Sabtu, 04 Maret 2017

Apakah Pengajaran Akhir Zaman Itu Terlalu Ekstrem? – Steve Cioccolanti




Dalam Video kali ini Pdt. Steve Cioccolanti menjelaskan, apakah membicarakan akhir zaman sangatlah ektrem atau berlebihan? Mari kita simak:
Banyak sekali orang atau gereja yang tidak mengajarkan atau membicarakan mengenai akhir zaman karena dinilai terlalu sulit ,terlalu dalam dan mengakar terlalu jauh. Pdt. Steve Cioccolanti memberikan contoh seperti, Dr. James Dobson yang baru-baru ini mengatakan ‘Kejatuhan Peradaban Barat Sudah Dekat’ (Fall of Western Civilization at hand). Apakah menurut saudara Dr. James Dobson yang adalah seorang pendiri pengajaran yang berfokus pada keluarga ini terlalu ekstrem? Tidak. Beliau juga cukup dihormati di dalam tubuh Kristus ini.
Jadi apabila saudara tidak mau mendengarkan kita, mungkin saudara mau mendengarkan beliau. Beliau memperhatikan waktu/zaman, begitu pulang orang-orang yang lainnya yang memperhatikan zaman.
Channel Pst. Steve Cioccolanti sendiri sudah di ‘subscribe’ seratusan ribu orang, tetapi tidak selalu mendapatkan apresiasi atau tidak selalu disukai semua orang yang sudah ‘subscribe’ channelnya. Mengapa demikian? Karena mereka takut dan ada sikap anti-akhir zaman di antara gereja, seperti  mengatakan bahwa apabila ini akhir zaman maka kita tidak bisa hidup seperti biasanya. Tunggu dulu, kita tidak pernah mengatakan seperti itu. Saudara seharusnya taat saja terhadap panggilan saudara, contoh: Jika Tuhan menyuruh saudara untuk menciptakan sesuatu, maka lakukan itu dengan segenap hati karena itu adalah perintah-Nya….dan ketika Tuhan datang maka saudara pun akan mendapatkan upah karena sudah taat dan setia kepada-Nya.
Kita di sini tidak mengajarkan hal yang fatal, dan yang menjadi masalah adalah ketika orang mendengar akhir zaman terkadang orang sudah menilai terlebih dahulu bahwa nanti pasti membicarakan kapan Rapture/pengangkatan terjadi dan akhirnya menjadi takut. Seperti Dr. James Dobson, beliau melihat bahwa kita masih perlu membangun gereja yang adalah Tubuh Kristus ini dengan sebaik-baiknya walaupun kita sedang berada di akhir zaman. Tetapi kita tidak bisa menutup mata sambil berkata “oh tidak terjadi apa-apa…tidak ada tanda-tandanya di sini…semuanya berjalan seperti sebelum-sebelumnya sejak dunia dibentuk.” Ini yang benar-benar dinamakan kebutaan.
Kita harus bangun seperti 10 gadis dara yang sedang tertidur. Kita harus bangun dan sadar!
Lalu bagaimana dengan salah satu tokoh Kristen sekaligus hamba Tuhan yang dihormati satu ini, Billy Graham? Pada tahun 2010 beliau mengeluarkan buku berjudul “Storm Warning”. Tahun 2010 adalah tahun kunci di akhir zaman, seperti gempa di Haiti, dan banyak lagi hal-hal yang terjadi yang menjadi titik porosnya. Lalu apakah kita akan mengatakan bahwa Billy Graham ekstrem? Kebanyakan orang pasti menjawab tidak karena kita tahu Billy Graham adalah hamba Tuhan yang dihormati, tetapi mungkin juga ada orang di luar sana yang menjawab ya.
Pada tahun 2010 Billy Graham mengatakan demikian ”hanya ada satu jawaban atas kesusahan yang sedang dialami hari-hari ini, dan dapat ditemukan dalam halaman-halaman Firman Tuhan yang tak pernah menua, yaitu alkitab…Alkitab berkali-kali mengatakan kepada kita bahwa suatu hari Kristus akan kembali – bukan dengan kelemahan seperti dulu Dia datang pertama kali, tetapi dengan Kuasa dan Kemuliaan, serta dengan Otoritas yang Besar.”
Kita harus mengajarkan kepada orang-orang bahwa Yesus akan datang kembali dan Kedatangan-Nya ini sudah dekat! Dan kita tidak harus menjadi fanatik mengenai hal ini, tetapi juga tidak boleh sama sekali tidak tahu akan tanda-tanda zaman. Itulah mengapa dulu orang-orang tidak menyadari kedatangan Yesus yang pertama kali.
Kemudian Billy Graham kembali menulis pada tahun 2013 demikian “Ada hal besar yang perlu disampaikan dalam alkitab mengenai tanda-tanda yang harus kita perhatikan dan ketika semua tanda-tanda ini bergerak bersamaan pada satu titik, kita bisa yakini bahwa kita sudah dekat dengan akhir masa. Dan tanda-tanda tersebut, menurut penilaian saya, sedang bergerak bersamaan sekarang untuk pertama kalinya sejak Yesus memberikan nubuatan-nubuatan tersebut.
Apakah ini merupakan suatu hal yang tidak masuk akal atau bahkan dasar yang gila? Sekarang kita lihat, para pemimpin tubuh Kristus ini sedang berseru dan sedang membunyikan shofar. Diharap para pedeta di luar sana yang mungkin mulai lemah dan dikecewakan dulu pada tahun 1970 atau 80-an, atau sudah mendengar begitu banyak pengajaran tetapi tidak terjadi apa-apa, mohon jangan jadi kecewa dan dilemahkan karena nubuatan-nubuatan yang belum terjadi.
Nubuatan ada untuk menguatkan kita dan untuk membuktikan bahwa Firman Tuhan itu benar serta meneguhkan kita bahwa Dia datang segera.
Sekarang, setelah kita melihat semua hal yang terjadi di dunia seperti: baik yang Tuhan lakukan maupun yang iblis lakukan ,penganiayaan, terorisme yang terjadi di mana-mana, dll – tetapi kita berkata “saya tidak peduli”, pergi ke gereja tetapi tidak mau tahu kapan kira-kira Pengangkatan/rapture akan terjadi dan kita tidak mau peduli tentang tanda-tanda yang ada serta tidak peduli bagaimana kita harus hidup sekarang, inilah yang justru disebut ekstrem. Tindakan seperti ini adalah tindakan terlalu ekstrem dan merupakan suatu resiko yang terlalu ekstrem dan sembrono untuk diikuti.
Sumber : 
http://surattuhan.com/apakah-pengajaran-akhir-zaman-itu-terlalu-ekstrem-steve-cioccolanti/




Tidak ada komentar:

Posting Komentar