Kamis, 09 Maret 2017

KESAKSIAN MENGUNJUNGI SURGA, MELIHAT NERAKA – Oleh Melea




Nama saya Melea, saya berusia 21 tahun dan tinggal di Kota Quezon, Filipina. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen, saya tahu agama saya, tapi saya tidak mengenal Tuhan. Ketika saya masih remaja (umur 13-16thn) saya menjadi seorang Kristen duniawi dan saya pergi ke gereja tetapi juga mencintai dunia.
Sampai suatu hari, pada bulan Maret 2011 ibu saya membawakan saya kesaksian Angelica Zambrano (Seorang gadis yang bersaksi surga dan neraka). Setelah membaca, saya menangis bertobat dan mengakui semua dosa-dosa saya.
Setelah itu, saya merasakan hadirat Tuhan, dan tubuh saya bergetar seperti ada gempa bumi, saya takut. Tiba-tiba saya mulai berbicara dalam bahasa roh, saya mencoba untuk menghentikan mulut saya tapi saya terus mengucapkan kata-kata.
Lalu saya mendengar suara batin yang mengatakan, “Buka mulutmu. Jangan takut. Ini Aku, anak-Ku.” Kemudian tiba-tiba berhenti.
Saya terkejut dan langsung berlari ke ibu saya dan menceritakan segala sesuatu.
Dia berkata, “Ini adalah Tuhan, ketika Dia berbicara lagi, dengarkanlah Dia.”
Saya kembali ke tempat tidur berpikir, ” Apakah Tuhan benar-benar berbicara?”
Ketika saya pergi tidur, saya mendapat kedamaian, sukacita, cinta kasih, saya merasa benar-benar dibersihkan dan diampuni dan maka dari itu saya mulai mencari hadirat-Nya dan mulai membaca Firman-Nya.
Singkat cerita, saya jatuh cinta kepada Yesus. Perjalanan saya dengan-Nya dimulai.

Saya Melihat TUHAN



Dia telah mengungkapkan diri-Nya kepada saya berkali-kali. Mei 2013 adalah saat di mana saya serius dengan Tuhan dalam iman saya, ketika saya melihat Dia turun ke kamar saya melalui langit-langit, Ia mengenakan jubah sangat putih, ada sabuk emas di dadanya, rambut emas-Nya menyentuh bahu, Ia memakai sandal emas dan wajah-Nya benar-benar bercahaya. Dia memberitahukan panggilan saya, mengungkapkan rahasia, saya melihat malaikat-malaikat dan banyak lagi,
Yesus benar-benar hidup. Dan jika saudara berpikir Dia tidak berbicara hari ini? Saudara benar-benar salah!
Dia berbicara, terutama ketika kita mendekatkan diri kepada-Nya dan mencari Dia dengan segenap hati kita.

MENGUNJUNGI SURGA


Pada bulan Oktober 2014 Tuhan membawa saya ke Surga. Pada saat itu adik saya tidak enak badan setelah demam tinggi dan saya berdoa dengan sungguh-sungguh untuk adik saya dan mencari Tuhan dan menyembah dengan gitar, menyanyikan lagu-lagu dalam bahasa yang tidak dikenal. Saya merasa api Tuhan ada pada saya.
Tiba-tiba, tubuh saya mulai gemetar seolah-olah ada gempa bumi! Lalu saya rebah, kehilangan semua kekuatan saya. Saya tak sadarkan diri, tapi indra rohani saya benar-benar aktif. Sementara itu, saya bisa merasakan malaikat di sekeliling saya. Saya bisa merasakan hadirat Tuhan juga.

Setelah itu, saya sudah berada dalam penglihatan, saya melihat diri saya dibangunkan oleh cahaya kemuliaan Tuhan, saya juga telah melihat 8 malaikat yang bersama dengan kami. Saya merasakan kegembiraan yang tak dapat dijelaskan. Lalu Ia meletakkan tangan kanan-Nya ke atas saya dan berkata dengan suara yang mengasihi “Putri-Ku Melea (Dia memanggil saya dengan nama!) Anak-Ku yang memiliki hati yang murni. Aku senang kau berhasil ke sini! Aku sudah menunggumu, Aku memiliki begitu banyak hal untuk ditunjukkan. Ayo! berdiri! ” kemudian saya bangkit dan memegang tangan-Nya.
Saya sangat terkejut dengan pemandangan surgawi. Saya merasa sukacita, damai sejahtera, cinta kasih dan penuh kekaguman.

Saya akan mencoba yang terbaik untuk menjelaskannya, tetapi ini terlalu indah mempesona untuk menggambarkannya dengan benar.
Saya terlihat seperti seperti gadis berumur 12 tahun. Saya mengenakan gaun panjang putih bersih. Saya menyaksikan dengan kemegahan sambil berjalan di sepanjang sungai yang jernih, sejauh mata saya bisa memandang, Tuhan mengatakan kepada saya “Anak-Ku, minumlah.” Lalu saya minum dengan tangan saya. Rasanya begitu enak! Saya belum pernah meminum air semanis dan begitu menenangkan seperti ini! Saya mendapat sukacita dan damai sejahtera!



Setelah itu ia berkata, “Aku tahu kau suka berenang. Ayo, menyelamlah ke dalam air!” Saya tersenyum dan saya menenggelamkan diri. Sementara menyelam di air, saya dapat melihat berbagai jenis makhluk laut, ikan, kura-kura, dan mereka hidup! Seperti mereka sedang berbicara dan memuji Tuhan. Saya perhatikan juga bahwa saya bisa berbicara dan tersenyum. Saya tahan air! Ada sukacita yang besar!
Setelah itu, saya melihat pakaian saya tidak basah sama sekali. Yesus tersenyum kepada saya (saya tidak dapat melihat wajah-Nya, tapi saya tahu bibir-Nya bergerak setiap waktu ia tersenyum) kemudian Dia mengambil mawar yang terlihat seperti berlian. Saya tidak bisa menggambarkannya dengan tepat. Bunga mawar itu bersinar cemerlang!
Saya terkejut, bunga itu membungkuk kepada-Nya! Saya begitu terkagum! Dan dia memberikannya kepada saya. Saya memegang mawar itu dan memiliki sukacita yang tak dapat dijelaskan!

Ketika kita berjalan dan melihat dalam kemegahan, saya bisa melihat bahwa tempat ini benar-benar menggembirakan! Saya tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkanya dengan tepat! Saya tidak ingin bangun lagi!
Saya melihat 2 pelangi besar di langit biru yang lembut. Ada berbagai warna cerah, beberapa asing bagi saya. Saya melihat pohon-pohon yang tegak, yang kehijauan dan juga asing bagi saya.
Saya juga melihat bahwa kita sedang berjalan di jalan emas, ada batu-batu permata dan sejenisnya di sekitanyar. Pemandangan yang begitu luar biasa!
Setelah itu kami berjalan di rumput yang begitu hijau, kemudian kita melalui bangku pahatan bagus dengan sentuhan emas. Kami duduk di sana selama beberapa saat dan mulai bercakap-cakap, memberitahu-Nya bahwa tempat surgawi inilah di mana saya ingin menghabiskan waktu selamanya dengan-Nya. Kami berbagi banyak hal lain yang harus disimpan secara pribadi.


Setelah itu, Yesus memperkenalkan kepada saya 8 malaikat yang bersama kami.
Dia memperkenalkan mereka dengan nama mereka! Saya tidak bisa mengingat nama mereka karena begitu unik. Sesuatu yang tidak pernah saya dengar sebelumnya.
Saya tidak ingat wajah mereka tapi saya dapat memberitahu bahwa mereka begitu indah. Ada beberapa dari mereka yang tidak memiliki sayap, ada yang tinggi, beberapa memiliki dua sayap besar dan beberapa memegang pedang.
Setiap kali Tuhan memanggil nama mereka, mereka dengan lembut membungkuk kepada Tuhan dan tersenyum kepada saya. Saya merasa terhormat dan terpesona saat itu.
Setelah itu, kami berjalan lagi dan berhenti.

Pemandangan Yang Mengerikan


Kemudian Tuhan menunjukkan sesuatu hanya dengan satu ayunan tangan-Nya, saya melihat neraka.
Saya melihat kondisi mengerikan dari jiwa-jiwa yang hilang, setan tanpa perasaan menyiksa orang dengan tombak yang tajam dan alat-alat tajam!
Saya melihat orang-orang terbakar di sebuah lubang dengan cara yang sangat mengerikan dan lainnya saya melihat orang-orang jatuh dari gerbang-gerbang neraka. Ada ribuan dari mereka! Saya mendengar mereka menjerit ketakutan !!

Tuhan berbicara “Dapatkah kau melihat ini,  anak-Ku?” Saya sangat ketakutan dan berkata, “Ya Tuhan dan saya tidak ingin melihat mereka lagi. Saya sudah cukup mengetahui neraka. Saya sudah membaca kesaksian dari hamb-Mu.”

Dia mengatakan dengan suara yang manis penuh kasih “Kita akan ke sini anak-Ku, jangan takut. Aku di sini. Aku akan pergi bersamamu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.” Setelah mendengar itu, hati saya mulai sakit.
Saya menarik napas dengan cara yang tidak biasa. Itu sangat aneh. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi! Dan saya berkata “Tidak Tuhan. Saya tidak bisa. Saya sudah tahu tempat itu. ​​Saya mohon. Saya tidak ingin pergi ke tempat mengerikan itu” Saya memohon kepada-Nya dan menangis.

Dia dengan sungguh-sungguh mengatakan, “Kita harus pergi ke sini anak-Ku, banyak orang tidak percaya bahwa tempat ini ada. Aku membutuhkanmu, anak-Ku, untuk bersaksi. Bukankah Aku sudah memanggilmu? Jangan takut. Aku akan tidak pernah meninggalkanmu“

Sulit dan menyakitkan untuk bernapas saat itu! “Tapi Tuhan, tidak kali ini” Saya menangis dan menangis. Tiba-tiba, Ia mengayunkan lagi tangan-Nya dan penglihatan Neraka menghilang. Dia berkata, “Ok, anak-Ku, kau benar-benar tidak siap. Tapi kau harus siap. Kita akan pergi ke sana sesegera mungkin! Tapi jangan takut, Aku di sini. Aku akan pergi bersamamu, “kata Dia dengan suara yang masih penuh kasih sayang.
Tiba-tiba, semua rasa sakit di hati saya lenyap. Lalu saya berkata, “Tapi Tuhan, saya tidak ingin pergi ke sana. Tempat itu terlalu mengerikan. Saya tidak ingin melihat setan, baik orang-orang yang terbakar dalam kesulitan.”

Dia mengangkat wajah saya dan berkata “Anak-Ku, Saya tidak memberi kamu roh ketakutan! Aku selalu menyertai engkau. Aku sangat mengasihimu. Aku telah memilihmu. Aku memanggilmu. Jangan takut.” Setelah itu, saya mendapat sukacita yang tak terkatakan! Saya tertawa dalam roh.

Ia melanjutkan “Tapi kau harus selalu BERDOA, MENYEMBAH, MEMBACA FIRMANKU. Kau harus selalu MENCARI HADIRATKU. Iblis akan melakukan segalanya untuk menghalangmu. Kau harus waspada. Dan jangan lupa untuk MENULIS semua ini untuk Bersaksi. Selalu ingat, Aku di sini. Aku Saksimu yang setia. Aku tidak akan pernah meninggalkamu. Aku akan menguatkamu. Aku sangat mengasihimu anak-Ku. “

Setelah mendengar itu, mata jasmani saya terbuja perlahan. Saya menyadari semuanya, hidup saya, panggilan saya, dan keluarga saya, kerabat, orang-orang yang belum percaya dan orang-orang yang masih buta untuk semua ini !! Saya sangat terbeban. Panca indra rohani saya sekarang jauh lebih meningkat. SEMUA KEMULIAAN DAN KEHORMATAN ADALAH BAGI DIA “


AYAT-AYAT ALKITAB:
——————————
Kisah Para Rasul 2: 17-18: “Akan terjadi pada hari-hari terakhir–demikianlah firman Allah–bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

Mazmur 11:4-6: “TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.

Wahyu 22: 1-3Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,”

Yohanes 3: 3 & 7  (3)Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (7)Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.”


Ibrani 12:14-15  “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar