Selasa, 12 Januari 2016

LAY KING PENDETA GILA


Ini adalah kisah Lay King seorang pengikut ajaran nabi Gong Cu yang bertemu dengan Tuhan pencipta langit dan bumi, seperti yg diceritakan oleh Ev. Yusak Cipto.
Lay King yang tinggal di Ambarawa adalah seorang penyembah Kong Co yg sungguh-sungguh dalam ajaran agama Gong Cu (Khonghucu), sakit atau ada masalah apapun selalu dilaporkan Kong Co, ketika bertemu Pak Yusak dia bertanya "Pak Yusak, aku menyembah Kong Co, bisa selamat apa tidak ?", pikir Pak Yusak ini tidak mungkin, lalu Pak Yusak berdoa dalam hati "Roh Kudus, Engkau lihat orang didepan saya itu modelnya seperti apa ?, pertanyaannya itu jebakan atau apa ?", lalu Tuhan Roh Kudus menyuruh Pak Yusak menjawab "BISA", hayo bingung apa tidak saudara ?.
Pak Yusak protes "Lho Tuhan, jalan keselamatan hanya Tuhan Yesus", jawab Tuhan Roh Kudus "Sudahlah, taat saja", seolah-olah tidak masuk akal kan ?, lalu Pak Yusak menjawab Lay King "BISA", waktu Lay King mendengar jawaban itu langsung dia berkata "Wah benar ! Kamu itu pendeta gila !", tanya Pak Yusak "Lho kenapa ?", jawab Lay King "Aku sudah bertanya ke 20 orang pendeta, tidak satupun menjawab "bisa", lha para pendeta itu saya tanyai siapa Pak Yusak itu, o itu pendeta sesat gila", nah benarkan ?".
Pak Yusak berdoa "Nah Tuhan Roh Kudus, saya dikatain orang gila kan ?, ini gara-gara Engkau lho sampai saya dikatain gila", Tuhan menjawab "Kamu kan tidak tahu akhirnya, ini baru permulaan, maka berbahagialah kalau kamu dihina oleh karena NamaKu", jawab Pak Yusak "O iya ya, upah saya dicatat ya".

Lalu Lay King bertanya "Bagaimana caranya supaya saya dapat selamat ?", Pak Yusak berdoa "Bagaimana Tuhan caranya ?", jawab Tuhan "Katakan kepada Lay King, kamu menyembah Kong Co ada aturannya apa tidak ?", jawab Lay King "Ada, tidak boleh ini dan itu, semua ada aturannya pak", jawab Pak Yusak "Genapi semuanya, tidak ada satu titikpun yg dilewati, maka kamu akan selamat", setelah berpikir Lay King menjawab "Tidak mungkin pak, lha wong syaratnya susah, banyak sekali larangannya mana mungkin ?" jawab Pak Yusak "O ya tidak selamat", Jawab Lay King "O ya logis ya pak, tidak bisa menggenapi tidak selamat", jawab Pak Yusak "Ya, ada ayatnya di Wahyu 20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Kamu beragama apa saja, kalau tidak bisa menggenapi keseluruh peraturannya tidak bisa masuk sorga".
Lalu Lay King menyerang pak Yusak "Kamu orang kristen kan, nah genapi semua perintah alkitab", kata Pak Yusak "Ya, saya tidak bilang bisa, tapi cuma iya", kata Lay King "Bisa menggenapi ?", kata Pak Yusak "O tidak bisa ", jawab Lay King "Tidak selamat ...", balas Pak Yusak "SELAMAT", "Lho kok beda" Lay King terheran, jawab Pak Yusak "BEDA, ini bedanya, saya tidak bisa menggenapi alkitab, tapi Tuhan Yesus berkata Aku sudah menggenapi, engkau menjadi anakKu maka semua kegagalanmu Aku yang menanggung, tapi Kong Co mu belum menggenapi, maka Kong Co mu tidak bisa menanggung kamu, menaggung dirinya sendiri saja tidak bisa, Kong Co mu tidak selamat maka kamupun tidak selamat".
Lay King berpikir "Logis ya, lalu bagaimana supaya saya tahu kalau Tuhan Yesus itu nyata bukan hanya teori". Memang Lay King ini kalau taat sungguh-sungguh. Pak Yusak bingung, lalu berdoa "Tuhan Tuhan bagaimana menjawabnya ?", eh Tuhan menjawab dengan lucu "Suruh sembahyang ke Kong Co nya", protes Pak Yusak "Lho Tuhan kok malah disuruh sembahyang ke Kong Co nya, ini bagaimana ?", Tuhan menyuruh seolah-olah bertentangan kan ? Tapi kalau kamu sudah kenal Tuhan pasti menurut, jawab Pak Yusak "Sembahyang ke Kong Co mu, konsentrasi terus, lalu katakan Kong Co kalau kamu lebih berkuasa dari Tuhan Yesus muncullah, temui aku Kong Co, aku akan mengikut engkau terus".
Lalu Lay King melakukan sembahyang, tapi Kong Co yang dipanggilnya tidak muncul, sudah 5 jam sembahyang terus menerus tetap tidak muncul, setelah itu dia merubah doanya begini "Tuhan Yesus kalau Engkau lebih berkuasa dari Kong Co aku akan setia mengikut Engkau". Saat itu Tuhan Yesus muncul, Dia berkata "Akulah jalan, kebenaran dan hidup, tiada seorangpun yang sampai kepada BAPA kalau tidak melalui Aku", Lay King menyembah sambil menangis, katanya "Tuhan Yesus mulai saat ini aku mengikut Engkau", dan dia benar-benar setia, dia mempelajari seluruh alkitab dalam waktu 3 bulan, kalau saudara berapa bulan bisa lengkap membaca alkitab ?.
Lalu Lay King bersaksi "Tuhan Yesusmu itu bisa berbicara, Dia hebat, sekarang Dia menjadi Tuhanku". Lalu Lay King bercerita pada pendeta lain tentang pengalamannya bersama Tuhan Yesus, kata pendeta "Wah sekarang kamu ikut gila", Lay King berkata kepada Pak Yusak "Pak saya sekarang dikatai orang gila seperti kamu", jawab Pak Yusak "Ya biarin, upahmu besar".
Kemudian Tuhan Yesus melakukan mujizat melalui Lay King.
Tetangga depannya yang perempuan naik mobil, lalu ada truk bermuatan besi beton didepan mobilnya, lalu mobilnya menabrak truk itu dan besi beton itu menusuk satu matanya, sehingga dia buta dan dibawa masuk rumah sakit. Oleh dokter dilihat bola matanya sudah pecah, tidak mungkin disembuhkan, lalu dokter hendak membuat bola mata palsu dari kelereng.
Kemudian suaminya menemui Lay King "Pak istri saya mengalami kecelakaan, sekarang menjadi buta pak" Lalu Lay King berdoa "Tuhan Yesus, kasihan tetanggaku ya", Eh Tuhan bicara "Suaminya kalau mau melihat mujizat, bertobat, nanti Aku sembuhkan".
Berkatalah Lay King "Kalau engkau mau bertobat, istrimu sembuh", tetangganya menjawab "Lho biji matanya itu pecah, sekarang ini sedang dicetak mau dibuatkan dari kelereng", jawab Lay King "Pasti sembuh", kata tetangganya "Baik aku mau bertobat, buktikan maka aku mau percaya", Lay King berdoa "Tuhan dia sudah mau percaya, terus bagaimana ini, apa yg harus dilakukan", jawab Tuhan "Ajak suaminya setiap hari berdoa di Getsemani Ungaran, sedangkan kamu juga berdoa lalu mampir kesana setiap hari".

Jadi Lay king tiap hari pulang pergi dari Ambarawa ke Getsemani Ungaran, lalu disana dia tumpang tangan ke tetangganya, sementara itu istrinya masih belum sembuh, tidak ada perubahan apa-apa, tapi Lay king berkata "Aku cuma nurut lho Tuhan".
Pada hari terakhir saat akan masuk kamar operasi untuk penggantian bola mata palsu, Lay King datang kesana bersama suami tetangganya, dia berdoa "Tuhan Engkau lho yg beracara". Sementara itu tidak ada sedikitpun tanda-tanda kesembuhan, lalu ketika plester penutup matanya dibuka istri tetangganya itu berteriak "Dokter, jangan mengambil bola mataku, AKU BISA MELIHAT", kata dokter "Ah yg sebelahnya yg bisa melihat, yg ini tidak bisa", jawab tetangganya "Jangan dokter, jangan dicongkel", dokter tidak percaya, lalu mengadakan pemeriksaan, mata yg sehat ditutup lalu ditanya oleh dokter "Ini berapa", jawab tetangganya "Lho saya bisa melihat dokter" dan semua pertanyaan dokter dijawab dengan tepat, istri tetangganya itu sudah SEMBUH SEMPURNA ... Puji Tuhan. Dokternya geleng-geleng kepala takjub keheranan, lalu ini bola mata palsunya buat apa ?, buat kenang-kenagan kehebatan dan keajaiban Tuhan Yesus. Sebab bagi Tuhan TIDAK ADA YANG MUSTAHIL.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar