Laman

Minggu, 29 Juni 2014

TOV - 28 Juni 2014 (Pengurapan)


TOV - 28 JUNI 2014 (Pengurapan)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)

Ada 3 hal yang kita lakukan hari ini, yaitu pengurapan, pelantikan, pemateraian.

Pengurapan 



By: Ev. Yusak Tjipto

Biar pikiran kita ditaklukkan di bawah pikiran Yesus, karena seringkali pikiran yang menghambat, yang membuat kita tidak bisa melakukan kehendak Tuhan dengan murni, semuanya selalu dipertimbangkan.
Jangan banyak berpikir, menimbang-nimbang, tapi setiap Firman lakukan dengan percaya, semua jadi.


3 jari di ubun-ubun, pikiran kita tunduk di bawah pikiran Kristus!




By: Ev. Nany Susanty



Terima kecapi Daud masuk dalam hati kita. Untuk sampai Finish Strong, terkadang bisa khawatir, mulai dari yang kita lihat, masuk dalam pikiran, tertancap dalam hati. Ketika ada kecapi Daud, dalam masalah apapun, tiba-tiba di hatimu sudah ada nyanyian, mau pergi kemanapun, mau baru bangun, ada nyanyian dalam hatimu, ada melodi dalam dirimu. Engkau harus ikut nyanyi, sekalipun tidak harus teriak-teriak. Seluruh tubuhmu harus ikut menyanyi, dan ini hal yang luar biasa, dan kekuatan Tuhan akan turun dalam hidup kita. Saat engkau ikut menyanyi, hatimu menyanyi, semua masalah itu akan disingkirkan. Tuhan beri senjata yang luar biasa, karena ini akan ditanamkan di dalam hatimu.



Mulai hari ini Tuhan akan mengembalikan cinta yang mula-mula! Engkau mulai akan menjadi betah untuk berdoa. Bu Nany lebih suka untuk duduk di kamar walau sendirian, dan berdoa. 



Kecapi ini tidak bisa dibeli, engkau mau punya uang berapapun tidak bisa dibeli, tapi kali ini Tuhan beri dengan syarat, diberikan kepada orang yang sungguh-sungguh rindu mengenai hal ini. 



5 jari dari 5 jawatan yang masuk dalam hidup kita, hati yang penuh dengan melodi, sampai kami TOV di hadapanMu, kami mengasihi Engkau, bukan yang lain.




By: Pdt. Petrus Hadi



Dalam Roh dan kebenaran, dan kebenaran ini tindakan kita, apakah kita lakukan yang Tuhan mau, atau berjalan dengan pikiran sendiri. Yang paling sulit ketika mendaki gunug itu sebenarnya yang bagian terakhir, ketika akan mencapai puncak, tapi banyak yang berhenti karena capek, tidak kuat. Lihat, perhatikan baik-baik, ketika itu dari badan Tuhan seperti keluar tali-tali transparan yang akan membantu kita untuk naik, yang penting engkau mau dan melangkah. Kalau kakimu tidak pernah melangkah, engkau tidak akan pernah mendapat apa-apa. Kalau Dia memberi perintah, Dia pasti akan berikan kemampuan untuk kita melakukannya sampai puncak segala sesuatu, puncak perkenanan, kelimpahan, dll.

Urapi kaki, agar kaki kita kuat kembali.


2 jari, taruh di bawah telapak kaki. Yang selama ini belum dikalahkan, dituntaskan.



By: Pdt. Petrus Agung Purnomo


Bujangnya Saul memiliki inisiatif untukbdatang ke Samuel, dia yang membawakan korban persembahan untuk nabiNya, tapi nahkan di saat yang paaing pnting, dia tidak boleh ikut mendengar. Tidak boleh ada kemarahan, dan itu namanya pengabdian. Jangan berkata "kan aku sudah berjasa, kan aku sudah sering membantu, sudah menjadi donatur", dll, dan seringkali kita merasa berjasa dan kita marah. Ketika Roh Tuhan menguasai hidupmu, engkau akan menjadi manusia lain, engkau tidak akan sama lagi, dan ketika itu terjadi, lakukan apa saja yang didapat tanganmu, sebab Tuhan menyertai engkau.

Urapi telapak tangan, jarah ini dengan kuat.


By: Ev. Iin Tjipto

Semua yang engkau dapat itu semua ujungnya untuk Tuhan, bukan untuk diri kita sendiri.

Pengurapan untuk otoritas  tsnggungjawab, kepercayaan. Kepercayaan tidak pernah diberikan di awal dari segalanya, tapi ini diberikan melewati ujian, melewati semua pekerjaan. Semua otoritas dipercayakan kepada Yesus setelah Dia melewati salib, di saat yang paling menyakitkan Dia tidak mengutuk, di saat yang menghabiskan kekuatanNya, Dia tetap berjalan menyelesaikan tugasiha. Di saat tetesan darah reputasi habis dotelanjangi di atas saloin tidak ada satupun pertanyaan karena itiuah Dia dipercaya, tanggungjawab dan otoritas turun, ketika semua tidur, Dia naik ke atas gunung, berdoa, bertanya pada Bapa setiap detail, hatiNya tidak pernah berhenti untuk bertanya  tekadnya tidak pernah surut untuk melakukan sekecil apapun dari kehendak Bapa. Lebih dari 2000 nubuatan untuk Dia, dan tidak ada yang terlewat, Dia tidak melalaikan satipun, sari pekerjaan terkecil hingga terbesar, Dia berjalan melewagi sumur untuk berjumpa dengan sati orang. Di tengah keletihannya, dia tetap memberi makan lima ribu orang, itulah tangggungjawab, itulah otoritas, itulah kepercayaan.

Minyak ini akan mengalirkan dan membuat kita mengerti apa yang namanya kepercayaan, bisa dipercaya, oleskan di pundak kiri dan kanan. Biar apapun yang jadi rinduMu, itu jadi passion kami, hingga kami bisa menangkap gerakan sekecil apapun. Minyak ini adalah perjanjian bahwa kami dilayakkan menerima pengurapan dipercaya, kepercayaan, otoritas adalah efek dari itu. Urapan ini adalah urapan kepercayaan, hatiNya, hati Bapa, hati yang kudus. Biar kami dimampukan menerima kepercayaan itu, pengurapan untuk bisa dipercaya. Hineni, Lord..


By: Ev. Daniel Tjipto

Pengurapan di 5 panca indra dengan telunjuk, mata, telinga, hidung, lidah, kulit (tengkuk), lakukan dengan iman!

Telinga > Biar telingamu bisa mendengar suara dengan clear
Mata > Biar matamu bisa melihat yang Tuhan mau
Hidung > Biar engkau punya karunia membedakan Roh
Lidah > Biar mulai hari ini perkataanmu itu perkataan yang membangun, mengencourage, dan engkau dipakai melalui kata-katamu

Kulit (tengkuk) > Biar kita tidak tegar tengkuk, dan pintu masuk iblis dalam hidup kita ditutup

TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 3)


TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 3)

JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)

By: Pdt. Petrus Agung




Biar hadirat itu akan selalu dengan kita sampai kapanpun. Ketika ini besok selesai, engkau akan menghadapi realita kehidupan yang tidak bisa engkau hindari lagi. Ada yang mungkin memang menginginkan sesuatu yang besar terjadi dengan cepat, tapi percayalah Tuhan itu mengerti, sebab Dia pernah menjadi manusia.




Ketika itu Tuhan memang tidak mengalami kekurangan, namun ketika diminta mengenai pajak, Dia bayar agar tidak menjadi batu sandungan. Kalau engkau masih minta dibayari, itu belum gaya Yesus, karena Yesus saat itu membayari muridnya ketika akan membayar pajak. Tuhan mau agar engkau bisa seperti Yesus, membayarkan orang lain, agar tidak jadi batu sandungan bagi orang lain. Kalau engkau banyak berhutang, itu akan jadi batu sandungan. Tuhan yang kita sembah bukan Tuham yang tidak bisa merasakan apa yang kita rasakan di dunia. Kalau soal membayar bea bait Allah saja Dia tidak mau kita menjadi batu sandungan.




Kemiskinan atau kekurangan itu bukan bagian dari rencana Tuhan. Bahkan di perjanjian lama Dia beri peraturan yang sangat ajaib, namun ujungnya agar tidak ada orang miskin di antara kita. Ada yang jahat dalam kemiskinan.




Orang yang khawatir dengan keuangannya ternyata:




1. Ketika kekhawatiran itu menguasai dirinya, dia akan menggunakan sebsgian besar dari kapasitas otaknya sehingga dia tidak bisa berpikir untuk hal yang lain. Ketika iblis bisa membuat engkau khawatir dengan keuanganmu, sebagian besar kapasitas otakmu akan tepakai untuk masalah keuangan, dan ketika diajak memikirkan yang lain, tidak ada kapasitas lagi, tidak tahu harus apa lagi.

2. Kehilangan 13 poin dari IQnya.
3. Karena hidup dalam kemiskinan, maka anak2 umur 9-10 tahun, otaknya bisa terkena seperti stroke, bisa kurang makan, kurang gizi, stress, dan mrmbuat kemampuan menilainya seperti tidak berfungsi. Kemiskinan membuat sebagian dari fungsi otaknya macet. 



Yesus adalah jawavan dari segala sesuatu 




1 Korintus 1:26-29

26: Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, 27: dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
28: dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
29: supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. 



Bagaimana keadaanmu ketika engkau dipanggil Tuhan, dijadikan anak oleh Yesus, dll. Paulus berkata, tidak banyak orang bijak, tapi itu masa yang lampau, ketik ssseorang ikut Yesus, dia akan jadi cerdas, karena ada roh Tuhan.




Tidak banyak orang yang berpengarug, tapi banyak yang dipengaruhi. Ketika engkau kenal Tuhan, Dia ubah nasibmu hingga engkau akan berpengatuh. Lihati perubahan destiny orang ketika Dia bertemu dengan Yesus.





Lukas 4:18-19  "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;dan Ia telah mengutus Aku

untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,dan penglihatan bagi orang-orang buta,untuk membebaskan orang-orang yang tertindas,untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."



Ketika karunia itu turun.. kemiskinan adalah mentalitas  bukan masalah kantong kita. Kekayaan bukan di dompet, tapi di hatimu, karena kalau engkau kaya di hatimi, sisanya akan otomatis mengikuti.




2 Korintus 6:11-13

11: Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.
12: Dan bagi kamu ada tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu.
13: Maka sekarang, supaya timbal balik — aku berkata seperti kepada anak-anakku —: Bukalah hati kamu selebar-lebarnya! 



2 Corinthians 6:11-13

11: Dear, dear Corinthians, I can't tell you how much I long for you to enter this wide-open, spacious life.
12: We didn't fence you in. The smallness you feel comes from within you. Your lives aren't small, but you're living them in a small way.
13: I'm speaking as plainly as I can and with great affection. Open up your lives. Live openly and expansively!



Betapa banyak dan rindunya Tuhan untuk membawa kita masuk ke daalm pintu gerbang yajg besar itu.




Tuhan begitu rindu membawa kita masuk, kehidupan yang longgar.. Tuhan sangat rindu..




The smallest you feel comes feom within you dan mentalitas. Seberapa engkau punya mentalitas  kelimpahn, yanit makan terjus, otu akan lahir dari dalam hiduomu sendiri. Trauma, luka, tidak bisa membuat kita tidak bisa sampai detiny kita...

Biar terobosan Tuhan yang besar dalam hidup kita jadi.
Ada yang ingin hidupi zona nyaman, hati-hati. buka cara berpikirmu!



You will know the trutt and the truth that You know will set you free. Jangan sampai engkau menyalahkan Tuhan, karena seringkali pejara itu ada di dalam hatimu.




Bukannya Tuhan tidak memberkatimu, tapi seringkali engkau sudah menghabiskan berkat Tuhan atas hidupmu.




Kalau orang mentalnya di bawah (miskin), engkau akan ditarik hingga engkau selevel dengan orang bawah tersebut. Banyak orang yang tidak mengerti namanya investasi, membeli barang yang harganys terus menurun, misalnya hp, mobil, dst, dan hidupnya seperti burung pipit, dia tidak punya tabungan dan lumbung.




Ketika orang menengah ke atas, dia lebih banyak investasinya dibandingkan yang dihabiskan.

Ketika orang mentalnya menegah ke bawah, gengsi seringkali adalah segalanya, tidak seperti orang menengah ke atas, gengsi seringkali bukan segalanya. Kemiskinan seringkali menciptakan gaya hidup seperti itu, lebih sering menghabiskan uang dan tidak ada investasinya, lebih pandai menghabiskan semuanya.



Cerita mengenai talenta, di the Message judulnya The story about investment. Tuhan kalau memberkati engkau, itu investasi, dan engkau harus mengerti mengenai hal ini. Kalau engkau habiskan hari ini dan berpikir besok akan diberkati lagi, itu gaya hidup burung, tiap malam bangkrut, tidak ada investasi. Banyak yang menyalahgunakan berkat Tuhan dalam hidupnya, sehingga hidupnya tidak berkembang.




Jangan sampai engkau habiskan berkat Tuhan untuk yang bukan investasi. Pakai berkat Tuhan dengan bijak!




Apa kaitannya keuangan kita dengan semua yang ajaib yang akan Tuhan berikan dalam hidup kita? Engkau harus punya peta mengenai keuanganmu karena itu juga akan mempengaruhi destinymu.

Banyak anak yang menghabiskan harta orang tuanya untuk hal yang sia-sia.



Cara berpikirmu harus berubah. Besok engkau harus lakukan sesuatu yang berbeda, dan berpikir ini adalah investasi. Dimana hartamu berada, di situ hatimu berada. Kerasulan membuat engkau memiliki potensi agar engkau bisa jadi apa saja, dan kenabian dan kerasulan itu akan jadi fondasi dalam anak-anak Tuhan. Belajar dari orang yang memiliki kematangan dari panggilannya. Belajar beri blessing untuk HT. Besok kalau engkau bawa persembahan sebelum pulang, jangan beri seperti engkau memberi sedekah, karena itu bukan investasi. Tuhan bangun bahtera itu antik, Tuhan sudah beri yang rohani, manifestasi karuniaNya, hadiratNya, itu luar biasa. Ada uraoan mendunia, dalam 5 bulan lebih dari 200 negara sudah dimasuki dan tercover. Berbagai negara buat semuanya ratusan tahun, tapi ini hanya 5 bulan semua tercover, dan itu greatness, kemampuan untuk mendunia. Tuhan juga beri kemampuan di dunia sekuler, sekolah-sekolah yang dibangun, itu best of the best, buatnya selalu mepet dan jadi. Rumah singgah, PAUD, radio, dll. Kalau bukan Tuhan, tidak mungkin..




Berdoa agar engkau tidak hanya menyentuh satu bagian, tapi semua bagian! Kalau engkau punya kapasitas yang luar biasa, engkau tidak membatasi Tuhan, Tuhan akan lakukan hal-hal yang ajaib untuk menjangkau dunia.




Investasi rohani, dan ini tindakan iman. Dimana hartamu berada, di situ hatimu berada. Tapi, engkau harus benar-benar dalam ketepatan. Tuhan akan buat sesuatu hingga engkau benar-benar next level. Lakukan yang Dia mau. 




TOV. Ketika Tuhan menciptakan terang, dan terang itu jadi, dan Tuhan melihat terang itu baik, itu TOV. Di hari berikutnya Dia menciptakan cakrawala di tengah-tengah air. Ketika Tuhan membuat kata cakrawala, artinya Tuhan memperluas dan memperlebar, dan seperti orang Israel menari, apa yang engkau punya di dalam, dari lingkaran kecil, mundur, membuat lingkaran besar, dan itu cara ekspansi Tuhan, dan apa yang jadi keinginanmu, Tuhan akan beri. 

TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 2)


TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 2)

JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)

By: Ev. Yusak Tjipto




Hidup ini sak det sak nyet, kita tidak akan mengerti apa yang Tuhan mau, sebelum kita mengalami.

TOV pertama ketika Tuhan menciptakan langit dan bumi, dan dilihat Tuhan amat baik.



Acara ini, Tuhan juga memakai kata TOV, apa yang Engkau katakan itu yang indah dan amat baik, kalau itu diterapkan untuk kita, tidak mungkin, karena kita ini selalu berbuat dosa, tidak pernah bisa benar. Bisa benar? Bisa, seketika. Habis itu, dosa lagi.. Untuk kita sampai kepada TOV, perhatikan perjalanan bangsa Israel sampai ke Kanaan. Semua ini tujuannya adalah kedatangan Tuhan, masuk Kerajaan Surga, kumpul di dunia yang baru. Engkau tidak akan bisa mengerti, karena itu jangan membayang-bayangkan, karena tidak akan engkau ngerti kalau engkau belum mengalami.




Tidak usah mengerti, tapi alami. Kerapkali kita sebagai manusia mau mengerti terlebih dahulu baru percaya, baru ngalamin, itu bukan iman. Iman itu percaya akan Firman dan tidak usah engkau lihat, tidak usah engkau kira-kira, percaya saja, semuanya jadi..




Yusuf mau dijadikan pemimpin masuk penjara dulu, Daud dijadikan gembala dulu sebelum jadi raja. Baca alkitab, alami saja, dan engkau akan mengerti.




Dia sudah menetapkan hidupmu, Dia Alfa dan Omega, Dia Mahakuasa, yang penting engkau percaya, jalani saja dengan iman, mengucap syukur, percaya kalau Tuhanmu luar biasa.




TOV ini bukan artinya engkau bisa membayar, tapi semua itu hanya anugrah. Selama 8 tahun ini, terus terang tiap tahun itu kita hanya lolos, bukan lulus.




Berjalan di dalam pimpinan Roh Kudus. Firman hidup di dalam kita  kita di dalam Firman, kita lakukan semuanya. Kalau engkau mau berhasil, tidak ada cara lain yaitu hidup berjalan bersama Roh Kudus, dan Firman. Tanya Roh Kudus dalam segala perkara, jangan jalan dengan pikiran sendiri.




Jawaban Tuhan itu jangan seperti yang engkau kira-kira. Hiduplah dengan Tuhan, rohani dan jasmani. Jangan dipikirkan. Hiduplah dengan Tuhan. Kenali Allahmu sebegitu rupa, sehingga engkau bisa berjalan dengan percaya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan! Alami apapun, percaya saja kalau Tuhanmu baik.




Hari ini Tuhan mau kita semua masuk TOV, memang kita tidak bisa, tapi Tuhan mau kita bisa. Ketika mengalami apapun, ngucap syukur, itu berarti engkau percaya Bapakmu yang menetapkan semuanya dan itu baik.




Bergaul TIAP hari dengan Tuhan. Banyak yang hanya perlu, baru ngomong dengan Tuhan, ketika tidak perlu, tidak. Ya itu masalahnya kalau engkau tidak bisa mendengar Tuhan.




Jangan mengatur Tuhan! Jangan takut mati. Tuhan itu tahu hatimu, engkau tidak bisa pura-pura mau.




Ngucap syukur, jujur, terbuka dengan Tuhan. Kita tidak akan bisa membangkitkan orang mati kalau bukan Tuhan yang ngomong. Kita tidak perlu khawatir, jangan takut mati, justru kalau engkau takut kehilangan nyawa, engkau akan kehilangan nyawa.




Hiduplah dengan Tuhan dengan cara terbuka, jujur, ngomong dengan Tuhan, pasti engkau bisa selesaikan semuanya.

TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 1)


TOV - 27 Juni 2014 (Sore Part 1)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)

By: Ev. Daniel Tjipto



Tuhan akan turunkan perjanjian demi perjanjian tapi itu tidak akan turun kalau engkau tidak benar-benar berharap pada Tuhan. Rendahkan dirimu, mengerti siapa dan darimana engkau diambil. Semua karena anugrah, tidak ada kata kita bisa, karena kemampuan dan kebisaan kita, semua karena Dia. Kalau kita bisa mengerti ini, maka jaminan itu akan turun. Bukan karena kita mampu.. Tuhan merindukan kita setiap hari menyembah Tuhan, keintiman, bukan hanya hari ini, biar bukan hanya tahu Tuhan, tapi kenal dengan dekat, bukan jadi penonton. Kita ini diciptakan untuk menjadi seorang penyembah.. "Lanjutkan apa yang Engkau mau, Tuhan, ini acaraMu". Raih hati Tuhan..



Orang kudus datang, Maria Magdalena, Paulus, Yohanes, Daniel, Daud, Abraham, Musa, Petrus, Nikodemus, Elia, Elisa.. Mereka berkata, "Ayo bangkit, kalian pelari estafet terakhir! Ayo selesaikan!"

TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 3)


TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 3)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)

By: Pdt. Petrus Hadi



Roma 12:1-2

1: Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 
2: Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


Demi kemurahan Allah.. Walaupun demi kemurahan Allah, aku menasihatkan kamu. Artinya kita bisa mengalami, bisa dibawa Tuhan ke tingkat tertentu, faktor terbesar adalah pilihan kita. Kita bisa memilih yang biasa-biasa saja, sekedar baik, bisa yang lebih dari itu, yang berkenan / lebih baik, tapi kita juga bisa memilih mendapatkan sesuatu yang sempurna, atau terbaik, TOV.



Tiap hari hampir pasti ada pilihan-pilihan, dan pilihannya kita mau pilih yang baik, lebih baik, atau yang terbaik? Nilai yang tertinggi adalah yang paling baik. Konsekuensinya tidak mudah. Tuhan sanggup membawa kita masuk, mengalami yang terbaik. 



TOV, artinya Tuhan memberi pilihan kepada kita untuk mengerti dimana kita hari-hari ini. Setiap segala sesuatu yang harus kita putuskan, kita bisa cek kita dapat yang mana. Tidak semua orang mau untuk mendapat yang terbaik, karena tidak mudah, dibutuhkan pengorbana yang tidak mudah.



Terbaiknya Tuhan, beda dengan terbaiknya kita. Repotnya seringkali yang kita pikir terbaik itu yang sudah kita lakukan, yang sudah kita alami, itu belum tentu. Memang tidak mudah mendapatkan TOV yang dari Tuhan, tapi itu semua anugrah.



#Halaman, ruang kudus, ruang maha kudus

#Tubuh, jiwa, roh
#baik, berkenan, sempurna
#baik, lebih baik, terbaik
#Dipanggil, dipilih, setia
#Tahu Tuhan, kenal Tuhan, dikenal Tuhan
#Perunggu, perak, emas


Yang membuat kita bisa masuk dalam TOV yang Tuhan sediakan adalah jangan serupa dengan dunia. Kita harus naik level untuk bisa menahan segala tuntutan setan.



2 Petrus 3:11

11: Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup 


Betapa suci dan salehnya engkau harus hidup! Kita dibawa dalam pilihan yang lebih dalam lagi, yang terbaik menurut Tuhan, walau tidak enak bagi kita.



Wahyu 11:1-2

1: Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.
2: Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Kalau engkau tidak sungguh-sungguh, engkau tidak bisa menahan antikris.

1 Yohanes 2:18-19
18: Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. 
19: Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita. 

Kepalanya antikristus akan datang, tapi roh antikristusnya sudah ada dimana-mana. Dalam satu ayat 3x Tuhan berkata sungguh-sungguh. Banyak orang Kristen yang bermain-main dengan anugrah, hanya berkata yang penting aku tidak mencuri, merampok, dan itu dinilai Tuhan tidak sungguh-sungguh karena tidak ada keinginan untuk masuk lebih dalam lagi. Pilih yang Tuhan mau sekalipun itu tidak cocok di dalam pikiran kita.

Engkau mungkin menari, main musik, tapi tidak sungguh-sungguh. Kalau engkau tidak sungguh-sungguh, itulah spirit antikris, spirit yang membuat kita jauh dari Tuhan, jauh dari urapan Tuhan.

Kalau mau yang TOV, ya semuanya yang terbaik, yang TOV.

Hagai 2:8
(2-9): Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. 

Perunggu tidak disebut, perak dan emas yang disebut. 
Yang mengkhianati Yesus adalah Yudas.

TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 2)


TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 2)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)

By: Ev. Nany Susanty



Wahyu 21:19-21

19: Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud,
20: dasar yang kelima batu unam, dasar yang keenam batu sardis, dasar yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu krisopras, yang kesebelas batu lazuardi dan yang kedua belas batu kecubung. 
21: Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.


Kita ini adalah batu-batu, tapi tiap kita punya jenis batu yang berbeda. Semua ditentukan Tuha  sesuai destinymu, tapi semua berasal dari batu, dan untuk jadi jenis-jenis permata ini tidak mudah, karena dibuat dari bongkahan batu permata yang tidak berbentuk, jelek, tidak ada yang bagus. Tapi satu hal, maukan engkau menjadi permata-permata yang ditempelkan di tembok Yerusalem itu?



Untuk menjadikan sebuah permata agar layak ditempelkan, butuh proses. Di Kitab Keluaran dijelaskan tentang pakaian imam, batu yang diasah, diukir..



Berlian yang hanya dipukul sekali, dua kali, itu tidak akan bersinar, tapi yang berkali-kali, itu yang bisa bersinar, dan itu yang Tuhan mau, dan itu namanya TOV.



Yang namanya proses itu sampai kapan? Seumur hidup, karena tidak bisa kita hanya diproses sedikit. Kalau engkau gagal ketika diproses, engkau tidak akan dibuang, asal engkau tetap mau berkata "tetap proses aku Tuhan, proses aku".

Ingat kalau kepandaian pun berasal dari Tuhan.


Tuhan mau jadikan engkau permata yang bisa dilihat orang. Sadar kalau tanpa Tuhan engkau tidak bisa. Ketika engkau diproses, engkau berontak, engkau tidak akan sampai pada destinymu. Selama engkau masih berkata "Aduh Tuhan, aduuuuh" (mengeluh), prosesmu tidak akan selesai.



Kalau mau jadi permata yang Tuhan mau, jangan putus asa.

Mau jadi permata? Proses demi proses harus dihadapi.


TOV itu baik menurut standar Tuhan, bukan menurut standar kita. Martha dan Maria semua mencintai Tuhan, tapi maukan engkau diproses? Jangan menggerutu kalau engkau sedang capek, jangan sampai gampang tersinggung. Katakan terima kasih untuk prosesnya sekalipun sakit.



Lukas 10:40-42

40: sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
41: Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42: tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."


Tuhan cerita apa hingga Maria tertarik dan tidak meninggalkan Tuhan? Maria bertanya kepada Tuhan "Engkau itu Anak Allah, tapi seringkali Engkau berkata "Aku mau mati, Aku mau mati", bagaiamana Engkau mau mati? Tuhan cerita semuanya, Maria menangkap, "kalau aku mengurapi Engkau ketika Engkau sudah mati, itu percuma, aku mau mengurapi Engkau ketika Engkau masih hidup"



Dia memberikan yang terbaik untuk Tuhan saat itu.



Minta Tuhan mengubahkan hati kita seputih salju, Engkau Pejunan dan aku adalah tanah liat.

TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 1)


TOV - 27 JUNI 2014 (Pagi Part 1)
JKI INJIL KERAJAAN - HOLY STADIUM (SEMARANG)



By: Ev. Iin Tjipto



Dalam 1 tahun, 2000 orang dikirim ke seluruh dunia, padahal kita bukan orang-orang yang punya uang, punya paspor, kita seperti pasukan yang gila dan bodoh, tapi Dia memilih orang yang hina. Buat hatimu berterima kasih.. Mungkin Tuhan belum beri anak, belum beri rumah, belum beri pekerjaan dengan gaji besar, tapi toh berkatNya lebih dari yang Dia sudah berikan, kepercayaanNya lebih dari apapun di dunia ini. Buat hatimu mengerti kalau berdiri jadi hamba Tuhan lebih mulia dari apapun. Engkau jadi tukang bersih-bersih di hadirat Tuhan itu lebih mulia daripada engkau menjadi seorang menteri. Ketika engkau bisa menginjil itu artinya engkau jadi duta Kerajaan Allah, dan itu lebih berharga dibanding engkau menjadi duta besar negara manapun.



Bersyukur kalau kita yang tidak baik ini dipilih, dipulihkan. Kita mau naikkan terima kasih, tidak ada yang lain, selain terima kasih untuk pengampunan, untuk didikan, untuk lawatan.

Sesakit apapun, ukir kami dalam kebenaran.


-------------------------------



By: Ev. Nany Susanty



Kedatangan Tuhan merupakan sesuati yang dahsyat.. Para malaikat Tuhan sudah siap untuk meniup terompetnya, sekarang sudah siap, tinggal menunggu aba-aba dari Bapa, semua sudah siap, terompet sudah di tangan masing-masing. Lihat tanda-tanda akhir zaman, banyak yang akan diperlihatkan yaitu tanda-tanda di langit, semua meteor, bintang-bintang akan bertabeakan, ini tanda yang engkau harus lihat bahwa kedatangan dari Tuhanmu sudah amat singkat, terompet sudah disiapkan, dahsyat, dahsyat sekali, maka akan terjadi hujan batu yang besar-besar karena tabrakan dari meteor yang ada. Camkan akan hal ini. Dekatkan dirimu kepada Tuhan, lebih dari segala-galanya. Memang engkau perlu uang, engkau perlu hidup, tetapi yang harus engkau kejar adalah menantikan kedatangan Tuhanmu, engkau lebih mengejar itu dari segala-galanya. Belajar seperti Maria yang lebih suka duduk di kalau Tuhan, belajar dari Firman Tuhanmu, perlipatkaligandakan membaca firman lebih dari kebutuhanmu yang lain.



Ada mata Tuhan yang penuh dengan belas kasihan untuk kita. Mampukan setiap kami Tuhan, jangan sampai tidak ada iman dalam hidup kami..



-------------------------------



By: Ev. Daniel Krestianto



Tanda lain yang akan terjadi, Tuhan akan bicarakan perkara kedatanganNya itu ke semua agama, semua orang yang bisa menangkap akan menangkap kalau kedtanganNya sudah amat dekat. Engkau akan mendengar dari orang-orang lain tapi mreka tidak mengerti kalau itu tanda-tanda kedatangan Tuhan. Mereka bisa menangkap tapi mereka tidak mengerti itu tanda kedatangan Tuhan. Tidak sampai akhir tahun ini, tanda-tanda itu akan mulai terjadi. Persiapkan semuanya. Anak-anak kecil akan menggenapi Yoel 2, anak kecil bernubuat di jalan-jalan, binatang-binatang yang tidak ada sebelumnya mulai bermunculan, yang aneh-aneh mulai bermunculan, yang disebunyikan berabad-abad mulai bermunculan kembali. Ada sifat-sifat manusia yang kejam sekali, yang tidak pernah terjadi dan ada, itu akan bermunculan, akan bermunculan dan dosa-dosa yang dulu mulai bermunculan kembali, itu tandanya, waspada dan berjaga-jaga. Kemengannnya adalah kerendahan hati. Hineni.. Ketika engkau sadar siapa dirimu, itu kemenangannya.




By: Ev. Iin Tjipto



Terima perjamuan, seperti ketika waktu perjamuan terakhir. Tuhan Yesus saat itu meminum cawan kehendak Bapa. Kita mau terima perjamuan ini dan berkata, "Tuhan mampukan kami mengambil cawan kehendak Bapa, bukan kehendakku  bukan yang aku mau, tapi yang Engkau mau". Engkau akan dibawa naik ke tempat yang paling tinggi, dan juga ke tempat yang paling rendah, ke desa-desa, ke tempat yang orang lain tidak mau. Tidak ada di antara kita yang punya kekuatan untuk melakukan kehendak Bapa, kecuali ketika darahNya bersatu dengan darah kita. Biar mulai hari ini kita punya hati, pikiran, dan perasaan Kristus.  



Karena kedatanganNya sudah dekat, kita akan dibentuk, dipulihkan, dididik. Di satu sisi anugrah karena Dia harus pakai kita, orang yang tidak mampu, tidak tahan sakit, tidak punya pengertian, karena waktunya sudah sangat singkat. Untuk diangkat, kita harus sungguh-sungguh cemerlang, tidak bernoda. Karema cintaNya, Dia akan proses kita. Kalau hari-hari ini engkau berpikir Tuhan sudah mau datanf dan semua akan enak, itu salah besar! Ini hari-hari engkau harus punya kerelaan untuk pisau itu memotong kedaginganmu, membunuh keegoisanmu. Engkau harus rela kalau Dia harus menghancurkan dan membentuk lagi. Engkau harus rela kalau Dia biarkan engkau diutus ke tempat-tempat yang paling mengerikan, kalau Dia tidak memberi apapun yang engkau inginkan, itu semua karena cinta, bukan karena Dia membenci kita, bukan karena Dia tidak suka dengan kita karena kita jelek, tapi Dia mau kita mencapai destiny kita, Dia mau karena kita harus diangkat bersama-sama dengan Dia.



Dia hanya butuh kita mau, selebihnya itu urusan Tuhan.




TOV



1. Kejadian 1:31 (Berfungsi)



Kejadian 1:31

31: Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.


Semuanya sudah terjadi, Tuhan sudah buat semuanya, Tuhan cek semuanya sudah berfungsi tepat, seritme, kerja seperti seharusnya, dan itulah TOV. Di dalam hidupmu Tuhan beri karunia, urapan, pengertian, hikmat, kekayaan, kesempatan, dan banyak dan amat banyak yang Tuhan beri. Tapi kalau hari-hari ini Tuhan jalan, Tuhan lihat apakah talentamu brfungsi seperti seharusnya. Kalau engkau penyanyi, apakah suaramu itu engkau pakai tiap pagi untuk menyanyi, ketika sendirian, atau hanya saat pelayanan? Kalau hanya saat pelayanan, itu tidak TOV, karena tidak berfungsi. Atau kalau engkau punta puluhan milyar, tapi itu dideposit, dikirim keluar negri karena takut, padahal pekerjaan Tuhan sudah sangat banyak menanti, tapi kita tidak rela, kita pegang kencang karena kita takut kalau terjadi sesuatu, dan itu akhirnya tidak berfungsi, bukan TOV! Mungkin engkau ibu yang dititipkan anak-anak, mungkin anakmu memang nakal, atau sudah mandiri, tapi engkau tidak pernah didik, mungkin engkau bapak yang sangat sibuk, padahal anakmu adalah generasi Yoel, destinynya adalah Samuel yang sejak krcil menyampaikan Firman, tapi engkau tidak pernah ajak anakmu baca alkitab, tidak pernah tumpang tangan, maka itu namanya bukan TOV, tidak berfungsi. Tahu diri, Tuhan sebenarnya tidak butuh kita. Jangan cengeng dan nuntut, kalau Tuhan beri, mari bersyukur dengan sangat, tapi kalau Tuhan tidak kasih, jangan biarkan hatimu sedikitpun berani menuntut, mempertanyakan. Kalau engkau tidak latih ini, engksu tidak akan sampai. Tiap apapun yang engkau punya, tanya Tuhan untuk apa uangmu, target Tuhan apa untuk talenta kita, apa yang harus kita kerjakan di pekerjaan kita, target rohani kita apa. TOV itu artinya berfungsi, tepat seperti apa yang Tuhan mau. Hari-hari ini Dia akan cek dan ricek hidup kita. Ini adalah sebuah fondasi. Bersyukur kalau engkau sehat. Jangan manja, jangan merasa berjasa, tahu diri! Mengerti siapa kita sebenarnya. Tanamkan ke dirimu, anak-anakmu sebuah fondasi untuk hari-hari ini rela dididik, rela diseret, rela ditarik, rela dibentuk hingga TOV. Kalau engkau masih boleh melayani, itu anugrah, kehormatan, dan tanggungjawab. Kalau hanya masalah mood tidak nari, sebel sama seseorang, MALU! Jangan sampai karena masalah perasaan saja engkau sampai tidak bisa memberikan yang terbaik.



Minta lawatan, tapi apa yang harus dibayar? Paulus masuk gua singa, dirajam batu, kena karam kapal, dan kita apa? Karena sakit hati cembetut? MALU! Harusnya tidak udah berdiri dan mengaku menjadi hamba Tuhan. Lihat Abraham, dia letakkan anaknya. Lihat Petrus, dia disalib terbalik. Lihat apa yang dialami Daniel. Ini belum berbicara tentang rasul-rasul, Maria Eter yang 7 anaknya mati karena dia pelayanan di tempat-tempat yang ada wabah penyakit, dia tetap berdiri sekalipun anaknya mati satu demi satu. Ketika anaknya mati, tidak ada kata "Kenapa Engkau mengambil anakku?", tapi dia berkata "Engkau yang memulai, Engkau yang menyelesaikan, siapa aku, wanita bodoh yang Engkau pakai?" Mereka adalah orang yang mengerti harganya sebuah lawatan, dan itu TOV. Tapi hati kita, bahkan ada yang uang pun tak rela. Ada para rasul yang menjual apa yang mereka punya, dan ditaruh semua di pelayanan, mereka jalan kaki. Kathryn Kuhlman hampir tidak pernah pakai hotel, dia tidur di kandang-kandang kuda untuk menghemat uangnya untuk pelayanan, dia lakukan itu 7 tahun. Masihkah kita menuntut apapun dari Tuhan? Biar kita mengerti, TOV, berfungsi..




2. Ulangan 5:29 (menerima semua yang terbaik)



Ulangan 5:29

29: Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!


Tidak hanya manusia, tapi juga hewan, anak-anak, mereka semua bergetar ketika mengalami hadirat Tuhan.



Seeenrapa tov keadaanmu, seberapa engkau takut akan Tuhan dan melakukan tepat seperti yang Tuhan mau. TOV di ayat ini adalah kelimpahan, semua kesehatan, shalom, destiny, keuangan yang sangat melimpah, grace, perkenanan, the best apapun dalam hidupmu. Tapi syaratnya adalah TAKUT AKAN TUHAN dan MELAKUKAN TEPAT SEPERTI YANG TUHAN MAU. Takut akan Tuhan itu bukan kalau engkau doa, engkau gemetar. Takut akan Tuhan itu di dalam. Banyak yang taaut dengan HT, ketika bertemu, gemetar, lalu bisik-bisik di belakang, "salah lagi salah lagi, ini salah itu salah", dan kalau sikap hatimu seperti ini ke Tuhan, engkau juga makin salah. Takut akan Tuhan itu juga tiap saat engkau berkata, "aku takut banget nyakitin hatiMu."



Belajar memberi yang terbaik dengan ucapam syukur, tanpa penyesalan, tanpa protes, tanpa kemarahan.



Sedikit lagi cawan doa itu penuh dan lawatan itu terjadi. Sedikit lagi. Tapi untuk memenuhi cawan doa itu dibutuhkan takut akan Tuhan, dibutuhkan melakukan apapun yang Tuhan mau. Doa tidak sekedar di mulut, kata sembahyang, doa itu muncul ketika Tuham menturuh Abraham membawa Ishak yang paling dikasihinya untuk dipersembahkan. Abraham bahkan tidak menunda, tidak bertanya. Pagi-pagi benar dia suruh Ishak bawa kayunya sendiri, lambang Yesus yang membawa salibnya sendiri. Harga cawan itu penuh, yaitu menyerahkan apapun yang Tuhan minta, sampai sakit. Cawan doa, cawan kehendak Bapa harus penuh.



3. Mazmur 133:1 (semuanya rukun, diam bersama)



Mazmur 133:1  Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! 



Hari-hari ini Tuhan mau agar kita menari bareng. Senjata yang diberikan itu bukan hanya diletakkan di rumah, tapi angkat semuanya di hadapan Tuhan. Unity! Biar tidak ada yang hanya jadi penonton, tapi sederap, selangkah, selesaikan yang Tuhan mau. Biar kita sama-sama menyelesaikan, sama-sama rela dididik dan menyelesaikan semuanya. Bungkus kami dengan kesetiaan, dengan perkenanan..