Selasa, 13 Agustus 2013

KESAKSIAN WATINI CHANDRA - TANGGAL 4 & 10 AGUSTUS 2013

Pada tanggal 4 Agustus 2013
Saya melihat ruang angkasa ada suatu cahaya yang dikelilingi kabut awan dengan sangat banyak bintang begerak maju ke depan. Mula-mula satu titik cahaya ini sangat kecil seperti 1 titik pena tapi makin lama makin membesar seperti begerak menuju kemari. Mereka berada sangat jauh, seolah olah ujung ruang angkasa yang begerak menuju ke bumi
Pada tanggal 10 Agustus 2013 SUDAH CUKUP, JANGAN KALIAN MENYAKITI ANAK ANAKKU!! KARENA TUHAN ALLAH YANG AKAN MENGHAKIMIMU
Saya melihat Yahsua datang dengan jubah putih terang serta sabuk pinggang dari emas dengan segala kemuliaan datang mengunjungi kami dengan suatu harapan agar selalu kuat menghadapi hari hari yang penuh kekuatiran. Saya melihat langit terbuka dengan diiringi petir, angin di awan yang bergulung-gulung dan Guntur yang sangat banyak dan seluruh fenomena tergabung menjadi satu. Semua orang dari ujung bumi yang satu sampai ke ujung bumi berikutnya terkejut memandang fenomena yang luar biasa terjadi di atas langit dan semua orang terperanjat seperti ada sesuatu hal yang besar terjadi di atas langit!! Ada kecemasan dan ketakutan dan kengerian yang sangat hebat di wajah mereka yang memandang ke atas

Yesaya 29:6 engkau akan melihat kedatangan TUHAN semesta alam dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan dalam nyala api yang memakan habis. 

Wahyu 6:15 Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. 6:16 Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." 6:17Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan Lalu aku bernubuatan :
“ HambaKU dengarkanlah AKU! hambaKU dengarkan AKU....apiKU akan membakar kalian, hambaKU. ApiKU akan membakar kalian semua. Apakah kalian mendengarKU. HambaKU dengarkanlah AKU. Apapun yang KUkatakan dengarkanlah AKU, dengarkanlah pemberitaanKU. AKU berseru pada kalian dengarkanlah AKU, apapun yang terjadi janganlah kalian lari daripadaKU.
AKU tahu apa yang terjadi dalam dunia ini. AKU akan mengejar semua, AKU akan mengejar semua orang yang menyakiti anak anakKU, AKU akan melakukan pembalasanKU. AKU tidak akan mengampuni mereka lagi, AKU tak ingin mereka menyakiti anak anakKU. Sudah cukup...sudah cukup itu semua … AKU tidak mau lagi menyaksikan penderitaan mereka, AKU tidak tahan itu semua. AKU merasakan semua penderitaan kalian, AKU tahu itu semua, AKU akan mengejar mereka semua, AKU akan mengejar mereka yang menyakiti anak anakKU. Kalian akan tahu siapa AKU sebenarnya. AKULAH Tuhan Allah kalian. AKU yang akan mengakimi kalian semua, AKU tidak akan pernah menyayangi lagi jika kalian terus menerus menyakiti anak anakKU. Aku akan mengejar kalian semua, kalian semua tidak akan tahan terhadap seranganKU. AKU akan menghakim kalian semua. AKU akan menghakimi semua orang menyakiti anak anakKU. Dengarkanlah AKU! AKU tidak bermain-main dalam hal ini, AKU akan melakukan pembalasanKU.

Terhadap orang-orang yang menyakiti anak anakKU, AKU akan membalaskan itu semua. Api, panas, semua akan menerjang kalian. kebakaran, bom, nuklir itu akan mengejar kalian. Kalian tidak akan tahan itu semua, kalian jatuh dalam dosa kalian sendiri, karena kalian telah menyakiti anak anak kalian, menyakiti anak anakKU, menyakiti anak anak kalian adalah sama saja menyakiti anak anakKU juga. AKU tidak main-main mengenai itu semua, siapa yang berpekara denganKU, kalian akan melihatKU di dalam itu semua. Tak akan kubiarkan mereka melakukan semuanya itu, AKULAH Tuhan Allahmu. Dengarkan kalian semua disini, AKU Tuhan Allahmu. AKU yang membuat dunia ini dan AKU akan menghancurkan semuanya. Sudah cukup... sudah cukup kalian semua di sini! Sudah cukup kalian menyakitinya, AKU sudah tidak tahan lagi, untuk semua yang menyakiti, AKU sudah tidak tahan lagi. Sudahlah AKU akan menuntut semuanya...sudah cukup...sudah cukup...kalian semuanya, AKU tidak tahan melihat itu semua, sudah cukup..sudah cukup... janganlah kalian berman main denganKU. Jangan kalian menyakiti anak anakKU, sudah cukup, sudah cukup semuanya. Tidak akan KUbiarkan mereka menyakiti lagi, AKULAH Tuhan Allahmu. AKU yang akan membalas semuanya, AKULAH Tuhan Allahmu yang akan beperkara kepada orang orang menyakiti anak anakKU. Sudah cukup, sudah cukup semuanya!!

AKU tidak mau melihat semua penderitaan yang mereka alami. AKU tidak akan membiarkan orang-orang terus menerus menyakitinya. Kepada anak anakKU yang Kukasihi, AKU mengerti, AKU mengerti penderitaan kalian anak anakKU. AKU sudah jengah. AmarahKU sudah naik ke atas. AKU akan membakar itu semua. AKU membakar dengan api dan akan membakar itu semua. Kalian tidak akan tahan menghadapi itu semua. AKU tidak akan menyisakan orang orang yang menyakiti anak anakKU! Sudah cukup, sudah cukup semuanya, janganlah kalian menyakiti anak anakKU. AKU sudah tidak tahan lagi melihatnya. AKU sudah tidak kuat lagi menahan itu semua. Sudah cukup, sudah cukup semuanya. AKU melihat semuanya. AKU tidak mau lagi berurusan dengan orang orang yang menyakiti anak anakKU. Kalian semua! AKU tahu semuanya, dengarkanlahKU! Karena itu, AKU yang akan berpekara sendiri. Dengarkanlah AKU baik baik. AKU tidak akan bermain-main dengan perkataanKU, AKU tidak tahan lagi. AKU tidak kuat lagi, AKU sudah tidak tahan melihat penderitaan anak anakKU. Itu terlalu menyakiti hatiKU. Sudah cukup,sudah cukup semuanya. AKU sudah tidak tidak kuat lagi melihat mereka yang tersiksa. Sudah cukup...sudah cukup. AKU tidak mau melihat mereka berjatuhan. AKU berpekara dengan itu semua, AKU akan berpekara sendiri. lihat AKU...lihatlah AKU! AKU tidak peduli dengan mereka yang menyakiti anak anakKU. Sudah cukup, sudah cukup semua... tangisan anak anakKU telah terngiang di telingaKU.

Semua penderitaan anak anakKU terbayang di mataKU. Sudah cukup, sudah cukup semuanya! Sudah cukup semuanya, AKU tidak sanggup lagi, AKU ingin berpekara kepada mereka yang menyakiti semua anak-anakKU. AKU tidak mampu lagi menunda itu semua. AKU akan berpekara dengan mereka yang menyakiti anak anakKU. AKU akan melakukan sesuatu perbuatan yang tidak akan mereka duga. Semua akan merasakan, tak akan KUbiarkan mereka bersenang-senang di atas penderitaan anak anakKU. Sudah cukup, sudah cukup semuanya, AKU sudah tidak kuat lagi melihatnya. AKU tidak mau lagi membayangi, sudah cukup, sudah cukup semuanya! AKU tidak sanggup melihatnya lagi. Jangan kalian bermain-main denganKU. AKU akan berpekara kepada mereka yang menyakiti. Dengarkan semua yang ada di sini, janganlah kalian bermain main denganKU lagi. AKU akan mengurapi anak anakKU yang lain yang sudah siap, menjadi satu pasukan yang luar biasa. PengurapanKU akan turun! (Mungkin yang dimaksud Isreal??), tapi kepada mereka yang terus menerus menyakiti anak anakKU.

AKU akan berpekara dengan mereka yang terus menyakit anak anakKU yang terus menerus berteriak berteriak, yang terus menerus menyiksanya, AKU akan beperkara dengan mereka dan mereka akan tahu semuannya. AKU akan melakukan, mereka akan melihatnya, semua tak bisa lari dari tanganKU. Semua akan terjadi begitu saja. Kalian akan melihat semua. Semua akan takluk padaKU. AKU sendiri yang akan beperkara dengan mereka yang terus menerus menyakiti anak anakKU. AKU tidak akan menunda semua. AKU akan melakukan pekara besar. Kalian akan melihat siapa diriKU. AKU yang berkuasa atas segalanya. AKU akan memenangkan semuanya. Kalian tidak bisa melawanKU. Tunggulah semuanya! AKU akan melakukan perkara besar kepada mereka yang menyakiti anak anakKU. AKU yang beperkara dengan kalian, dan kalian akan melihat siapa diriKU. Semua takluk padaKU dan AKU akan melakukannya! Anak anakKU yang Kukasihi, urapanKU juga akan mengalir kepada anak anakKU dan AKU akan tetap beperkara kepada mereka yang sudah terus menerus menanti nantikanKU. Kepada anak-anakKU yang bersabar yang mau bertahan dan terus menungguKU, kuatkan dan teguhkan hati kalian anak-anakKU dan bersabarlah...

Wahyu 6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?" 6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.

Wahyu 14:10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.

Wahyu 18:20 Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu."
Kemudian saya rebah, saya melihat kedua tangan dengan tangan kiri yang memegang pedang agak melengkung dengan sarung besi warna hitam dengan ukiran emas sedangkan tangan kanan memegang gagangnya dari emas murni bergerak maju di atas awan berjalan kedepan seolah-olah siap mengayun untuk membunuh semua musuh-musuhNYA.
Wahyu 14:16 Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah.14:17 Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam. 14:18Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak." 14:19 Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah. 14:20 Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.
Lalu saya melihat bulan merah yang sangat besar mendekat ke bumi dengan diiringi tiupan angin yang sangat keras sampai semua pohon-pohon dan daun bergerak tak menentu seolah-olah seperti menghempas dari bumi. Sesuatu petanda buruk siap terjadi bagi seluruh manusia di muka bumi.
Wahyu 6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. 6:13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar