Minggu, 08 September 2013

PERANG DI SURIAH : BAGAIMANA AMERIKA, RUSIA, IRAN, TIMUR TENGAH, AFRIKA, EROPA AKAN TERKENA DAMPAK-8 September 2013 (BAGIAN 3)

Saya(Pius Joesph) mengejar truk yang memuat biskuit. Saya tidak tahu bagaimana saya mendapati diri saya di Amerika, dengan begitu banyak orang yang kekurangan makanan. Ada beberapa orang dengan saya yang berjuang juga untuk mendapatkan biskuit. Itu adalah akibat dari serangan terhadap Suriah bahwa Rusia, Cina dan Negara-negara Arab bergabung dan menyerang Amerika. Kelaparan dan kekurangan sangat nampak karena perang telah melahap ekonomi Amerika lebih dalam. Perusahaan-perusahaan telah jatuh dan tidak ada pasokan makanan. Saya melihat tubuh kita yang menyusut, betapa keringnya badan kita karena kelaparan dan kekurangan.

Persedian terbatas namun jumlah orang yang butuh makananan begitu banyak. Anak-anak adalah yang pertama mendapatkan distribusi biskuit. Yang tersisa adalah biskuit-biskuit yang hancur oleh karena orang-orang dewasa. Para tentara terus mencambuki orang-orang, tapi rasa lapar mereka membuat mereka menanggung cambukan-cambukan itu di tubuh mereka, hanya untuk mendapatkan paket biskuit kecil. Lebih buruk lagi, saya mendapati bahwa air yang dibawa ke kami adalah air yang keruh. Kami dengan cepat menuangkan air ke dalam tenggorokan kami yang sudah sangat kering.

Runtuhnya ekonomi AS memiliki dampak di seluruh dunia. Bahkan di Afrika, perekonomian sangat terpengaruh. Seluruh dunia dipisahkan menjadi beberapa kamp militer. Banyak negara di dunia yang masih merawat orang-orang yang terluka pada saat perang. Dari penglihatan saya, ekonomi AS tenggelam dalam kesedihan yang mendalam.

Pemerintah AS mencoba untuk memperbaiki rasa lapar dan kekurangan yang terjadi di negara tetapi apa yang mereka lakukan tidak pernah bisa membendung masalah itu. Pasokan makanan terbatas. Saya melihat bahwa pemerintah AS pergi untuk mengimpor pangan dari negara-negara lain tetapi ketika makanan sedang diangkut melalui pesawat, pesawat itu diserang oleh pasukan gabungan Rusia, Cina dan negara-negara Arab. Pesawat itu jatuh ke tanah dan meledak menjadi kobaran api.

Para korban jiwa dari perang ini begitu banyak sekali dan banyak orang kehilangan nyawa mereka karena rudal yang ditembakkan, kelaparan dan kekurangan.

Saya kembali lagi ke tanah tandus, namun saya menyadari bahwa bentuk tubuh saya berbeda dari apa yang saya alami ketika saya berada di AS; suatu badan yang dilanda kelaparan dan kekurangan. Saya mendengar suara terdengar dari langit: "tulislah penglihatan ini, karena itu adalah untuk waktu yang ditentukan dan waktu tertentu. Itu akan terjadi."

Disampaikan oleh Pius Joseph

Tidak ada komentar:

Posting Komentar