Kamis, 05 September 2013

Jangan Mementingkan diri sendiri, tapi utamakan kepentingan umat Tuhan

Pesan Tuhan 1 September 2013

Saat selesai doa, saya coba untuk istirahat tapi entah ada apa hati ini seperti terbakar dan emosi meluap-luap seperti mau mengungkapkan sesuatu. Tiba tiba saya seperti mendengar lagu dan tiba-tiba tubuh saya seperti ditarik tegak dan bangun untuk menyembah dan kemudian saat saya berdoa dan menyembah serta memuji saya merasa Yahwe mengatakan sesuatu. Lalu saya coba menulis apa yang disampaikan:

"Hambaku dengarkan AKU. AKU berkata kepadamu, dengarkan AKU. AKU tahu apa yang menjadi tujuanmu. AKU tahu, AKU berseru kepadamu. AKU butuh engkau, hambaKU AKU membutuhkanmu. AKU ingin semua tahu karena AKU ini mengasihi kalian. AKU tidak mungkin menunda-nunda semuanya. AKU ingin menjangkau kalian karena AKU menyayangi kalian tapi kalian telah melupakan tujuan kalian. AKU ingin kalian semua mengerti kenapa AKU berkata seperti ini, karena AKU tak ingin kalian tertinggal, karena AKU menyayangi kalian, apapun semuanya kukatakan semua kepadamu. AKU tidak mau kalian semuanya tertinggal di dunia ini, AKU tidak mau kalian tertinggal. Tapi tahukah bahwa kalian hanya mau mementingkan untuk diri kalian saja karena kalian terlalu egois, kalian terlalu serakah untuk diri kalian sendiri. AKU tidak mau kalian semua seperti manusia-manusia di dunia ini. Kalian terlalu egois. Semuanya dengarkanlah AKU, kalian semua egois sekali. Apakah kalian mau terus-terusan seperti ini. Janganlah kalian egois, janganlah kalian serakah. Kalian selalu mau menang sendiri, egois benar kalian mau menang sendiri. Kalian seperti apa? Seperti duri kalian sendiri, kalian hanya mau menang sendiri, maunya hanya dimenangkan saja. Kalian terlalu egois, terlalu serakah. Mau menang saja, tidak mau mengalah. Apakah kalian mau menjadi dunia dalam kasih yang kosong? Kalian mau seperti dunia inikah?? Kemarahan, keegoisan keserakahan... itu seperti menjauh dariKU.

Kalian telah melupakan tujuan kalian sendiri karena terlalu mentingkan diri sendiri. Keserakahan seperti apalagi...jika kalian ingin menang sendiri, kalian tidak pernah memikirkan orang lain. AKU tahu itu semua. Kalian mau menang sendiri karena kalian serakah, kalian hanya mementingkan diri kalian sendiri. Egois seperti itukah yang kalian inginkan? Kalian hanya mau tahu diri kalian sendiri. Kalian tidak pernah mau tahu orang lain. Itu karena kalian terlalu memetingkan diri kalian sendiri, kalian serakah, kalian egois. Semua terjadi karena keegoisan kalian sendiri. Apapun yang KUkatakan kepadamu, semuanya dengarkan AKU. AKU sudah memperingkatkan, janganlah kalian mementingkan diri kalian sendiri. Keserakahan itu membuat kalian jatuh. Keegoisan itu akan membuat kalian lupa akan diri kalian sendiri. Kalian terlalu mengutamakan apa yang kalian inginkan. Keserakahan, kemauan diri kalian sendiri....kalian terlalu memenangkan diri kalian sendiri...kalian terlalu serakah...serakah semuanya. Tidak tahukah kalian semuanya seperti apa keegoisan kalian?? Sungguh-sungguh kalian semua dengarkan AKU. AKU tidak tahu apalagi yang harus AKU katakan. Peringatan peringatKU pun juga sudah diberikan. Kalian bisa jatuh karena kalian egois. Kalian serakah, kalian mengutamakan hidup kalian saja dan tidak pernah mau memikirkan orang lain. Kalian mau senang sendiri. Keserakahan itu yang akan membuat kalian jatuh. Kalian tidak tahu apa yang kalian hadapi nantinya. Dengarkan AKU, AKU berkata pada kalian, janganlah kalian seperti dunia ini. Kalian egois, kalian serakah. Kalian akan jatuh sendiri, kalian tidak tahu seperti apa nantinya. Sewaktu-waktu kalian akan masuk dalam kesalahan Tunjukanlah bahwa kalian seperti orang dewasa. Jangan seperti anak anak karena kalian bukan anak anak dunia ini. Tapi kalian adalah anak anakKU, kalian harus seperti orang dewasa dan jangan seperti anak-anak yang harus merebut sesuatu yang harus dimiliki.

Kalian bukan pemilik segalanya. Kalian harus seperti orang dewasa. Kalian harus mementing orang lain dan utamakan siapapun untuk orang lain. Kalian jangan egois. Kalian jangan serakah. Kalian jangan nafsu, jangan mengundang kemarahan. Jangan kalian lakukan karena kalian akan terjebak dengan keegoisan kalian. Sungguh kalian selalu serakah semuanya, yang AKU lihat adalah kalian terlalu mengutamakan kepentingan diri kalian sendiri saja karena kalian tidak pernah melihat kepentingan orang lain. Begitu egoiskah kalian semua di sini? Kalian selalu melihat dalam diri kalian. Kalian tidak pernah melihat orang lain lagi. Benar-benar kalian seperti dunia inikah?? Sudah AKU katakan kalian selalu serakah, serakah semuanya! Kalian mengutamakan diri kalian. Kalian mementingkan diri kalian semuanya! Kalian tidak tahu seperti apa dunia ini. Klian selalu mau dimenangkan, selalu mau diutamakan, kalian selalu ingin diurus. Semuanya dengarkan AKU. AKU berkata kepadamu. Kalian jangan sama seperti dunia ini karena dunia ini tidak mengenal kasih. Kalian tidak pernah tahu, firmanKU sudah mengatakan jangan kalian seperti dunia ini. Kalian telah mengerti firman-firmanKU. Kalian harus berubah seperti orang dewasa. Kalian jangan lagi seperti anak anak. Jangan terlalu egois, jangan serakah jangan mengutamakan hidup kalian sendiri. Kalian benar-benar seperti orang dunia ini. Tidak tahukah kalian seperti itu? Itu menyakitkan seperti yang Kulihat. Betapa menyakitkan jika AKU terus menerus melihat kalian tidak berubah. Bahkan seperti anak anak saja kalian di sini semua.

Ya...sungguh kalian seperti anak-anak yang mengutamakan diri kalian sendiri. Benar-benar seperti anak anak yang tidak pernah mau menjadi orang dewasa. Kalian tidak pernah belajar sesuatu seperti orang dewasa karena kalian selalu mengutamakan pikiran-pikiran kalian yang terlalu bodoh. Mengapa? Karena kalian selalu serakah, serakah semuanya...semuanya dengarkan AKU, karena AKU berkata kepada kalian. Semua demi kepentingan kalian sendiri. Anak-anakKU janganlah kalian seperti dunia ini, kalian harus seperti orang dewasa. Kalian jangan seperti anak anak. Kalian harus jadi dewasa yang tidak pernah serakah. Jangan kalian mengutamakan kepentingan kepentingan diri kalian sendiri. Ingat anak-anakKU, kalian harus seperti orang dewasa yang mengutamakan kepentingan-kepentingan orang lain. Jangan kalian egois karena keegoisan itu akan menjatuhkan kalian. Jangan kalian serakah karena serakah akan menjebak kalian. Jangan kalian tidak pernah ingin mengenal sesama kalian karena kalian terlalu mengutamakan diri kalian sendiri saja, karena kalian hanya mencari keselamatakan kalian saja. Kalian tidak pernah memikirkan orang lain karena kalian selalu egois dan serakah. Itu yang membuat kalian jatuh terus menerus dan tidak pernah akan ada naiknya. Apakah kalian mau berbalik? Dengarkan AKU, kalian mau menyerahkan itu semuanya?? Kalian bangunlah. Kalian pasti akan merasakan kebaikan dalam diri kalian sendiri. Sungguh kalian mau melepaskan keegoisan kalian jika kalian merasakan kasihKU?

AKU tidak melihat kalian mau berubah...jangan kalian seperti anak-anak yang mengutamakan kepentingan-kepentingan sendiri. Kalian harus mengutamakan kepentingan-kepentingan kerajaanKU yang mana harus belajar jadi dewasa. Kalian tidak boleh seperti anak-anak yang harus terus berkelahi. Kalian harus mengutamakan kepentingan-ekpentngan kerajaanKU. Kepentingan-kepentingan umatKU. UmatKU yang harus diutamakan. Jangan kalian melhat diri kalian, jangan kalian serakah. Kalian harus seperti orang dewasa. Kalian harus dewasa, jangan kalian terjebak oleh keiinginan kalian sendiri, kalian tidak seperti ini. Kalau kalian tidak mau bersatu dan mengutamakan diri kalian sendiri karena keegoisan kalian, kalian terjebak sendiri. Janganlah kalian seperti orang bodoh. Utamakan orang lain, belajarlah mengasihi orang lain utamakan siapapun. Belajar selalu utamakan orang lain melebihi kepentingkan kalian. Jadilah pelaku-pelaku firman yang baik. AKU ingin kalian semua berubah, jangan egois dan jangan serakah. Jangan ingin menang sendiri. Jangan mau melakukan hanya untuk diri kalian sendiri. Janganlah kalian mau dimenangkan hanya untuk kalian sendiri. Apapun yang AKU katakan, janganlah kalian terjebak oleh keserakahan diri kalian sendiri. Kalian jangan mengutamakan hidup kalian. Sekali lagi AKU katakan untuk kalian yang serakah: kalian yang ingin menang sendiri, itu yang akan membuat kalian jatuh semuanya. Lepaskan kedagingan kalian. Lepaskan keinginan kalian. Jangan egois, jangan marah, jangan mudah tersinggung. Jangan mau ingin menang sendiri karena kalian seperti anak-anak. Karena kalian akan seperti anak anak, maka kelak akan menjadi dewasa. Maka dari itu berpikiranlah dewasa yang selalu belajar mengasihi umatKU. Belajarlah melihat kepentingan orang lain.

Belajarlah melihat kepentingan siapapun, kasihilah umatKU, kasihilah sahabat kalian. Kasihilah anak anak kalian, Janganlah serakah, jangan ada kepentingan diri kalian sendiri, keselamatan kalian sendiri, keegoisan kalian sendiri. Belajarlah untuk memperhatikan kepentingan orang lain. Belajarlah mengasihi sesama kalian, itulah hukum utama kalian."

Yakobus 3:13-18 Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan. Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran! Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan. Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

Kolose 3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

Galatia 5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. 

Yudas 1:18-23 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka." Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus. Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.

Markus 12:33 Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan." 

Disampaikan oleh Watini Chandra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar