Rabu, 28 Mei 2014

MALAIKAT PELINDUNG : PENGLIHATAN TENTANG KEGIATAN PELINDUNG MEREKA


Umat Tuhan telah berkumpul untuk menyembah Tuhan. Penerang ruangan yang menggantung di atas dudukan lampu berwarna keperakan telah menerangi gereja secara keseluruhan. Dua vas bunga menghadapi ke orang-orang kudus yang duduk di gereja ini. Gereja ini memiliki banyak orang-orang kudus di dalamnya. Meskipun semua orang duduk, malaikat penjaga orang-orang kudus ini berdiri menjaga dengan penuh perhatian kepada orang-orang kudus ini. Di mana-mana di gereja ini penuh dengan malaikat. Di mimbar, ada dua malaikat berdiri. Dua malaikat lainnya berada di belakang pendeta.

Yesus dan saya sedang memperhatikan dari belakang. Saya berjalan ke bawah dan saya mengikuti Yesus. Semua malaikat membungkuk saat Yesus mulai masuk di tengah-tengah mereka. Saya berbicara dengan dua malaikat dan mereka menganggukan kepala mereka. " Penglihatan ini , " kata Yesus , "adalah untuk umat-Ku. Aku tidak pernah meninggalkan siapa pun dari mereka. Para malaikat terus menjaga mengawasi umat-Ku. Tak satu pun dari para malaikat ini meninggalkan orang-orang percaya ini sampai orang tersebut meninggal. "

Segera, kebaktian pun selesai dan kerumunan orang-orang kudus pulang ke rumah. Saya Percaya Bahwa Tuhan ingin saya melihat penglihatan ini sehingga kita boleh tahu mengenai malaikat-malaikat penjaga ini. Tuhan membawa saya ke rumah salah seorang umat Tuhan, seorang wanita yang pulang dari gereja. Dia berbaring di tempat tidurnya dan hendak tidur. Dia berlutut dan berdoa. Kemudian, ia pergi ke tempat tidur dan tidur. Saya melihat bahwa malaikat itu tidak pernah berpindah. Dia sedang menjaga dengan penuh perhatian saat wanita itu tidur.

Waktu untuk tidur telah usai dan pagi telah tiba. Umat Tuhan ini terbangun dan mulai berdoa. Malaikat itu melangkah mundur dan menundukkan kepalanya sampai doa itu selesai.
Yesus berkata," Katakan kepada umat-Ku bahwa mereka sangat dilindungi. "

Tuhan dan saya pergi ke rumah salah seorang pelayan-Nya. Para malaikat yang menjaga pelayan Tuhan ini memiliki perrsenjataan yang kuat. Dua malaikat besar dengan sayap yang menyala dengan api terus menerus menundukan kepala mereka terhadap Yesus. Mereka membuka pintu gerbang dan kami masuk. Kedua malaikat ini berdiri di depan pintu yang bertatahkan dengan cahaya kebiruan. Mereka tersenyum ketika mereka melihat kami, kemudian mereka menundukan kepala mereka dalam sambutan surgawi.

Yesus dan saya masuk ke rumah pelayan Tuhan ini. Di kamarnya, ada enam malaikat lainnya dengan dia. Tersenyum dengan penuh kasih sayang yang mengembang di wajah serius mereka. Sekali lagi, mereka menyeimbangkan diri dengan satu lutut dan membungkuk. Yesus Tersenyum!

" Pius " Yesus berkata untuk memastikan Bahwa saya memperhatikan Dia Karena kemuliaan yang saya lihat sedang memenuhi saya seperti badai. "Katakan kepada umat-Ku untuk percaya. Mereka tidak perlu melihat ini tetapi mereka dijaga dengan ketat. Aku melindungi mereka. Setiap kali satu malaikat pelindung sedang melawan serangan setan dengan sengit, maka mereka dengan cepat mengirimkan pesan ke surga dan tambahan prajurit malaikat pun dikerahkan. Mereka adalah mempelai-Ku, maka dari itu Aku benar-benar melindungi mereka. "

Menerima kesadaran saya kembali dari penglihatan yang mulia ini, saya mulai menuliskannya. 


By Pius Joseph

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar