Rabu, 11 Maret 2015

Pengalaman saya (Othusitse) dengan Tuhan (Senin, 9 Februari, 2014)

Pengangkatan

Dalam penglihatan di pagi hari, saya keluar dari rumah saya di phase 4, Gaborone, dan saya sedang berjalan, di samping saya anak Tuhan lainnya. Saat kami hendak mencapai ujung jalan, ke jalan utama, dalam sekejap ... saya tahu sesuatu telah terjadi, suasana telah berubah. Sesuatu telah meninggalkan bumi... begitu cepat, lebih cepat daripada saudara mengedipkan mata. Satu mobil lewat di kecepatan tinggi, saya melihatnya keluar dari jalan; hampir menabrak pohon besar, dua mobil jatuh ke samping, di atas batu dan rumput. Mobil-mobil lain yang berdatangan mulai melambat dan mulai memberikan lampu “hazard”, saya mulai melihat dan mendengar orang-orang berlarian dan berteriak. 
Dalam penglihatan itu, saya lihat beberapa wanita muda berlarian, menangis histeris, saya melihat tiga anak sekitar usia 10, 11, juga berteriak. Saya mengetahui melalui wahyu bahwa mereka bukan orang yang percaya, saya tahu itu sebabnya mereka tertinggal, juga mereka belum pernah mendengar atau melihat hal seperti ini sebelumnya. Saya bisa mendengar orang lain menangis dan berkata, "orang-orang telah menghilang ..." Suara mulai bergema di seluruh phase 4. Saya bisa mendengar teriakan keras dari orang-orang, seolah-olah mereka diserang oleh sesuatu! Saya menyadari bahwa ini terjadi di seluruh dunia, orang-orang pada saat itu sedang mengalami hal ini. Orang yang mereka kasihi atau seseorang yang mereka kenal atau seseorang yang bersama mereka baru saja menghilang di hadapan dan penglihatan mereka, Saya bisa merasakan sebuah malapetaka yang akan datang. Saya bisa merasakan dan tahu apa yang dirasakan orang-orang... Pertama, mereka melihat dan tahu sesuatu telah terjadi – kedua, mereka juga tahu sesuatu yang mengerikan akan terjadi. Itulah mengapa mereka berlarian dan berteriak. Kemudian saya berbalik untuk melihat saudari yang tadinya berjalan bersama-sama, lihatlah dia menghilang ... kemudian saya menyadari suatu kenyataan, pengangkatan. Ketika masih melihat semua kekacauan ini, orang-orang yang berlari dan menjerit mengerikan ... Saya tampak di langit ... Tiba-tiba Saya diangkat oleh kekuatan besar, saya terbang ke atmosfer pada kecepatan luar biasa ke dalam sorga ... saya tahu dalam hati saya bahwa saya diangkat. Saya mulai mengisi sukacita dan sangat bersemangat.

1 Tesalonika 4: 14-17 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. 

Matius: 24: 37-42 Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

Wahyu: 6: 15-17 Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?

Pertemuan dengan Setan, sang pangeran kegelapan

Setelah penglihatan pengangkatan, saya berada di alam roh... tinggi di atas bumi; ke dalam langit yang gelap atau langit kedua. Beberapa meter di hadapan saya berdirilah setan. Saya langsung tahu siapa dia tanpa diberitahu, ia bahkan tidak perlu untuk memperkenalkan diri. Dia begitu tinggi sehingga saya bisa tidak melihat kepalanya. Dia berwarna hitam, seperti jubah yang sangat hitam dan semacamnya. Jubah ini memiliki garis merah, di sisi kanannya, ada pedang besar dalam sarungnya, pedang itu terikat di pinggannyag, seolah-olah terikat sangat ketat. Mulai timbul rasa takut dalam diri saya, suatu pikiran mulai melompat ke dalam pikiran saya .. "Bagaimana jika Setan ingin melawan saya, bagaimana jika ia melakukan hal ini, bagaimana jika..." Setan tidak berbicara apa-apa kepada saya, saya hanya merasakan dan tahu dia tidak suka dengan saya sama sekali dan ia membenci kehadiran saya. Saya melihat tangannya mulai perlahan-lahan mengangkat pedang dari sarungnya. Saya bisa melihat pedang itu besar, pedang yang tajam terbuat dari perak. Saat ia melakukan hal itu, saya tahu dalam roh saya, bahwa Setan berencana untuk membawa cara-cara baru untuk merugikan manusia: nomor 1. Merusak manusia dengan bentuk-bentuk dosa yang baru dan kejahatan (untuk membuat Tuhan marah), Nomor 2. Membunuh dan membantai orang-orang (kematian dini dan pemusnahan masal) ... Saya tahu ini adalah apa yang akan ia lakukan segera. Saya mulai berdoa dan berdoa, saya mulai menangis kepada Tuhan yang ada di Surga, untuk menyelamatkan dan berbelash kasihan kepada manusia. Saya mulai memohon, "BAPA, mohon selamatkan kami, selamatkan manusia dari apa yang akan dilakukan setan, dalam nama Tuhan YESUS" ... Saya mengulangi kata-kata tersebut, doa itu lagi dan lagi ... Saya melihat pedang mulai perlahan masuk ke sarungnya!!

Efesus: 2: 2: Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. 

Wahyu: 6: 4: Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar. 

Wahyu: 6: 8: Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. 

Lautan api

Ketika Saya melihat ke bawah, saya melihat apa yang bisa saya gambarkan seperti lautan api besar. Sejauh mata memandang, saya melihat cairan api bergerak, tidak ada lagi yang bisa dilihat namun hanya api mengamuk yang tak berujung. Saya tidak melihat orang atau makhluk di sana. Suasana di atasnya gelap, kekuningan, kecoklatan ... kombinasi dari ketiga warna tersebut. Bahkan udaranya pun tidak sehat untuk dihirup, bau belerang yang kuat. Saya bisa melihat atmosfer dipenuhi dengan beberapa partikel kecil (seperti terkontaminasi), partikel itu bergerak (saya tidak bisa benar-benar menjelaskannya), terlihat beracun. Langit di atas permukaan laut api ini (yang adalah danau api) sangat kotor, kusam dan mengganggu..Tempat ini seperti benar-benar terputus total dari hadirat Tuhan, terang dan hidup, pemisahan total dari Tuhan. Beberapa kali TUHAN telah menunjukkan saya tempat ini, hawa panas dan api yang tak tertahankan yang harus dihadapi oleh pendosa untuk selamanya. Hal ini terlihat begitu buruk...Jangan pergi ke sana.

Wahyu: 21: 8: Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua." 

Wahyu: 20:10: dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. 

Perjalanan saya ke Surga

Setelah itu, saya mulai terbang ke atas; Saya bergerak begitu cepat, tiba-tiba saya tiba di kerajaan surga. Saya pergi menuju ke menara bundar yang besar ... bait Elohim surga ... bangunan itu sangat besar dengan desain sangat luar biasa, kompleks dan indah. Puncaknya begitu mulia. Kemdian saya melihat pintu besar (pintu masuk), secara otomatis membuka diri, saya melihat tulisan: "Ruang Maha Kudus" Saya tahu tempat itu dinamai seperti itu karena hadirat Tuhan yang Kudus ada di dalamnya. Ketika pintu dibuka, ada cahaya dan warna yang indah, begitu menakjubkan, makhluk surgawi mendatangi saya, memberi saya beberapa arahan. Kemudian membiarkan saya masuk ke dalam, Ketika saya masuk ke sana, saya melihat makhluk surgawi yang luar biasa, tubuh mereka memancarkan sinar cahaya dan warna. Salah satu dari mereka memiliki tubuh hijau transparan, seperti batu permata hijau. Makhluk ini memiliki bentuk / penampilan luar biasa namun mereka berbicara seperti manusia... mereka adalah makhluk cerdas, beberapa makhluk itu memiliki bentuk manusia dan hewan, ada makhluk yang memiliki kepala dari lembu/ sapi. Badan dan kepala mereka tampak seperti tidak sebanding (saya mengatakan ini dengan segala kerendahan hati yang bisa saya kuasai, mencoba untuk membuat saudara memahami mengenai kenyataan surgawi). Dengan ini, saya tahu bahwa ada banyak jenis makhluk di surga, bukan hanya malaikat, orang-orang kudus, hewan. Ada makhluk yang saudara tidak bisa gambarkan, terkagum. Ketika saya berbicara, mereka menjawab saya, ketika mereka berbicara kepada saya, saya bisa mendengar suara tapi mulut mereka tampak tertutup. Salah satu makhluk berbicara dan mengatakan kepada saya sesuatu yang kuat bahwa Tuhan Elohim telah menetapkan hukum yang mana manusia memiliki otoritas atas ciptaan di bumi. Makhluk-makhluk akan menanggapi manusia dan instruksinya. Ini sama seperti seorang yang dibuat unggul dan tuhan di bumi. Semua ciptaan tunduk kepada manusia, mereka tidak bisa mengatakan apa-apa tapi menanggapi apa yang manusia katakan. Juga Manusia digunakan untuk berbicara atau berkomunikasi dengan hewan di bumi.

Kejadian: 1: 27-31 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Mazmur: 8: 4:-9 apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

Di areal bait Elohim, ada banyak ruang, tempat dan bilik. Ada ukiran di pintu, ditulis dengan cahaya dan beberapa dengan warna biru yang bersinar. Saya melewati tempat yang besar, saya melihat anak-anak, orang dewasa, orang-orang dengan kesibukannya. Semua orang melakukan banyak hal, mereka berbincang-bincang. Ada tangga yang menuju ke atas... ada sosok surgawi yang mengawal saya. Kami pergi ke banyak ruang, bilik. Kami sampai ke suatu ruang yang besar, dan saya melihat perpustakaan. Banyak buku surgawi dan saya juga bisa melihat pelangi yang indah (dinding bait Elohim terbuat dari kaca transparan) di atas bait Elohim ada pelangi besar yang paling jelas yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Begitu besar dan spektakuler, bagian paling atas bait, ada cahaya yang paling mempesona, berwarna emas, kemerahan dan pusat dari cahaya itu adalah yang paling putih. Takhta mengambil posisi teratas dan berada di tengah di bait Elohim itu. bait Elohim berisi takhta Tuhan Elohim dan merupakan tempat paling terang di surga. Cahaya dari bait Elohim membuat seluruh surga langit terlihat seperti fajar di pagi hari. 

Di bait Elohim- ada tempat-tempat lain, saya melihat banyak anak-anak di sana, banyak orang di sana, ada yang melakukan beberapa kegiatan. Saya tidak bisa menggambarkannya .. ada banyak pintu dan ruang besar. Sosok yang mengawal saya berjalan bersama saya dan mulai memberitahu bahwa ketika saya mulai berdoa dan bersyafaat agar Tuhan campur tangan atas apa yang Setan ingin lakukan di dunia, Setan mendengar doa saya. Sekarang Setan merencanakan banyak hal terhadap saya. Dia(sang pengawal) mengatakan kepada saya beberapa hal pribadi yang harus dilakukan, saya benar-benar menghargai itu. Saya begitu ingin datang ke hadapan BAPA dan TUHAN YESUS, tapi sosok surgawi ini membuat saya sangat sibuk (saya akhirnya tidak melihat Bapa dan ANAK). Berjalan naik dan turun, melihat orang-orang mengerjakan sesuatu, kelompok berikutnya sibuk dengan hal lainnya. Berbagai ruangan yang berbeda yang berisi benda-benda, peralatan (saya tidak benda-benda apa itu dan untuk tujuan apa benda itu berada di sana). Setelah ia membawa saya ke sebuah ruangan besar, ia mulai menunjukkan hal-hal dan memberitahu saya berbagai hal. Beberapa di antaranya diambil dari ingatan saya. Setelah berada di ruang terakhir ... Saya keluar dari bait Elohim, saya mulai terbang menuju bumi, saya mulai melihat bintang-bintang bersinar.

Wahyu: 7:15: Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka. 

Wahyu: 11:19: Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat. 

Mazmur: 11: 4: TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. 

Wahyu: 4: 3: Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. 

Wahyu: 4: 6: Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."

Pertempuran Firman dengan Setan

Saya mendengar suara berbicara ... "TUHAN itu begitu besar, kau tidak dapat melawan DIA ... setan", Saya mendengar suara Setan: "Ya, aku tahu itu, itulah sebabnya aku melawan manusia, ciptaan-Nya ... aku akan mencoba hal baru" Saya tahu bahwa setan tidak bisa berbuat apa-apa kepada Tuhan, tidak bisa melihat-Nya atau bertatapan secara langsung, tapi ia hanya bisa menyebabkan rasa sakit kepada Tuhan hanya dengan menyakiti ciptaan-Nya ... manusia !!

1 Petrus: 5: 8: Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya

Saat Saya sedang terbang di wilayah itu, kemudian saya melihat iblis lagi. Kali ini, saya bisa bertatap muka dengannya karena ia membungkuk, melihat ke wajah saya. Pedangnya hampir keluar dari sarungnya, dia berkata kepada saya, "aku tahu kamu". Setan membuatnya sangat jelas bahwa ia mengenal saya dengan sangat baik, dia mulai bercerita, "Kamu pergi ke sekolah ini dan itu", ia mulai menyebut nama sekolah saya. Dia juga menyebutkan posting-posting terbaru saya yang saya buat di Facebook (dia menyebutkan postingan kemarin malam yang saya buat). Hal itu cukup mencengangkan bahwa setan mengatakan hal-hal seperti itu, seperti dia telah mempelajari saya, mengenal saya, mengetahui keberadaan saya, apa yang sudah saya katakan dan telah lakukan. 

Dia mengatakan bahwa dia akan menghancurkan saya jika saya terus berkhotbah dan mem-posting ajaran dan pewahyuan ini setiap hari. Dia melanjutkan "aku tahu kelemahanmu". Setan terus berbicara ... tapi kemudian dia melakukan kesalahan dengan mencoba membawa kehidupan lama saya sebagai bahan pembicaraanya. Ia mulai menyebutkan beberapa hal yang biasa saya lakukan sebelum saya diselamatkan, dosa-dosa masa lalu. Dia juga mulai mengutip ayat-ayat dan memelintir ayat-ayat alkitab, berusaha untuk menjelaskannya. Ketika ia sedang berrbicara, tiba-tiba sukacita yang besar mulai bangkit dalam diriku, kemudian roh saya mulai berbicara, saya berani berkata kepadanya, "Aku sudah diselamatkan", Saya sangat bersemangat ... kemudian Saya melanjutkan: "dosa-dosaku dihapus oleh darah YESUS KRISTUS, aku adalah ciptaan yang baru" Saya mulai memukulnya dengan ayat-ayat. Setan tidak berdaya dan tidak bisa merespon, kemudian saya menghilang dari hadapannya dan masuk ke tubuh saya. Setelah beberapa saat, saya membuka mata saya, lalu saya mengatakan kepada orang-orang di group BFM (persekutuan Othusitse) dan saudara-saudara yang lain mengenai apa yang baru saja saya alami ..

2 Korintus: 5:17: Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 

Wahyu: 12: 9: Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.

Ini adalah pengalaman yang luar biasa, penglihatan pengangkatan yang jelas, pengalaman di luar tubuh, terjebak di alam surgawi.

Wahyu: 22: 10-17: Lalu ia berkata kepadaku: "Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar. "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang." Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Yesus akan datang dengan cepat. Pengangkatan sangat dekat.
Maranatha !!

- Oleh Othusitse Mmusi

Tuhan Yesus memberkati,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar