menjelaskan kepada Angelica “Di bumi, kami bertengkar masalah keuntungan, bertengkar masalah pengambilan jemaat untuk dijadikan jemaat gereja kami dan kami bertengkar lebih lagi untuk diri kami masing-masing. Sekarang saya, bertobat dan minta pengampunan kepada Tuhan, saya tahu firman Tuhan dan saya tahu bahwa saya tidak bisa diampuni lagi.” Orang itu pun berkelahi terus menerus.
Tuhan memberitahu Angelica, “Ada banyak orang-orang di bumi, yang tadinya adalah pelayan yang setia, tetapi sekarang mereka sedang menuju ke tempat ini. Beritahu mereka agar tidak kemari.” Angelica bersaksi bahwa ia sudah menyampaikan hal ini kepada para pendeta, dan juga sudah pergi ke tempat di mana fokus pelayanan mereka adalah mendapatkan keuntungan.
Di suatu tempat bernama Guayaquil, ada pendeta-pendeta yang bertengkar karena uang. Mereka juga bertengkar masalah perebutan jemaat gereja. Ini semua adalah alasan yang sama mengapa orang-orang itu berkelahi di neraka. Apabila kita berjuang untuk hal yang baik, untuk kerohanian kita, maka itu bagus. Tetapi apabila kita bertengkar masalah materi dengan sesama, maka kita akan berakhir seperti orang-orang yang ada di neraka itu. Ada suatu pesan dari orang yang berkelahi di neraka itu, “Ketika kau kembali ke bumi, beritahu orang-orang agar tidak bertengkar dan akhirnya menyebabkan perpecahan.” Gereja harus bersatu.
Ø Kemudian Angelica memohon kepada Tuhan untuk membawanya keluar dari tempat itu. Dan sebelum keluar, Tuhan menunjukkan satu hal lagi. Tuhan menunjukkan jiwa orang-orang yang masih hidup di bumi. Jiwa orang-orang ini terikat dan tampak seperti berada dalam sel-sel penjara. Pewahyuan yang diterima Angelica ini sama seperti yang pernah Angelica dengar dari kesaksian seorang hamba Tuhan.
Di neraka, Angelica melihat jiwa seorang perempuan muda yang ia kenal di bumi. Angelica melihatnya ada di dalam sel penjara itu, namun Tuhan memberitahunya agar tidak mengatakan hal ini kepada perempuan tersebut karena dia tidak akan percaya. Angelica akan menunggu waktunya Tuhan untuk memberitahunya. Perempaun ini adalah teman Angelica. Dari pewahyuan yang diberikan Tuhan kepada Angelica, diketahui bahwa jiwa perempuan tersebut berada di sel penjara neraka dikarenakan ia adalah budak dosa.
Angelica juga melihat jiwa orang-orang Kristen yang mendua hati sedang menuju ke neraka. Tuhan memberitahu Angelica “Perempuan yang kau lihat itu sedang hidup dalam perzinahan. Dia juga menyimpan dendam di hatinya, dan bukannya damai sejahtera-Ku. Pergi dan beritahu mereka.” Tuhan berkata “mereka”, karena ada perempuan lain di sana yang juga Angelica kenal. 2 perempuan itu terikat oleh dosa. Tuhan menyampaikan bahwa DIA ingin membebaskan dan memerdekakan mereka.
Sembari berjalan, Angelica melihat banyak jiwa yang terikat. Sayangnya, mereka semua pernah mengenal Tuhan. Kemudian, berjalan menuju perempuan lain yang dikenal Angelica. Perempuan ini memiliki masalah yang sama dengan kedua temannya tadi. Perempuan itu berkata “Tuhan, saya tidak bisa berlama-lama lagi di sini.” perempuan itu menangis. Tuhan berkata: “Ini adalah suara hatinya, dia hidup dalam ketidak-taatan, dan berada di dalam dosa.” Tuhan membukakan beberapa hal mengenai perempuan itu. Tuhan berkata, “pergi dan beritahu kedua perempuan ini tentang apa yang sudah kau lihat.” Angelica mengatakan bahwa ia sudah memberitahu satu dari kedua perempuan itu, namun kepada yang lainnya belum, karena belum saatnya. Setelah Angelica memberitahunya, maka itu menjadi tanggung jawab penuh orang tersebut.
Perasaan dendam, kepahitan, dll akan membawa kita menuju ke neraka. Tuhan akan membebaskan dan memerdekakan kita dari segala ikatan dosa ini. Yang pertama adalah, kita harus mengetahui dosa itu dan bertobat. Selidiki hati kita masing-masing, ketahuilah bahwa masih ada dosa di hati saudara kemudian minta Tuhan Yesus untuk mematahkan ikatan dosa itu. Maka Tuhan akan membebaskan saudara dari ikatan dosa tersebut.
Setelah itu, Tuhan membawa Angelica keluar dari neraka. Seperti sedang menaiki tangga keluar dari lorong gelap itu. Ketika berada di atas, Angelica melihat neraka dari posisi yang berbeda. Neraka adalah tempat yang sangat besar dan luas. Dari sudut pandang Angelica, ia menjelaskan bahwa neraka adalah suatu lokasi terpusat yang sangat luas sekali, dan ia juga melihat lautan api. Neraka dan lautan api adalah kedua tempat yang terpisah. Lautan api berada di bawah neraka.
Beginilah cara Angelica menjelaskan mengenai Neraka dan lautan api:
Seperti bak mandi yang sangat besar berisi api dan belerang dan di atasnya terlihat seperti bentuk boneka, atau tubuh. Bak mandi besar ini adalah lautan api dan bentuk menyerupai tubuh itu adalah neraka.

Setelah Tuhan menunjukkan lautan api itu, Angelica dibawa Tuhan meninggalkan tempat itu.
Kita menyembah Tuhan yang hidup, Tuhan Abraham, Ishak dan Yakub. Dia tidak berubah, dahulu sekarang dan selama-lamanya.
Ini juga merupakan pesan bagi para pendeta. Jemaat akan mencontoh pendetanya. Ada banyak sekali gereja, tetapi sedikit yang dipilih.
Catatan:
Ketika kita membaca kesaksian ini yang menceritakan bahwa banyak Gereja Tuhan yang tertinggal, hal ini jangan membuat kita kuatir, tetapi ini menjadi koreksi bagi kita anak-anak Tuhan supaya kita jangan menjadi jemaat Tuhan yang tertinggal. Sebaliknya mulai hidup dengan tutunan Roh Kudus, karena tanpa Roh Kudus maka kita tidak tahu jalan sebenarnya menuju surga. Yoh.14:26, tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Bagi anda yang belum mengenal Roh Kudus, minta kepada Tuhan, dengan hati yang haus dan lapar maka Tuhan akan memberikannya kepada anda. Kis.1-4, Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Ini adalah kebenaran Firman Tuhan.
Hal ini yang mengerakkan saya untuk membuat blog kesaksian-life, supaya apa yang pernah saya dengar dan baca, saya juga ingin mengingatkan kembali kepada kita bahwa hidup di dunia ini hanya sementara. Hidup yang sesungguhnya adalah setelah kita meninggalkan dunia ini.
Pertanyaannya, apakah kita ada di surga atau sebaliknya kita di neraka! Semua pertanyaan itu anda bisa menjawabnya sendiri selagi anda masih diberikan kesempatan berada di dunia ini. Kesempatan anda masih ada didunia tentung jangan di sia-siakan hidup saudara dengan hal-hal yang akan membawa anda berada di neraka. Tetapi gunakan hidup anda untuk memulaikan nama Tuhan melalui kehidupan saudara. Supaya setiap orang yang bertemu dengan kita mereka tahu bahwa kita orang-orang yang tidak sama dengan dunia ini karena kita adalah terang dunia. Orang-orang yang memiliki kerajaan surga dan menjadi penerang bagi mereka yang hidup dalam kegelapan di dunia ini, supaya dengan Kasih Kristus yang ada pada kita, maka mereka yang ada dalam kegelapan dapat melihat terang tersebut.
Sumber kesaksian video :

Sumber website : 

Pesan Tuhan yang disampaikan kepada Susan Davis (26 Oktober 2015)

Perkataan TUHAN:

"Aku disiksa, dipukuli, dilecehkan, memar, dan direndahkan karena kesalahan kalian."
(Kata-kata yang diterima dari TUHAN kita oleh Susan, 26 Oktober 2015)

Anak-anak YANG MAHA TINGGI:
Aku datang untuk membawa anak-anak-Ku keluar dari dunia yang jahat - dunia yang memiliki kebencian terhadap TUHAN nya - Elohim Abraham, Ishak, dan Yakub – TUHAN yang menciptakan segalanya!

Aku ingin berbagi tentang Hati-Ku. Aku ingin menceritakan Kebesaran Kasih-Ku bagi anak-anak-Ku yang terhilang: anak-anak yang tidak mempedulikan-Ku atau mengindahkan-Ku dan jalan-Ku. Anak-anak, kalian harus terus menekan masuk. Carilah AKU, TUHAN kalian. Tidak ada arah lain untuk bergerak kecuali kematian. Semua jalan menuju ke kematian kecuali satu dan itu adalah jalan yang sesak di mana hanya SEDIKIT yang mendapatinya: jalan melalui Darah yang memberikan keselamatan pada salib yang kasar oleh TUHAN kalian. AKULAH DIA.

Aku disiksa, dipukuli, dilcehkan, memar, dan direndahkan karena kesalahan kalian: hukuman yang Aku terima bagi umat manusia yang terhilang. Kalian pernah mendengar kata-kata ini sebelumnya, tetapi jika kalian tidak melakukan Firman: bertobat dan berserah kepada-Ku, kata-kata ini diterima oleh telinga yang tuli. Dan jika kalian mengabaikannya berkali-kali maka kalian akan menghabiskan kekekalan dengan kerinduan untuk mendengar Firman dan kalian tidak akan pernah bisa. Kesempatan kalian untuk mendapat keselamatan akan hilang dan nasib kalian adalah hukuman kekal - hilang untuk selamanya.

Hati-hati bagaimana kalian memperlakukan pesan ini. Akan ada waktu di mana pesan-pesan ini berhenti dan dunia akan menjadi tempat yang jauh lebih buruk setelah gereja-Ku diambil dan musuh-Ku bergerak masuk untuk mengambil alih. Kemudian Firman-Ku akan tampak seperti permata-permata yang mulia: langka dan sulit ditemukan.

Aku mengasihi kalian anak-anak-KU. Itu sebabnya Aku memperingatkan. Tanpa peringatan ini kalian akan berpikir bahwa Aku dingin dan TUHAN yang jauh. Tapi Aku tidak seperti itu dan Aku rindu untuk menyelamatkan kalian dan membawa kalian keluar bersama-Ku ketika Aku datang bagi gereja-Ku- sedikit yang mencari AKU.

Ini adalah untuk keuntungan kalian. Siapkan sekarang, waktu benar-benar berkurang dan kesempatan kalian memudar untuk mendapatkan hak bersama-Ku sebelum terlambat. Jangan terlalu yakin pada diri kalian sendiri. Begitu banyak yang berada di neraka itu dan sekarang menyesal karena kurangnya perhatian. Bangun! Kejar AKu dan BUKAN yang lainnya. Firman-Ku adalah kekal tetapi keputusan Kalian adalah untuk saat ini. JANGAN menunggu!

Ini adalah TUHAN yang kekal.

Koordinasi Alkitab:


Matius 7:14  karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

1 Korintus 1: 17-18  Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia. Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.



Ulangan 33:27  Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!

Jumat, 13 November 2015

Kesaksian Natan, Seorang Anak Yahudi Berumur 15 tahun Yang Diperlihatkan Masa Depan dan Kedatangan Tuhan Kedua kali

Seorang anak Yahudi berumur 15 tahun bernama Natan mengalami mati suri/hampir mati. Natan ditunjukkan kejadian yang akan terjadi di waktu mendatang. Silahkan simak pembicaraan Natan dengan seorang Rabi yang menanyainya (Di bawah Video adalah terjemahan lengkap dari percakapan mereka):

CatatanMohon pengertian dari para pembaca bahwa mereka adalah Orang Yahudi dan mereka mengambil dari sudut pandang Yahudi. Silahkan dicermati, dipelajari dan diteliti sendiri sesuai dengan apa yang sudah kita terima karena dari percakapan ini ada beberapa hal yang sangat menarik  terutama mengenai Second Coming/Kedatangan Tuhan kedua menginjakkan kaki di bumi. Mohon maaf apabila ada terjemahan yang mungkin dirasa kurang yang dikarenakan tulisan yang tidak bisa terbaca.
 



Rabbi: Sekarang apa yang menarik bagi kita adalah… saya ingin bertanya kepadamu mengenai Mesias? Mungkinkah kau mengetahui siapa Mesias itu?

Natan: Saya tidak tahu pasti, namun saya tahu ciri-ciri-Nya. Syarat/ketentuan disebut sebagai Mesias…

Rabbi: Dan bisakah kau memberitahu Dia di sini atau di sana?

Natan: Dia di sini, Dia harus ada di sini. Tidak mungkin Mesias adalah orang mati. Itu tidak mungkin…

Rabbi: Tidak mungkin?

Natan: Haruslah seorang yang ada di sini yang orang-orang tahu. Tapi ketika IA menjadi Mesias, semua orang akan dikejutkan.

Rabbi: Itu berarti Mesias dengan bantuan Hashem(Tuhan) diungkapkan – itu akan mengejutkan?

Natan: Benar-benar mengejutkan! 

Rabbi: Dan orang-orang akan berkata: “Ah! Itu Mesias.”

Natan: Itu akan seperti ini: “Wow!!! Itu Mesias?” Seperti itu…

Rabbi: Baiklah. Sekarang saya ingin kembali kepada hal yang lainnya. Kau mengatakan bahwa kau dapat mengetahui apa yang akan terjadi atas dunia. Ketika kau berada di sana, apa yang kau mengerti yang akan terjadi?

Natan: Saya mendapat pengertian sesuai dengan yang saya mengerti di sana. Saya yakin saya mengetahuinya. Ketika saya di atas sana saya mengerti apa yang akan terjadi atas bumi. Dan berdasarkan dari apa yang sudah saya mengerti, apa yang sudah saya beritahukan tentang Mesias dan semuanya – Saya juga mengerti bahwa Keselamatan (Geula) dan pewahyuan tentang Mesias akan terjadi sangat segera. Ini seperti, akan terjadi dalam waktu dekat. Sudah dekat…sudah dekat…Keselamatan benar-benar akan dating.

Rabbi: Sekarang beritahu saya, ketika kau berada di sana…di sana tidak ada konsep waktu. Bagaimana kau dapat memperkirakan waktunya? Apa itu “dekat/sebentar lagi”? Apakah 20 tahun lagi? Dua minggu? Satu bulan?

Natan: Dekat berarti sebentar lagi terjadi. Seperti, dalam bulan-bulan mendatang.

Rabbi: Dalam beberapa bulan mendatang…?

Natan: Ya

Rabbi: Sekarang, kau juga tahu apa yang akan terjadi?

Natan: Ya, saya tahu apa yang akan  segera terjadi. Ya.

Rabbi: Kau mengetahuinya dari sana?

Natan: Ya. Hanya dari sana. Segala yang saya tahu hanya berasal dari sana.

Rabbi: Kita berada di masa yang mana sekarang?

Natan: Berada di mana kita sekarang? Di suatu masa yang benar-benar tidak baik sama sekali. Sama sekali…saya bisa memberitahu bahwa Keselamatan sudah sangat dekat.

Rabbi: Dan apa yang akan terjadi selama Keselamatan tiba?

Natan: Hal yang sangat butuk akan terjadi. Tetapi tergantung kepada siapa orangnya. Sejauh yang saya mengerti…

Seorang dari peserta: Apakah yakin bahwa keselamatan akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang?

Natan:  Saya yakin. Ini akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

Seorang dari peserta: Apakah ada kemungkinan bahwa hal-hal buruk ini tidak akan terjadi?

Natan: Ada kemungkinan untuk itu…jika kita semua bertobat maka tidak akan terjadi.

Seorang dari peserta: Jadi itu tidak akan terjadi?

Rabbi: Hal-hal buruk dalam penyelamatan tidak akan terjadi.

Natan: Ya, yang dimaksud adalah kemungkinan tidak terjadinya hal-hal buruk…tetapi Keselamatan akan tiba.

Seorang dari peserta: Dalam suatu kasus: seseorang melakukan pelanggaran tetapi juga melakukan mitzvoth, bagaimana?

Natan: Ya, tetapi jika ia melakukan pelanggaran, keselamatan akan sedikit tidak menyenangkan.

Rabbi: Jika mereka melakukan pelanggaran , maka yang terjadi adalah sesuatu yang lebih sulit.

Natan: Lebih sulit dan tidak menyenangkan, dan jika semua orang bertobat, maka tidak akan terlalu menyulitkan.

Rabbi: Tapi ini tetap akan terjadi?

Natan:  Akan tetap terjadi, tidak peduli apapun itu.

Rabbi: Sekarang, berdasarkan apa yang kau ketahui di sana, apa yang kau lihat di sana? – Bagaimana hal ini akan terjadi?

Natan: Berdasarkan dari apa yang saya mengerti, sekarang adalah situasi yang tidak baik….maksud saya adalah benar-benar tidak baik.

Rabbi: Apa yang akan terjadi?

Natan: Akan terjadi apa yang disebut perang besar. Dan semua orang – Seluruh dunia akan terlibat dalam perang itu. Itu berdasarkan yang saya mengerti…Seluruh dunia akan terlibat dalam perang itu. Semuanya! Seluruh kaum non-yahudi, seluruh Arab, semuanya akan melawan bangsa Israel dan berperang.

Rabbi: Dan bagaimana itu akan dimulai?

Natan: Ini akan dimulai oleh seseorang yang dinamai Gog, sejauh yang saya mengerti di atas sana. Hanya di atas sana saya mengerti…

Rabbi: Ia disebut Gog?

Natan: Ya

Rabbi: Dan kau tahu siapa Gog ini?

Natan: Saya yakin siapa dia

Rabbi: Siapa dia?

Natan: Obama

Rabbi: Presiden Obama?

Natan

Rabbi: Dia akan memulai “Gog dan Magog”?

Natan: Dia yang akan memulai perang. Dia akan membawa seluruh pasukan. Dia yang akan memulai perang di sini.

Rabbi: Dan dia akan berperang melawan kita?

Natan: Ya dia akan berperang melawan kita. Dimulai dengan semua orang menginginkan bangsa Israel. Yerusalem, Israel. Semua orang akan menginginkannya.

Rabbi: Yerusalem?

Natan: Ya Yerusalem. Semua orang akan menginginkannya – seluruh dunia. Mereka tidak mempedulikan kita, mereka hanya menginginkan Yerusalem. Semua orang akan berperang satu sama lain karena mereka menginginkannya.

Seorang dari peserta: Berapa lama hal ini akan terjadi?

Natan: Tidak terlalu lama. Semua hal buruk akan berlangsung selama 2 minggu.

Rabbi: Semua hal buruk akan berlangsung selama 2 Minggu? Apa yang akan terjadi selama 2 minggu ini? Hal-hal buruk apa yang akan terjadi?

Natan: Jutaan orang akan mati. Dan dari yang saya mengerti satu-satunya yang dapat menyelamatkan mereka adalah jika mereka bertobat. Jika seorang mempelajari Torah(taurat) dan melakukan tindakan yang baik. Itulah yang akan menyelamatkan mereka dari hal-hal ini.

Rabbi: Disebutkan dalam Gemara [Sanhedrin] (bagian dari kitab Talmud – Kitab orang Yahudi), ketika mereka bertanya kepada Rabbi Eliezer Hagadol, “Apa yang bisa dilakukan oleh seseorang untuk menyelamatkan dirinya dari sakit bersalin Sang Mesias? Rabbi Eliezer Hagadol menjawab, “Dia harus memenuhi dirinya dengan Torah danGemilut Chasadim (tindakan yang saleh). Itulah yang akan menyelamatkannya. Sekarang beritahu saya, perang seperti apa ini? Perang alam roh?

Natan: Tidak, bukan…

Rabbi: Perang antar pasukan melawan pasukan atau apa?

Natan: Sebagian, sebagian. Pada mulanya adalah perang antar pasukan. Seluruh dunia akan datang begitu saja…Semua bangsa non Yahudi akan berperang satu sama yang lain dan menginginkan Israel pada akhirnya. Yang akan terjadi adalah seperti ini: Semuanya akan bersatu untuk berperang melawan kita, berperang melawan bangsa Israel. Jutaan orang akan mati. Banyak sekali orang-orang Israel yang akan mati.

Rabbi:  Mereka yang tidak melakukan Torah Mitzfot?

Natan:  Mereka akan mati

Rabbi: Dan bagi mereka yang melakukan Torah dan Mitzvot?

Natan: Mereka yang melakukann Torah dan Mitzfot…itu tergantung…tergantung apakah mereka melakukan Torah dengan tidankan saleh atau tidak. Banyak yang sekedar memperhatikan Torah tapi tidak peduli tentang itu. Mereka biasa-biasa saja tentang hal itu. Tetapi jika seseorang benar-benar ketat dan mempelajari Torah dan melakukan tindakan yang saleh, dia akan diselamatkan.

Rabbi: Bagaimana ia akan diselamatkan?

Natan: yang akan erjadi seperti ini: Sesuai pengertian yang saya lihat di atas sana…

Rabbi: Apa yang kau maksud dengan ‘melihat’? Apakah kau melihatnya seperti melihat film tentang masa depan?

Natan: Ya, saya melihatnya seperti film tentang masa depan. Saya melihatnya dalam hitungan detik tetapi banyak sekali hal-hal yang ditunjukkan. Seperti film mengenai kehidupan saya yang saya lihat pertama kali. Mereka menunjukkannya dengan cepat sekali kepada saya. Dan saya melihat setiap detik dari kehidupan saya, ketika saya masih bayi dan ketika saya masih kecil sekali, saya melihat semuanya. 

Rabbi: Sekarang, mari kita maju…kau melihat seperti film…

Natan:  Ya seperti melihat Film.

Rabbi: Mari kita menyebutnya film masa depan tentang bagaimana nanti akan terjadi…

Natan: Ya, saya melihat semua orang menyerang Israel dan melawan kita dan juga memerangi kita. Tentara kita berhasil menahan selama 2 hari, berdasarkan apa yang saya lihat. Dan mereka semua akan membunuh kita dan kita tidak bisa bergantung kepada siapapun kecuali kepada Yang Maha Kudus…apa yang akan terjadi adalah..tiba-tiba…

Rabbi: Tunggu…tunggu…perang ini – Tentara akan kalan dalam 2 hari?

Natan: Ya 2 hari.

Rabbi: Dan setelah 2 hari?

Natan: Kita akan dihabiis setelah itu.

Rabbi: Tidak ada tentara Israel?

Natan: Ya, tidak ada tentara Israel

Rabbi: Jadi semuanya terbuka tanpa pertahanan?

Natan: Ya semuanya terbuka

Rabbi: Jadi kau mengatakan Obama adalah Gog, Obama adalah Amerika Serikat. Kau mengatakan bahwa dia akan mempimpin…

Natan: Memimpin seluruh perang.

Rabbi: Siapa yang akan bergabung bersamanya?

Natan: Iran akan bergabung dengannya. PBB. Rusia, Korea Selatan. Seluruh PBB. Semuanya. Seluruh 70 bangsa akan bangkit melawan kita.

Rabbi: Di mana ISIS saat itu?

Natan: Mengenai ISIS, mereka akan menculik orang-orang. 

Rabbi: Mereka akan menculik warga kita?

Natan:  Ya seperti yang mereka lakukan kepada Gilad Shalit. Mereka akan menculik orang-orang, menyiksa mereka dan hal-hal seperti itu…Sekarang, apa yang juga saya lihat adalah bukit Zaitun di sebelah yerusalem…akan terbelah menjadi dua. Dan pada saat terbelah menjadi dua, detik itu juga – Sang Mesias akan diungkapkan kepada semua orang. Dalam artian memang benar-benar di hadapan SEMUA ORANG. Semua orang akan melihat Mesias dan akan mengerti bahwa itu adalah Mesias. Inilah Dia, diungkapkan kepada Semua Orang dan Dia akan berdiri di depan pintu masuk bukit Zaitun. Dan Dia akan memilah siapa yang boleh masuk siapa yang tidak. Semua orang yang tidak layak untuk masuk akan berada di luar dan mati. Orang-orang yang layak untuk masuk akan diselamatkan. Saudara harus tahu diselamatkan dari apa. Nanti akan saya jelaskan. Jadi bukti Zaitun akan terbuka dan juga…

Rabbi: Lalu bagaimana itu akan terbuka?

Natan:  Akan terbelah dua…

Rabbi: Sesuatu seperti gempa bumi?

Natan: Tidak, tidak tidak…

Rabbi: Seperti terkena bom atom?

Natan: Tidak, bukan…

Rabbi: Lalu seperti apa?

Natan: Itu akan terangkat…kau tahu…di bukit Zaitun ada kuburan-kuburan, khan?

Rabbi: Ya

Natan: Jadi, ada 2 orang meninggal akan bangkit. 2 orang mati akan kembali hidup. Satu dari sisi sini, dan yang satu dari sisi sana dan akan terpisah terbagi dua. Itulah bagaimana akan terjadi. Dan apa yang saya juga lihat adalah, Mesias adalah sosok yang tidak bisa berdosa(tidak ada dosa). Sosok yang menyesali dosa. Sosok yang sama sekali tidak melakukan pelanggaran. 

Rabbi: Dia menyesali dosa?

Natan: Ya, karena dia menyesali dosa-dosa , Dia tidak melakukan satupun pelanggaran. Dan bukanlah Mesias jika orang tersebut melakukan pelanggaran. Sekarang, Dia adalah seseorang yang bisa jadi kita kenali dengan baik, kita mengetahui-Nya dengan baik. Sngat banyak sekali orang yang mengenal-Nya, menurut apa yang saya sudah ketahui. Tetapi, orang-orang akan sangat sangat terkejut bahwa DIA lah Mesias bagi semua orang. Juga, Sang Mesias akan melawan Obama – bukan hanya itu tetapi Dia akan membunuh Obama dan menguburnya di tanah Israel dan saya melihat hal itu…

Seorang dari peserta: Dia akan menguburnya di tanah Israel?

Natan: Ya. Saya juga melihat saat itu lah bukit Zaitun terbelah menjadi dua dan Mesias akan berdiri di depan pintu masuk tetapi Dia tidak akan melihat siapa yang religious, siapa yang berjenggot atau siapapun orang itu. Namun apa yang Mesias lihat adalah sesuai kekudusan orang tersebut. Dia akan mencium bau setiap orang, dan Dia akan mencium apakah orang tersebut memiliki kekudusan atau tidak, apakah ia murni, apakah ia sudah melakukan Mitzvot, apakah ia sudah berkelakuan baik untuk melihat apakah orang tersebut benar-benar takut akan Tuhan dan Sorga atau hanya sekedar takut akan hukuman dan hal–hal lain seperti itu. Dia tidak akan berkata: “Ah kau memliki topi dan memiliki Kipa (topi kecil orang Yahudi), maka dari itu kau bisa masuk..” Tidak seperti itu. Maksud saya adalah…Ia benar-benar memiliki suatu Kuasa tertentu sehingga Dia dapat merasakan isi dalam hati seseorang yang sebenarnya.

Rabbi: Natan…saya bertanya kepadamu sekali lagi. Kau mengetahui semuanya ini dari sana?

Natan: Saya mengetahui semuanya ini dari sana.

Rabbi: Itu berarti seminggu lalu kau tidak mengetahui apapun tentang hal ini?

Natan: Saya tadinya tidak mengetahui tentang semua ini. Saya tadinya tidak tahu apa-apa…

Seorang dari peserta: Kau tidak membaca buku atau apa? Tidak satupun?

Natan: Tidak…tidak ada…

Rabbi: Tidak, dia tidak membaca buku apapun…

Seorang dari Peserta: Di mana ia belajar?

Rabbi: Natan bukan pelajar Yeshiva (Institut Yahudi yang khusus mempelajari tradisi Yahudi, terutama kitab Talmud dan Torah).

Seorang dari Peserta: Dia tidak pernah mempelajari hal ini?

Rabbi: Tunggu sebentar…Saya ingin mengatakan sesuatu di sini. Lihat apa yang ia katakan dan simaklah. Natan mengatakan bahwa Gog adalah Obama. Dan Gog yang adalah Obama akan jatuh di tanah Israel. Dan Hashem (TUHAN) akan mengubur Obama di sini…

Natan: Di sini di tanah Israel.

Rabbi: Jadi nabi Yehezkiel berkata: “Maka pada hari itu Aku akan memberikan kepada Gog suatu tempat, di mana ia akan dikubur di Israel…” (Yehezkiel 39:11).

Natan: Itu sama seperti yang mereka katakana kepada saya. Tepat!

Rabbi: Itu tadi dari Yehezkiel

Natan: Merupakan hal yang sama persis!

Rabbi: Dan kau tadi mengatakan bahwa bukit Zaitun akan terbelah?

Natan: Ya

Rabbi: Nabi Zakharia mengatakan : “Kemudian TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran. Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.” (Zakharia 14:3-4)

Natan: Apakah itu yang benar-benar tertulis?

Rabbi: Ya, Nabi Zakharia…

Natan: Itulah yang benar-benar saya lihat.

Rabbi: Nabi Zakharia…dia berada jauh di masa lalu.

Natan: Itulah yang benar-benar akan terjadi jika semuanya masih tetap seperti ini. Jika dunia tetap seperti ini, pastinya itulah yang akan benar-benar terjadi.

Rabbi: Nah sebelumnya, ada seorang dari peserta yang menanyakan pertanyaan bagus yang juga ingin saya tanyakan. Bagaimana saya bisa mengetahui ketika semua hal ini sudah akan dimulai?

Natan: Ini akan datang seperti ‘boom’! Pertama-tama, ini sudah dimulai.

Rabbi: Sudah dimulai?

Natan: Berdasarkan dari apa yang sudah saya lihat ini sudah dimulai pada tanggal Elul 27 (11 September 2015), jadi sudah dimulai.

Rabbi: Elul 27 tahun 5775 – tahun lalu.

Natan: Tahun ini…ah ya, tahun lalu…

Rabbi: Kita sudah berada di Tishri, Natan…

Natan: Ya ya…

Rabbi: Dalam kasus ini berarti ini sudah dimulai.

Natan: Perang ini sudah dimulai.

Rabbi: Jadi bagaimana bisa kita tidak merasakan apa-apa?

Natan: Karena Yang Maha Kudus tidak membawanya di awal-awal. Apa yang akan terjadi adalah, suatu hari semuanya akan meledak, sesuatu akan terjadi yang menyebabkan semuanya meningkat dan kita akan segera dan semuanya akan berkata perang dunia ke-3 telah di mulai. Semua orang akan berkata “sudah tidak ada waktu lagi…” Semua orang akan mengerti bahwa ada tanggung jawab Tuhan di situ.

Rabbi: Jadi kau mengatakan akan adanya semacam pembobolan keamanan yang akan sangat menghancurkan dan semua orang akan saling berperang satu sama lain?

Natan: Ya benar sekali. 

Rabbi: Mereka akan berperang satu sama lain, lalu bagaimaa dengan kita?

Natan: Pada mulanya kita tidak akan termasuk di dalamnya kemudian setelah itu barulah mereka akan menyerang kita.


PENGLIHATAN AKHIR ZAMAN – Oleh Veronika Ulrike

Pada awal Agustus 2005 Yesus memberi saya penglihatan. Saya tidak hanya bisa melihat apa yang Tuhan tunjukkan kepada saya, saya bisa merasakannya juga. Saya melihat banyak orang diangkat ke surga, dan merasa seseorang meraih pinggang saya dan segera, dengan kecepatan tinggi saya menembus langit-langit rumah saya dan ke surga. Pada titik pengangkatan ini saya berpikir: "Ini luar biasa, saya tidak menyentuh langit-langit!" Di Surga (dalam penglihatan) Yesus berbicara kepada saya bahwa saya akan tinggal selama tiga hari di bumi untuk memperingatkan semua orang Kristen, yang tertinggal setelah Pengangkatan! Biarkan saya memberitahu saudara apa yang saya alami segera setelah saya berada di bumi lagi:


Mungkin bagi saya untuk mendengar sangkakala, mewartakan kedatangan Tuhan, yang ingin mengambil mempelai-Nya bagi diri-Nya. Saya terkejut melihat berapa banyak orang Kristen gagal ikut dalam Pengangkatan, bahkan mereka adalah pendeta yang terkenal melalui program TV. Namun, saya tidak mengenali siapa pun di sana, yang mana jauh lebih baik bagi saya, karena tidak ada seorangpun yang bisa bertanya kepada saya: " Apakah kau melihat saya?"

Di luar tampak gelap, meskipun itu siang hari, bayangkan saja berjalan melalui sebuah taman saat matahari terbenam sendirian dan mendengar suara-suara aneh dari segala penjuru, itu situasi yang aneh. Saya menyadari bahwa Roh Kudus tidak ada di sana dan kegelapan di siang hari ini adalah akibat dari itu. Setiap orang bisa melihat setan dan orang-orang berteriak karena takut. Setelah pengalaman ini saya merasakan kesedihan yang mendalam karena begitu banyak yang tertinggal.

Pemikiran bahwa banyak orang tidak akan percaya pada saya, membuat saya menangis. Karena kurangnya kebijaksanaan, karena perbuatan keji, kenajisan, ilmu sihir, kecemburuan, ledakan amarah, ambisi egois, perselisihan, perzinahan, penyembahan berhala, kebencian, kemurtadan, iri hati, pembunuhan, mabuk, persaingan, menolak sesama orang percaya dan kurangnya kasih akan membuat mereka melewatkan pengangkatan, menurut Galatia 5: 16-21, dan Paulus berbicara kepada orang-orang Kristen.

Orang-orang percaya; percayalah, neraka itu nyata dan jika kita tidak melepaskan dosa yang disebutkan di atas dan mengijinkan Tuhan untuk menguduskan kita, jika kita tidak mematuhi Firman-Nya, neraka adalah di mana kita akan berakhir.


- Oleh Veronika-Ulrike (Jerman)

Minggu, 08 November 2015

Pengangkatan

Hamba Tuhan cilik Laura Wanma
Firman Tuhan Katakan di Matius 24:38-42,  Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. 

Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

Kisah Nyata:
Sabtu 17 Nov 2012. Pukul 16.30. wit. Di hotel Maju Jl. Iman bonjol - kota Biak Papua. Ada tanda seperti tiang awan dan pelangi persis diatas hotel. Hamba Tuhan cilik Laura Wanma, tiba-tiba menghilang dalam kamar hotel. Ibu dan Hamba Tuhan serta dengan beberapa anggota tim yang bersama-sama dengan dia, panik, berusaha mencari di sekitar hotel tapi tidak ditemukan. Setelah 20 menit mencari lalu ibu dari lala kembali kekamar dan melihatnya sedang berbaring diatas tempat tidur, setelah 30 menit kemudian, baru ia dapat bersaksi tentang apa yang baru saja dialaminya… Tuhan Yesus menjemputnya hidup-hidup (bukan rohnya saja tapi juga tubuh jasmaninya) Tuhan Yesus berpesan bahwa pengangkatan akan terjadi tidak lama lagi. Mari kita mempersiapkan diri kita untuk kedatangan-Nya dengan hidup kudus dan tak bercacat dihadapan-Nya.


Pertanyaan: Apa itu Pengangkatan Gereja?
Jawaban: Kata “pengangkatan” tidak muncul di dalam Alkitab. Namun demikian, konsep mengenai Pengangkatan diajarkan dengan jelas dalam Alkitab. Pengangkatan Gereja adalah peristiwa di mana Allah memindahkan semua orang percaya dari bumi ini untuk membuka jalan bagi penghakimanNya yang adil ditumpahkan ke bumi pada masa Tribulasi. Pengangkatan terutama dilukiskan dalam 1 Tesalonika 4:13-18 dan 1 Korintus 15:50-54. 1 Tesalonika 4:13-18 menggambarkan Pengangkatan sebagai Allah membangkitkan semua orang percaya yang telah meninggal, memberi mereka tubuh kemuliaan, dan kemudian meninggalkan dunia ini bersama dengan orang-orang percaya yang masih hidup, yang juga telah diberikan tubuh kemuliaan. “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan” (1 Tesalonika 4:16-17).

1 Korintus 15:50-54 memusatkan pada natur Pengangkatan yang bersifat mendadak dan pada tubuh kemuliaan yang akan kita terima. “Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah” (1 Korintus 15:51-52). Pengangkatan adalah suatu peristiwa yang mulia yang kita perlu rindukan. Pada akhirnya kita akan bebas dari dosa. Kita akan berada di hadapan Allah untuk selamanya. Ada terlalu banyak perdebatan mengenai makna dan cakupan dari Pengangkatan. Bukan ini maksud Tuhan. Dalam hubungannya dengan Pengangkatan, Allah ingin kita menghiibur “seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.”

Penglihatan Pengangkatan
By Jannet Balderas Canela
Tuhan berkata, "Hamba akan Ku-tunjukan saatnya, bagaimana kedatangan Ku akan terjadi." Saya berkata,"Tuhan telah banyak yang kulihat,mengapa Tuhan menunjukankan ku yang lebih?" Kami tiba pada Tahta Allah, saya lihat ribuan Malaikat berkumpul. Kami mulai turun, dan berhenti pada awan-awan putih yang indah. Tuhan memberi perintah pada Malaikat-malaikat untuk datang dan menerima Gereja, Tuhan katakan, "Hamba perhatikan baik-baik, beginilah saatnya Aku datang kembali, inilah kedatanganKu."

Kulihat orang-orang terangkat di keempat penjuru bumi, memuji nama Tuhan. Dan dipenuhi kuasa Allah. Berpakaian putih dan terangkat.Mereka nyanyikan lagu indah,"Kudus, Kudus, Kuduslah ya Tuhan! Terimakasih Bapa! Sebab Engkau telah mengangkat kami! Terimakasih Tuhan, sebab Engkau telah mengangkat kami!"

Kulihat berbagai jenis orang, tinggi, pendek, hitam, putih. Semua orang, dan semua Malaikat terangkat bersama-sama kearah dimana kami berada. Semuanya penuh Ucapan Syukur bagi Tuhan, kami semua berkata, "Kudus! Kudus! Kuduslah Tuhan!" sangat luar biasa, Saya melihat banyak orang dan berpikir saya mengenal mereka. Mereka semua dipenuhi kemuliaan Allah.

Penglihatan Masa Tribulasi (Kesukaran)
Apa yang terjadi setelah pengankatan orang-orang kudus, maka yang terjadi adalah masa kesukaran, dimana orang-orang akan berusaha mecari damai tapi tidak menemukan damai tersebut.

Setelah itu kami tiba pada Takhta Allah, Tuhan berkata, "Hamba, marilah." Kami keluar dari ruangan Tahta dan tiba di suatu tempat berjendela kecil. Tuhan berkata, "Hamba, pandanglah kebawah." kulihat desolasi yang buruk, desolasi yang dasyat; seluruh bumi penuh kesulitan dan penderitaan. Tuhan berkata, "Lihat Hamba, inilah yang akan terjadi setelah Ku-jemput Umat-Ku dari bumi, kejadian ini setelah kedatangan-Ku, kejadian ini setelah Gereja-Ku berada disini bersama-Ku."Kulihat desolasi yang sangat dasyat.

Kulihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu,Kulihat Bapa mencari anaknya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Allah yang Maha Kuasa telah membawa mereka. Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya.Orang-orang mencari tetangga nya namun tak menemukannya,sebab Tuhan telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.

Sesuatu dasyat telah terjadi diseluruh bumi. Ku-lihat pendeta berlari dari satu tempat ketempat lain, saya bertanya, "Tuhan, mengapa orang itu berlari kian kemari?" Tuhan menjawab, "Hamba, orang ini seorang pendeta, namun karena Dia mengira Aku akan berlambat, diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku datang sekarang,dia mengira saat kedatanganKu sangat lama,itu sebabnya dia tertinggal." Pendeta itu berlari kian kemari,berkata "Tuhan, mengapa saya tertinggal dibelakang? Jika saya seorang Pendeta, jika saya mempunyai posisi dalam Gereja, dan Gereja telah pergi, saya tertinggal?mengapa?" Tuhan menjawab,"Hamba, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatanganKu akan di perlambat, sebab itu, dia tertinggal."

Kulihat orang itu disiksa. Dia berkata,"Yang Kuinginkan yaitu di angkat bersama Yesus! Yang kumau yaitu bersama Tuhan sebab aku tak mau disini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini!"dia terus berlari kian kemari dan bertanya pada dirinya, "mengapa saya tertinggal? Bawalah saya denganMu Tuhan! Saya tak mau disini dan menderita!" Tuhan berkata, "Hamba, tak ada yang dapat Kuperbuat sekarang, sekian lama Aku berbicara dengannya dan berkata bahwa Aku datang segera, namun dia tidak mempercayai-Ku, baiklah, sekarang dia tertinggal."

Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba mencari damai namun tak menemukan. Mereka berteriak,"Kami inginkan Firman Hidup! Kami haus Firman Allah!"Namun sudah terlambat, sebab Tuhan telah membawa Gereja bersamaNya.

Kulihat anak-anak muda perempuan dan lelaki berlari di hutan,dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukan. Tuhan berkata mengapa,’ Hamba AKu telah membawah GerejaKu, sekarang setan-lah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi dibumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ketempat lain. mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut. Menyalakan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! sangat sulit sebab Tuhan telah membawah GerejaNya.

Masa sukar di bumi, Kulihat hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan, "kami inginkan kasih!Kami inginkan damai!" Namun terlambat! Tuhan berkata,"Lihat HambaKu, Aku telah berbicara pada mereka, Aku memberikan waktu mengetok pada pintu hati orang-orang ini, Namun mereka tak mau melihat padaKu. baiklah,sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat Ku-lakukan bagi mereka sekarang. mengapa,sebab Aku telah membawah GerejaKu bersama Ku. Sedang Umat-Ku berada di Surga dengan-Ku menikmati perjamuan kawin anak Domba, sementara orang-orang ini dalam penderitaan,akan ada tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman-Ku, mereka lebih suka ber lelucon dan mengkritik Firman-Ku."

Pengangkatan dan hari kesukaran yang besar
by Angelica Zambrano
Kami berjalan ke suatu tempat dengan layar raksasa, dan aku melihat orang-orang di dalamnya. Aku bisa mengamati seluruh dunia. Lalu tiba-tiba aku melihat ribuan orang menghilang. Wanita-wanita hamil telah menghilang kehamilannya, dan mereka tampak seperti gila berteriak-teriak. Anak-anak telah menghilang dari keseluruhan. Banyak orang lari dari sini ke sana, berteriak, “Ini tidak bisa, hal ini tidak bisa terjadi! Apa yang terjadi?”

Aku melihat orang-orang yang telah mengenal Adonai, yang tertinggal. Mereka mengatakan bahwa Ha Mashiah telah datang, Pengangkatan terjadi.Mereka berteriak dan ingin bunuh diri, tetapi mereka tidak bisa mati. Adonai berkata kepadaku,“Putri, pada hari-hari itu, maut akan lari; putri, pada hari-hari itu Roh Kudus tidak akan ada lagi di Bumi.” (Wahyu 9:6) Ada kecelakaan-kecelakaan tetapi aku tidak melihat orang mati seorangpun: mereka semua hidup, walaupun terluka.

Aku mengamati lalu lintas yang luar biasa dengan ribuan orang. Ia berkata, “Putri, lihat, ini adalah bagaimana segala sesuatu akan terjadi.” Aku kemudian melihat orang-orang berlari dari satu tempat ke tempat lain, berteriak,“Ha Mashiah telah datang, Ha Mashiah telah datang!” Mereka akan memohon, “Adonai, maafkan aku, maafkan aku, bawa aku denganMu!”

Tapi sayangnya Adonai berkata, “Ini akan sangat terlambat. Waktu untuk bertobat adalah sekarang… Putri, pergi katakan pada manusia untuk mencari Aku, karena selama waktu itu tidak akan ada lagi kesempatan. (Yesaya 55:6)Putri, itu akan terlalu terlambat bagi semua orang yang tertinggal.” Ketika Yeshua mengamati bagaimana orang tertinggal, Ia mulai menangis dan berkata, “Putri, Aku akan pergi ke Bumi sebagaimana dikatakan dalam 1 Tesalonika 4:16-17 : Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Adonai sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Ha Mashiah akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Adonai di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Adonai.“

Tapi tidak semua orang akan pergi dengan Adonai, hanya mereka yang melakukan kehendak-Nya (Matius 7:21) dan hidup dalam kekudusan.Karena Adonai mengatakan padaku, “Hanya mereka yang kudus yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, (Ibrani 12:14), Tidak ada seorangpun yang tahu, baik hari maupun saatnya dimana Aku akan datang bagi umatKu yang kudus, bahkan malaikat pun tidak mengetahuinya.” (Matius 24:36)

Pada layar aku melihat orang-orang berlarian. Majalah dan berita TV mengatakan bahwa “HA MASHIAH TELAH DATANG.” Layar itu tertutup, dan Yeshua menyelesaikan dengan berkata, “Aku akan datang untuk orang-orangKu yang kudus.”Ini semua yang la tunjukkan. Setelah itu, Ia membawa aku kembali ke Bumi.

Dengan malaikat berkumpul di sekeliling, kami mulai menuruni tangga yang indah ini; anak-anak tangga putih dengan bunga-bunga di sekitar mereka. Aku menangis sepanjang jalan, memohon dengan Yeshua, “Adonai, tolong, jangan tinggalkan aku di sini. Bawa aku denganMu!” Ia menjawab, “Putri, bangsa-bangsa, keluargamu sedang menunggumu… Putri, engkau harus masuk tubuh itu. Engkau harus menerima kehidupan, putri, sehingga engkau dapat pergi dan bersaksi apa yang telah engkau lihat. Banyak yang tidak akan percaya; banyak orang akan percaya padamu, tetapi Akulah Saksimu yang setia. Aku bersamamu. Aku tidak pernah akan meninggalkanmu.”