Rabu, 17 Juli 2013

Kesaksian Singkat Dari seseorang yang dibawa ke Neraka - 14 Juli 2013

Saya (Susan Davis) menerima pesan ini dari Dr Neil Lipkin:

Saya(Dr. Neil Lipkin) punya teman yang adalah seorang Pendeta di Lexington, daerah Kentucky. Kami sudah saling kenal sejak tahun 2001, dan sudah saling telepon bersama sekitar sekali per minggu sejak saat itu.

Saya baru saja telepon berbicara dengannya. Dia baru saja berkhotbah di sebuah gereja di Cynthiana, Kentucky (utara dari Lexington). Ada seorang pria di sana yang bisa dikatakan sebagai "jemaat gereja yang suam-suam kuku" berada di rumah sakit dan secara medis dinyatakan meninggal. Ia hidup kembali dan sangat ketakutan dan menceritakan sekilas kisah berikut.

Dia melihat neraka dan mengatakan bahwa itu adalah tempat teror yang tak terbayangkan, jauh melampaui pemahaman kita. Ia mengatakan bahwa ia melihat ayahnya di sana. Tuhan mengatakan kepadanya bahwa IA mengirim dia kembali ke kehidupannya di bumi dan bahwa ia harus membenahi hidupnya SEGERA atau dia akan berakhir di mana ayahnya berada.

Tuhan berkata kepadanya bahwa 
SEANDAINYA DIA TAHU BETAPA SANGAT DEKAT PENGANGKATAN SEKARANG, MAKA DIA AKAN TERKEJUT!

Pendeta yang juga merupakan teman saya ini akan pergi ke Cynthiana, Kentucky sekitar dua minggu dari sekarang untuk mewawancarainya. Saya (Neil Lipkin) akan memberitahu lebih lanjut ketika saya mendapatkan transkrip wawancaranya.

Neil
"

Catatatan 1: Bisa dikatakan pria ini tidak lagi "suam-suam kuku"!

Catatan 2: Banyak pendeta saat ini ingin mengesampingkan topik bahwa kita hidup di saat-saat akhir pada Akhir Zaman! Saya berkata: mereka akan malu!

Catatan 3: Bagi saudara yang membaca ini yang sudah mengenal Kristus, saya memberikan dua ayat alkitab ini:
Filipi 3:20
Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,” 
Ibrani 9:28 
demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar