Sabtu, 04 Maret 2017

Masa Kesusahan Di Amerika – Julie



SAYA MELIHAT MASA KESUSAHAN-BERITAHU UMAT-KU BAHWA PENYIKSAAN AKAN DATANG KE AMERIKA!
Available in English
Di pagi hari tanggal 17 Februari, 2017, saya mendapat sebuah penglihatan / mimpi pada malam hari yang kuat. Semua panca indera dan emosi menjadi sangat tajam ketika saya mengalami apa yang akan terjadi menjelang akhir masa kesusahan besar, setelah gereja(mempelai Kristus) diambil. (Saya di sini tidak berkomentar mengenai waktu di mana gereja sedang diubahkan.)

Saya menemukan diri saya tiba-tiba berjalan dengan sekelompok orang-orang percaya yang lain yang telah datang untuk mengenal Yahushua, tetapi hanya setelah mempelai Kristus telah diambil. Kami tinggal bersembunyi di bawah tanah  sebuah bangunan besar yang gelap yang sudah. Tak ada listrik, dan belum pernah seperti ini. Saya melihat lampu minyak dan lilin di mana-mana dan itu adalah satu-satunya penerangan yang kita punya. Kita semua mengenakan pakaian yang kebesaran dan menutup kepala sebisa mungkin agar tidak menarik perhatian. Ada saat-saat kita harus pergi keluar untuk membeli barang, seperti garam dan minyak dan akan barter dengan barang-barang yang kita temukan dan mencari/mengumpulkan barang-barang lagi untuk alasan ini. Bisa dikatakan makanan sangat langka. Air juga merupakan sesuatu yang harus kita cari terus-menerus, dan merupakan yang paling penting untuk kelangsungan hidup.
Ketika kami bepergian, kita hanya akan melakukannya sebelum fajar menyingsing atau saat matahari terbenam dan melakukan yang terbaik agar tidak menjadi sasaran empuk dan dibawa pergi untuk dibunuh. Saya diberitahu oleh Bapa bahwa ini adalah Amerika Serikat setelah banyak penghakiman yang telah terjadi, dan Dia membiarkan saya memahami bahwa jutaan orang telah meninggal. Jalan-jalan sangat kosong, hanya ada beberapa toko kecil yang buka, dan semuanya dijalankan oleh NWO. Darurat militer terus melakukan pemeriksaan pada semua orang, dan ketika kami bepergian, kami diawasi dan dikendalikan oleh todongan senjata. Ada jalur tertentu yang harus diambil, dan jika kami didapati bepergian melalui jalur yang lain, kita langsung ditembak. Kami tidak pernah berbicara saat di luar gedung kami.

Ada penyaliban terbuka di jalan-jalan, pemandangan yang mengerikan dari siapapun yang secara terang-terangan mengaku Kristen. Jenazah-jenazah ini kemudian ditinggalkan di mana mereka digantung. Kekristenan telah lama hilang di negeri ini. Kelompok kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk pergi pada malam hari dan mengambil jenazah jiwa-jiwa yang berharga ini kembali ke tempat kami bersembunyi, meskipun kami tidak punya cara yang layak untuk menguburkan mereka. Saya melihat deretan jenazah dekat dinding yang jauh dari tempat persembunyian kami, dibungkus seprai dan selimut karena ini adalah yang kami punya. Saya ingat berdiskusi dengan yang lain apa yang akan dilakukan dengan para martir ini.

Ini merupakan penglihatan yang menakutkan, salah satu penglihatan yang saya tidak akan pernah lupa karena pengalaman profetis ini lebih dari sekedar nyata. Saya merasa ketakutan yang nyata dan bisa membau serta melihat lebih jelas daripada yang kita lihat di sini sekarang.

Ketika penglihatan berakhir, kata-kata yang tepat dari Bapa adalah: “Beritahu umat-Ku, masa kesusahan akan datang ke Amerika Serikat.

Itulah yang saya dengar dengan kalimat langsung. Pesan ini adalah peringatan lain bagi semua orang yang terus-menerus menolak pengorbanan Yahushua di sini dan sekarang, dan tidak serius terhadap masa depan yang akan mereka hadapi, jika tidak dilahirkan kembali. Tentu saja banyak yang akan meninggal dalam bencana dan penghakiman, ya, tapi bagaimana jika saudara adalah salah satu dari orang-orang yang masih hidup??? Bapa ingin saudara tahu, ini bisa menjadi nasib saudara. Silahkan terima pesan ini dengan sangat serius jika saudara suam-suam kuku, atau belum menerima Yahushua HaMashiach (Yesus Kristus) sebagai Juruselamat pribadi dan Raja saudara. Ini sangat sangat nyata, dan ini akan terjadi, seperti semua yang sudah disebutkan dalam Firman-Nya. Waktu tidak berpihak pada saudara.

Bagi saudara yang membaca perkataan ini, yang mengikuti Yahushua dan telah menerima Dia, jangan takut untuk mengirimkan ini kepada keluarga dan teman-teman. Saudara tidak akan rugi, karena mereka yang mengikuti Yahushua telah menganggap semuanya sebagai kerugian; bumi ini bukan rumah kita. Sampaikan ini kepada semua orang sebagai peringatan. Memilih nanti, maka semua akan terlalu terlambat ….

Kasih dan shalom,
Julie
===============================================================================
Bahasa Inggris

I SAW THE TRIBULATION-TELL MY PEOPLE PERSECUTION WILL COME TO AMERICA!

In the early morning hours of February 17, 2017, a had a powerful night vision/ dream. All of my physical senses and emotions were very acute as I experienced what it will be like towards the very end of the great tribulation, after the remnant church has been taken. (I am not commenting here on the timing of the church being transformed.)
I found myself suddenly running with a group of other believers who had come to know Yahushua, but only after the remnant was removed. We were living underground in hiding in a large but dark abandoned building of some sort. There was no electricity, and had not been for some time. I saw oil lamps and candles everywhere and it was the only light we had. We all were dressed in oversized clothing and head wraps doing our best to stay as inconspicuous as possible. There were times we had to go out for items, such as salt and oil and would barter with things we had found and collected for this reason. Food was scarce to say the least. Water was also something we were having to look for constantly, and most important for survival.
As we traveled, we would do so only in the early pre-dawn hours, or at sunset doing our best to avoid being targeted and taken away to be killed. I was told by Father this was the United States after many of the judgments had happened, and He let me understand that millions had died. The streets were very empty, there were only a few small businesses opened, and everything was run by the NWO. Martial law kept everyone in check, and as we traveled, we were watched and controlled by gunpoint. There were certain paths that had to be taken, and if we were found traveling any other way, we were shot instantly. We never spoke while outside of our building.
There were open crucifixion’s in the streets, a gruesome and horrible sight of anyone who publicly confessed Christianity. The bodies once dead were then left where they hung. Christianity was long gone in this country. Our group did the best we could to go at night and take these precious souls’ bodies back to where we were hiding, although we had no way to properly bury them. I saw rows of them on a far wall of our hiding place, wrapped in sheets and blankets as this was all we had. I remember discussing with the others what we were going to do with these martyrs.
It was a terrifying vision, one I will never forget as these prophetic encounters were more than real. I felt the tangible fear and smelled and saw more acutely than we do here now.
When it was over, Father’s exact words were: “Tell My people, tribulation will come to the United States.” 

That was all I heard in direct words. This message is yet another warning for all those who continually reject Yahushua’s sacrifice in the here and now, and have not taken seriously the future they face, if not born again. Of course many will die in disasters and judgments, yes, but what if you are one of the ones who lives??? Father wants you to know, this could be your fate. Please take this message very seriously if you are lukewarm, or have not accepted Yahushua HaMashiach (Jesus Christ) as your personal Savior and King. This is so very real, and this will come to pass, just as all His words have. Time is not on your side.
For those of you who do read these words, who do follow Yahushua and have accepted Him, do not be afraid to send this to family and friends. You have nothing to lose, as those who follow Yahushua have counted all as lost anyway; the earth is not our home. Pass this along to everyone as a warning. One day, it will be too late….
Love and shalom,
Julie




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar