Minggu, 26 Mei 2013

Penglihatan Meja Perjamuan - Oleh Watini Chandra

Pada tgl 25 Mei 2013

Aku melihat meja perjamuan yang sangat puanjang buanget…seperti jalan tol!!! Di meja penuh makanan ada kue-kue, roti, buah-buahan, minunan sirup, sup, ice yang sangat lezat dan manis-manisan….. dan aku melihat pria dan wanita seperti putri dan pangeran dengan mahkota dikepala..duduk disana, mereka sangat cantik dan tampan sekali….duduk berhadapan di meja perjamuan dengan riang gembira…….!!!
Mereka memakan perjamuan dengan lahap………dan mimik muka mereka seperti menikmati makanan yang paling enak dan lahap. Memuji dan menikmati dengan terkagum-kagum, aneh setiap meja..yang piring kosong terisi kembali makanan baru, tidak pernah habis habisnya dan selalu penuh terus!! Begitu riang dan gembira mereka berkumpul dan makan disana… dan kondisi perjamuan itu mereka duduk saling berhadap-hadapan satu dengan yang lain sampai pada keujungnya…dan disana, aku melihat bangku megah yang bertaburan permata…Lalu aku terbang seperti menuju ujung dunia, dengan kecepatan tinggi, dan aku melihat ada seseorang duduk meja ujung dan ada ditengah-tengah meja yakni seseorang yang sangat spesial dan berwibawa duduk bersama mereka…yang kulihat adalah wajah Yahsua yang ikut makan bersama dengan yang lain, menyambut begitu akrab dengan yang lain…dan dari yang aku bisa gambarkan suasana perjamuan benar-benar mirip banget seperti makanan kerajaan…dan Yahsua makan sambil memperhatikan kiri dan kanan dengan senyum paling manis. Mereka saling berbicara dan tertawa gembira…seolah-olah sudah kenal lama….tiba-tiba Yahsua berkata dengan suara keras…TERIMA KASIH ANAK-ANAKKU….TERIMA KASIH SEMUA ATAS KESUNGGUH-SUNGGUHAN KALIAN, DAN TERIMA KASIH ATAS KEKUDUSAN DAN KESETIAAN KALIAN YANG SELALU MENGIKUTI JALANKU …!! SEKALI LAGI TERIMA KASIH ANAK-ANAKKU…lalu suasana sepi….tapi tak lama dari itu riuh kembali, disambut dengan tepuk tangan dan tawa riang…membuat suasana tambah lebih ramai daripada sebelumnya!!
Lalu aku melihat jurang bawah, aku melihat banyak pria dan wanita dengan baju yang terbakar, lusuh kumal, penuh luka dan kotor melihat keatas….mereka berusaha naik keatas..tapi tak bisa…seolah-olah jurang itu begitu licin…dan sulit didaki. Aku melihat mereka haus dan lapar..meminta-minta!! tangan keatas…mengapai-ngapai dan memanggil-manggil tapi yang diatas tidak mendengar teriakan mereka…seolah ada dinding kaca yang memisahkan antar jurang bawah dengan yang ada di tempat pesta pora tersebut. Dan aku merasa sedih melihat kondisi dan kesusahan mereka…tapi aku tak berdaya untuk menolong mereka…!!!

Wahyu 19:6-10
Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah." Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."

Lalu aku melihat sesorang yang usia lanjut duduk diatas tahta putih yang tidak sabar dan sangat marah banget….dan yang aku lihat Cuma kakinya yang besar begitu tegang ….dan sinar yang keluar dari tubuhnya seperti menyala-nyala…….cahaya mirip mau kebakar !!! Lalu tiba – tiba ada sekebat cahaya putih yang muncul adalah Yahsua sendiri yang langsung berlutut…trus menerus memohon sesuatu…seolah membujuk untuk menundah kemarahan yang menyala-nyala! Lalu tiba-tiba suasana kembali tenang dan cahaya putih terang benderang lagi…membuat suasana keadaan jadi normal lagi. Seperti bujukan yahsua dapat meredakan hati bapa yang menyala-nyala2 dan menunda kemungkin buruk terjadi.
Dalam hal ini untuk Para mempelai Tuhan…untuk tetap menjaga kekudusan dan berjaga-jaga senantiasa dan tetap setia sampai akhir. Berlari sampai pada garis finish…karena piala sedang menanti anak-anak yahsua untuk kembali di sorga nanti!

Oleh watini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar