Kamis, 03 Oktober 2013

PEWAHYUAN YANG MENDALAM TENTANG TANGGA YANG MENUJU KEPADA KEMULIAAN DAN KEJATUHAN PARA PELAYAN TUHAN

Sebuah pesan penting dari Dr Augusto Maquengo dari Angola : PEWAHYUAN YANG MENDALAM TENTANG TANGGA YANG MENUJU KEPADA KEMULIAAN DAN KEJATUHAN PARA PELAYAN TUHAN

Hari ini sebelum doa tengah malam dengan para prajurit doa internasional, TUHAN mengunjungiku dan membawaku untuk menunjukkan padaku tangga kemuliaan yang menuju ke istana putih mulia di puncak gunung (Gunung Sion). Sebelum seseorang menaiki tangga-tangga itu, di sisi kiri berdiri antrian panjang para gadis muda dan wanita-wanita yang cantik, menarik dan menggoda yang menarik para hamba Allah yang sedang mendaki tangga kemuliaan.

Tangga-tangga itu terbuat dari berlian yang memiliki warna air kebiruan dan dihiasi dengan berlian. Tangga-tangga itu memiliki rel tangga di tengahnya dan di sisi kirinya adalah jutaan wanita penggoda yang berkilauan membuat begitu banyak pendeta jatuh dari tangga kemuliaan kepada aib.

Di sisi kanan tangga kemuliaan, di mana duduk beberapa orang yang memverifikasi tindakan dan langkah-langkah dari para hamba Allah yang menaiki tangga. Ini yang di sisi kanan, aku tahu mereka adalah anak-anak Allah (atau menurutku malaikat) dan mereka duduk untuk melihat bagaimana para pelayan Allah akan sampai ke istana di atas gunung.

Aku berdiri di kaki gunung dan menonton dari jauh bagaimana hamba Allah yang pertama dimana dalam wahyu ini tampak sebagai Pendeta besar di bumi. Yang pertama menaiki tangga tapi mata mereka melihat para wanita muda yang menggoda dan menarik di sebelah kiri saat mendaki tangga itu dan tiba-tiba, yang satu ini jatuh tepat ke bawah dan putri duyung berlari untuk mendapatkan dia dan menanganinya di sisi kiri mereka. Wanita-wanita ini bersinar dalam kenajisan dan keduniawian dan mereka dalam mantera yang konstan untuk menarik siapa pun yang menaiki tangga kemuliaan menuju ke istana putih. Hal ini memiliki kekuatan yang besar untuk melahap para hamba Allah yang tampaknya akan melihat mereka dengan nakal atau mata penuh nafsu.

Lalu aku melihat beberapa Pendeta mencoba untuk menaiki tangga itu tapi mata mereka tertuju pada keindahan para putri duyung yang tampak begitu menginginkan dan sedap bagi mata yang memandangnya, dan mereka ini juga jatuh dari tangga kemuliaan dan para wanita itu mendapatkan mereka dan melayani mereka dalam segala macam kenajisan dan dosa.

Ketika aku sedang menonton adegan ini diungkap, dalam roh aku merasa marah dan aku bertekad untuk menentang wanita-wanita muda itu dan mencapai ke puncak tangga untuk masuk ke istana putih. Aku tahu dalam hatiku bahwa jika aku gagal, aku juga akan gagal di dunia fisik. Aku juga tahu bahwa ada banyak hal yang dipertaruhkan di sini tapi sementara aku marah dalam roh, dagingku menginginkan untuk melihat wanita-wanita penggoda ini dan aku tidak berusaha untuk mengatasinya. Setelah melihat begitu banyak para hamba ALLAH yang telah gagal menaiki tangga, giliranku tiba untuk mendaki.

Aku menaiki tangga untuk mendaki. Mereka yang di sisi kanan dengan penuh perhatian melihat dan menantikanku dan putri-putri duyung yang di sisi kiri terus merapalkan mantra-mantranya dengan gencar terhadapku. Aku terus menaiki tangga itu sampai pada tangga ketiga tanpa berpegangan pada rel tangga ketika tiba-tiba, kaki kiri ku terpeleset kembali ke tangga kedua dan aku hampir jatuh ke tanah. Segera saja aku berpegangan pada rel tangga dan mencengkeramnya dengan baik dan bernapas keras dan kusadari sekarang bahwa tidak mudah untuk mendaki tangga itu tanpa bantuan rel tangga. Ketika hal itu terjadi, wanita yang menanti di sisi kanan mengatakan: "kau lihat, kami tahu kau adalah seorang pendeta, dan kami mengenalmu dengan sangat baik. Aku melihatmu dari bawah dan kau mengabaikan untuk berdoa dengan baik sebelum menaiki tangga-tangga kemuliaan. Berdoalah senantiasa dengan tekun sebelum datang untuk mendaki tangga ini karena wanita-wanita yang kau lihat di sisi kiri itu, ada berjuta-juta putri duyung yang menarik begitu banyak hamba-hamba TUHAN dan mendapatkan mereka kembali. Ini adalah reklamasi, katanya". Wanita itu juga mengulangi, untuk mendaki tangga-tangga ini, kau benar-benar perlu untuk berdoa dengan serius dan tidak mengabaikan fakta bahwa wanita-wanita ini sangat menggoda dan dapat dengan mudah membuatmu jatuh.

Ketika mendengar itu, aku menyadari bahwa aku perlu untuk menaiki tangga KEMULIAAN, DENGAN CEPAT MERAIH DAN BERPEGANGAN PADA REL-REL TANGGA (Satu-satunya Pendukung/Penolong yang ku punya) dan berjalan. Aku mulai melangkah dengan tegas setiap saat, aku memegang tempat pegangan tanganku di depan rel tangga sebelum melangkah maju. Aku naik, dan naik dan naik dan naik tangga Kemuliaan sampai akhir. Ketika aku mencapai akhirnya, aku menarik napas dalam-dalam dan memproklamirkan kemenangan atas putri-putri duyung dan wanita-wanita jahat dan semua orang di sisi kanan takjub dengan keberhasilanku. Aku sendiri sangat gembira, kagum dan sadar penuh betapa keras dan sulitnya perjuangannya itu. Aku sampai di puncak dan sekarang bisa masuk ke Istana yang kupercaya itu adalah puncak gunung Sion kemuliaan .

Para wanita di sisi kiri sangat kecewa bahwa aku berhasil mencapai puncak tangga tanpa jatuh kembali seperti semua orang pendeta yang berhasil mereka tarik dan goda dalam keduniawian. Kemudian di Atas itu aku berpikir, wow! Bagaimana mudahnya Pendeta-pendeta tersebut terjatuh dan bahkan diriku sendiri hampir jatuh.

Aku terbangun gemetar dan betapa susah payahnya aku berhasil mencapai puncak dengan bantuan rel tangga dan Roh Kudus memberikan penafsiran yang dalam di bawah ini sementara berdoa dengan tim doa.

MAKNA SPIRITUAL DARI MIMPI PEWAHYUAN YANG MENDALAM:
TANGGA KEMULIAAN - ini adalah jalan takdir menuju keabadian. Ini adalah Jalan Kudus bagi TUHAN di mana setiap hamba TUHAN harus berjalan ke untuk dapat masuk ke istana TUHAN di atas gunung Sion.

REL-REL TANGGA YANG ADA DI TENGAH TANGGA KEMULIAAN - Ini melambangkan jangkar, satu-satunya penolong. Tuhan adalah perlindungan dan kekuatanku pertolonganku dalam kesesakan. (Mazmur 46:1) . Ini adalah Tuhan sendiri. Ini adalah Roh Kudus dari ALLAH yang membantu kita dalam semua kelemahan.

ISTANA PUTIH - ini adalah Istana TUHAN. Ini adalah pencapaian akhir kemuliaan ketika kita mengatasi semua rintangan kehidupan.

PARA WANITA PENGGODA DI SISI KIRI - wanita ini mewakili hal-hal dunia, keinginan mata, harga kehidupan dan keinginan daging. Mereka begitu menarik dan menggoda untuk para pendeta yang terlalu banyak memberi perhatian kepada mereka. Mereka sangat indah untuk dilihat dan inilah mengapa para pendeta jatuh dari kemuliaan kepada rumput. Ini adalah dosa seksual, hasrat seksual, nafsu dan cinta uang dan kesenangan hidup ini.

ORANG-ORANG YANG BERADA DI SISI KANAN TANGGA KEMULIAAN - Bahkan aku menyadari mereka ini adalah anak-anak Allah. Mereka ini adalah para malaikat ALLAH yang memverifikasi dan menonton dan mendaftar segala sesuatu yang terjadi di muka bumi untuk para pelayan dan anak-anak ALLAH yang menaiki Tangga Kemuliaan. Mereka menyatakan dan memperingatkan kita dan memberitahu kita apa yang harus dilakukan. Orang-orang yang khusus ini berkaitan denganku dan mereka ingin agar aku berhasil dan mereka lega dan gembira ketika aku berhasil mencapai puncak.
PARA PENDETA YANG MENAIKI TANGGA - ini adalah Hamba-hamba ALLAH, Anak ALLAH yang mengarah ke surga tapi yang tergoda oleh hal-hal dunia dan peduli pada kehidupan ini. Alih-alih melihat Yesus Kristus, pencipta dan penyempurna iman, mereka melihat dan memperhatikan hal-hal dunia dan kekuatan godaannya.

REKLAMASI - Ini adalah kehidupan masa lalu. Ini adalah anggota yang bertikai dalam daging kita yang membujuk kita untuk kembali ke hal-hal dunia. (1 Yohanes 2:14-16)

AYAT-AYATNYA:
1 Kor 10:12 - Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

1 Yohanes 2:15 - Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.

1 Yohanes 2:16 - Sebab semuanya yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

1 Petrus 4:2 - supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.

1 Petrus 4:3 - Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang.

Ayub 31:1 - Aku telah menetapkan syarat bagi mataku, masakan aku memperhatikan anak dara?

Saudara-saudara terkasih, TUHAN menyerukan dunia dan Gereja untuk bangun karena setiap saat, pengangkatan akan terjadi. Persiapkan kedatangan TUHAN dalam Kekudusan mutlak dan kebenaran.

Saudaramu dalam Melayani dari Tuan dan Panglima TUHAN Yesus Kristus

BANGUNLAH GEREJA, BERTOBATLAH DAN KEMBALI PADA TUHAN DALAM KEINTIMAN DENGAN ROH KUDUS. DIA AKAN MEMASUKKANMU KEMBALI SEBAGAI GADIS YANG BIJAKSANA JIKA KAU BERTOBAT. KOBARKAN KEMBALI API DALAM HATIMU DAN CARILAH TUHAN.

Persiapkan jalan bagi TUHAN dalam segala kemurnian, kebenaran dan kekudusan.
Sdr. Augusto Maquengo

Diterjemahkan oleh Victor Itoy Suherman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar