Jumat, 28 Maret 2014

Mimpi Tribulation: Malaikat Tuhan diatas patung Liberty

By Maurice Sklar


Original note: https://www.facebook.com/notes/maurice-sklar/tribulation-dream-the-angel-of-the-lord-over-the-statue-of-liberty/10152870926179119

Minggu ini saya bermimpi. Sebuah mimpi yang amat mengerikan dan menakutkan. Di dalamnya, saya melihat seorang malaikat besar berdiri di udara di atas pelabuhan New York. Hal itu kelihatan begitu besar hingga menutupi langit malam. Tubuhnya berselubungkan zirah emas seakan ia akan pergi berperang. Wajah dan seluruh tubuhnya bergitu bercahaya sehingga saya tak dapat tahan menatapnya untuk waktu yang lama. Pancaran cahaya putih begitu memancar dari tubuhnya ke segala arah. Ia berdiri di atas Patung Liberty. Itu di malam hari, namun saya hampir tak dapat melihat lampu-lampu di sekelilingnya datang dari kota New York karena ia begitu bersinar dengan cahaya ilahi.

Ia menyentuh ikat pinggangnya yang ditutupi selempang merah di sekitar bagian tengahnya, dan menghunuskan pedangnya. Pedangnya begitu masif! Pedang tersebut berkobar dengan cahaya dan api di seluruh bagiannya. Kelihatan setidaknya ada 30 meter panjangnya! Saya tidak pernah merasa begitu takut ketika melihat seorang malaikat sebelumnya. Saya tahu roh perang yang perkasa ini datang langsung dari Takhta Tuhan. Ia memiliki ekspresi wajah yang suram ketika menghunuskan pedangnya di atas kepalanya dengan kedua tangannya. Ia bersiap untuk memukul Patung Liberty dan membelahnya menjadi dua! Saya gentar dan mencoba bersembunyi, tapi malaikat tersebut menatap langsung kepada saya, dan saya tahu bahwa tidak ada satupun tempat untuk saya bersembunyi dari padanya.

Lalu ia berbicara! Suaranya bagai guntur dan menggema ke seluruh pelabuhan. Kata-Nya,

"Berapa lama lagi kamu akan menolak merendahkan dirimu, O Amerika! Kamu telah ditimbang dalam timbangan Allah dan didapati ringan. Awalmu begitu agung dan luhur, namun akhirmu adalah aib dan kehancuran!

Firman Tuhan Semesta Alam, Panglima Bala Tentara Sorga,

'Waktunya sudah habis. Cawan-cawan murka-Ku telah penuh akan amarah dan penghakiman-Ku. Semua akan dicurahkan ke atasmu. Kamu harus meminumnya ... sampai pada ampasnya ... setiap tetes! Aku telah datang kepadamu siang dan malam memohon agar kamu kembali kepada-Ku selama lebih dari seratus tahun ini. Aku begitu pengasih dan panjang sabar. Hal ini tidak membuat-Ku bersukacita untuk menghakimimu. Namun, kamu mengeraskan hatimu, mencemooh peringatan-Ku melalui para nabi-Ku dan para hamba kudus-Ku. Aku membawamu dari tidak ada dan meninggikanmu, O Amerika, lebih tinggi daripada bangsa manapun! Namun sekarang kamu lebih rendah daripada Sodom. Kamu berdosa lebih besar daripada Mesir. Kamu menjadi begitu sombong, lebih daripada Babel dan Persia. Kamu menjadi lebih egois daripada Roma. Kamu meninggikan dirimu sendiri dengan hikmatmu lebih daripada Yunani. Kamu memiliki lebih banyak berhala dan tempat pemujaan dan kemewahan lebih daripada semua kerajaan kafir manapun dalam sejarah. Awalmu begitu murni dan agung, namun sekarang bau busuk dosa dan kenajisanmu memenuhi hidung-Ku! Kamu tidak lagi menjadi Ratu bangsa-bangsa. Sekarang kamu harus menanggung aibmu dan menjadi yang terendah dari semua bangsa kafir! Sekarang, seperti Agag, kamu akan dicincang! OH BUMI, BUMI, BUMI, DENGARKAN FIRMAN TUHAN!'"


Lalu, pedang besar itu menghancurkan Perempuan Liberty itu. Ketika pedang itu menyentuh puncak kepalanya, ada kilatan cahaya dan pedang itu membelahnya menjadi dua - tepat hingga ke bawah! Kemudian pedang itu datang lagi dan lagi menghantamnya. Itu menghancurkannya berkeping-keping. Setiap tebasan pedang, api meledak. Saya mendengar ledakan-ledakan yang menakutkan. Penglihatan akan patung itu berakhir dengan sebuah gempa bumi seketika itu juga setelah dicincang berkeping-keping dan tenggelam ke dalam pelabuhan.

Saya menangis dan berseru kepada Tuhan untuk belas kasihan. Saya tidak pernah melihat sisi Tuhan yang ini. Saya hanya mengetahui sisi kasih dan kebaikan-Nya, belum pernah saya melihat Murka Sang Kuasa!

Kemudian, saya melihat dari pandangan yang lebih dekat ... mimpi berganti dan saya mulai beralih keluar dari pelabuhan New York dan mulai menjelajah di udara lintas Amerika. Apa yang saya saksikan adalah horor yang lebih daripada apapun yang pernah saya lihat! Saya melihat Amerika terbelah dua karena sebuah gempa bumi besar - tepat di tengah! Saya melihat bagian Tenggara Amerika ditutupi gelombang air raksasa dari samudera. Saya melihat rentetan gempa bumi masif yang membelah pantai California. Itu mengingatkanku pada sebuah patahan biskuit! Kota-kota besar di sepanjang Pantai Barat tenggelam ke dalam samudera, sepanjang dari Meksiko naik hingga Alaska dan gelombang raksasa membanjiri tanah hingga sebagian besar Pantai Barat lenyap! Semuanya lenyap ke dalam Samudera Pasifik.




Lalu saya melihat 3 roket besar diluncurkan ke udara. Dua datang dari lautan, dan yang satu dari darat dan datang dari jarak yang jauh. Semuanya meledak di udara satu, dua dan TIGA di dalam atmosfir dalam jarak masing-masing 5 menit. Itu keluar hampir ke ruang angkasa. Semuanya adalah bom nuklir yang menakutkan. Tapi yang terakhir adalah yang terbesar dan menciptakan sebuah awan jamur raksasa di bagian barat tengah Amerika. Kemudian tanah bergetar dan segalanya menjadi hitam. Tidak ada listrik dari rumah-rumah. Lalu lilin-lilin mulai menyala dan api mulai kelihatan. Ada beberapa ledakan nuklir lainnya, dan banyak orang binasa di berbagai penjuru negeri. Hanya ada puing-puing dan reruntuhan di berbagai kota yang dulunya begitu tinggi dan megah.
Ada begitu banyak penjarahan dan tindak kekerasan dengan senjata, merampas makanan dan persediaan yang dapat mereka temukan. Kemudian saya melihat semacam pasukan polisi anti huru-hara yang berjumlah ribuan masuk ke dalam berbagai komunitas bahkan berbagai kota, memaksa orang-orang keluar dari rumah, dan digiring ke dalam semacam kamp konsentrasi. Beberapa, tapi tidak semua "pasukan polisi" memiliki helm berlampu biru. Ratusan ribu orang ditahan dengan cara demikian. Banyak yang tidak "bekerja sama" dan langsung ditembak dan ditinggal mati di rumah mereka.

Namun, ada jutaan kelompok tersembunyi yang lolos dari gelombang pertama dalam bencana ini. Kebangunan rohani terjadi, para penginjil, para nabi dan rasul bangkit dan mulai berkotbah ke ribuan pintu dan banyak yang diselamatkan dan lahir baru. Mujizat-mujizat terjadi, pelipatgandaan makanan dan air dan kesembuhan yang memukau. Jutaan orang berseru kepada Tuhan dan Ia mendengar dan menjawab.

Saya tahu bahwa ini tidak hanya terjadi di Amerika, namun Tribulasi Besar menimpa mereka, dan di seluruh dunia bencana ini juga terjadi.

Saya melihat sejumlah besar orang kudus di masa Tribulasi menolak untuk menyangkal Yesus sebagai TUHAN. Mereka kelaparan, banyak di antara mereka, namun tetap menolak diberi tanda di tubuh mereka untuk diberi makan dan hidup. Ada semacam kedai di setiap kota kecil. Mereka mengiklankan makanan dan air, hanya jika Anda masuk ke dalam dan menerima tanda elektronik. Beberapa masuk ke dalam, sujud menyembah kepada sebuah citra holografik Antikristus dan diberi tanda di tangan dan dahi mereka dengan sebuah cap elektronik serupa tato. Ketika mereka keluar, jika mereka keluar, mereka memiliki mimik zombie. Pikiran dan jiwa mereka telah lenyap. Mereka terlihat seperti telah menjalani operasi otak secara rohani. Kemudian mereka segera bergabung dalam pasukan polisi, dan mereka diberikan senjata setelah mereka makan dan minum serta beristirahat di kedai. Mereka serupa robot yang melakukan perintah Antikristus. Saya tahu mereka terhilang selamanya. Namun, beberapa mereka tidak demikian. Mereka disiksa secara mental dan fisik di dalam kedai tersebut, namun, jika mereka tetap menolak tanda binatang itu, ada sebuah laser yang ditembakan ke otak dan jantung mereka, dan memotong kepala mereka. Kemudian mereka hangus terbakar dalam sekejap. Hanya abu saja yang tertinggal. Ini yang paling mengerikan dari semuanya. Hal ini membuat kamp maut Nazi terlihat seperti piknik. Jutaan orang dieksekusi dengan cara demikian via sistem komputer dan berlangsung dalam sebuah skala besar. Teknologi jauh lebih canggih daripada yang pernah saya saksikan.

Kemudian, saya melihat kembali kepada Malaikat TUHAN, dan Ia berkata,

"Peringatkan setiap orang! Hindari dari murka yang datang. Bertobat dan kembali kepada Yesus selagi ada kesempatan. Berdoa supaya kamu dapat lolos dari hal-hal ini yang akan terjadi sebentar lagi, dan tetap berdiri dalam Hadirat TUHAN. Semua perkara ini hendak berlangsung! Balik kepada Tuhan dan berseru untuk belas kasih-Nya. Masuk ke dalam Bahtera Keselamatan sebelum pintu anugerah ditutup dan semuanya menjadi terlambat!"

Lalu saya terjaga dan sangat susah hati untuk beberapa waktu dan tidak dapat bicara untuk beberapa jam.

Maurice Sklar

Thursday, March 13, 2014

Referensi lainnya (Klik Di Sini)

Komentar pribadi Windunatha:

1. Walaupun Maurice Sklar mengatakan bahwa semua hal ini akan terjadi setelah Pengangkatan Gereja (Rapture), namun saya meyakini bahwa ada sebagian peristiwa tersebut yang terjadi sebelum Rapture.

2. Ada semacam kedai di setiap kota kecil. Mereka mengiklankan makanan dan air, hanya jika Anda masuk ke dalam dan menerima tanda elektronik. <- Kedai-kedai ini terkesan begitu banyak, amat masif jumlahnya dan SUDAH terorganisir dalam operasionalnya sehari-hari selama ini, serta bersifat GLOBAL, yakni kedai-kedai semacam Starbucks, Seven Eleven, Mc Donalds, dan sebagainya. Dan kedai-kedai ini harus siap selama 24/7.

3. Ketika mereka keluar, jika mereka keluar, mereka memiliki mimik zombie. Pikiran dan jiwa mereka telah lenyap. Mereka terlihat seperti telah menjalani operasi otak secara rohani. <- Bukankah saat ini film bertema zombie begitu marak, baik skala layar lebar maupun serial TV? Sadarkah Anda bahwa film-film bertemakan zombie merupakan gambaran profetik akan peristiwa yang akan datang sebentar lagi ini? Dan jika Anda begitu menyukai film-film semacam ini, seperti serial Walking Dead misalnya, Anda seperti sedang mengaminkan bahwa Anda akan tertinggal dari Rapture dan akan menderita dikejar serta disiksa oleh pasukan mereka atau bahkan lebih buruk lagi jika Anda menjadi salah satu dari mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar