Laman

Selasa, 31 Maret 2020

AKTIFKAN PELAYANAN MALAIKAT MU




AKTIFKAN PELAYANAN MALAIKAT MU
Ev INDRIATI TJIPTO PURNOMO


Shalom

Saudara Pagi Ini Saya mau berbicara tentang Pelayanan Malaikat
Mari kita minta dan libatkan Pelayanan Malaikat dalam hidup kita. Ada banyak Malaikat Tuhan yang Tuhan berikan hari-hari ini. Tuhan memberikan Malaikat ini untuk menolong kita.

Saudara sayangnya hari-hari ini ada banyak orang yang tidak pernah mengaktifkan Pelayanan Malaikat didalam hidupnya

Mari Kita Buka Matius 26:53 (TB)  Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?

Saudara Yesus berkata kalau Ia berseru-seru saja kepada Bapa : Aku Butuh Malaikat. Maka Bapa akan segera mengirimkan 12 Pasukan Malaikat untuk membantu Yesus. Kalau Tersedia begitu banyak Malaikat dan kalau Yesus menganggap kita adalah Anak-AnakNya yang terkasih maka Malaikat yang tersedia bagi Yesus tersedia juga bagi kita.

Didalam Lukas 1 : 19 Lukas 1:19 (TB)  Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.

Jadi Saudara ada banyak Malaikat yang diutus oleh Tuhan untuk membantu dan menyampaikan Kabar Baik Kepada Anak-Anak Tuhan.

Ada Malaikat Tuhan yang menutup mulut singa pada saat Daniel di Gua Singa. Ada Malaikat yang memimpin peperangan yang memimpin Yosua dan Bangsa Israel membawa kepada kemenangan.

Ada Malaikat yang menghancurkan tembok Yerikho, orang Israel cuma Berjalan mengelilingi tetapi Malaikat lah yang mendorong dan menjebol, Malaikat lah yang menghancurkan tembok Yerikho sudahkah saudara berkata Tuhan kirimkan Malaikat Mu.

Ataukah saudara sudah berkata Mari Malaikat layani aku.

Hari itu ada seorang ibu datang kepada saya, anaknya terkena narkoba dan anaknya pergi dari rumah dan tidak ada yang tahu anaknya ada dimana. Saya berbicara kepada ibu itu mari kita bicara sama Tuhan untuk Malaikat Tuhan membawa anak itu sampai ke rumah. Tidak tahu caranya Malaikat itu membawa anak itu sampai ke rumah Malaikat Tuhan itu bicara dan bicara, kami berdoa sepakat Bersama-sama karena Alkitab berkata Dua orang sepakat meminta apapun juga maka Allah memberikannya.

Maka tiba-tiba bel pintu rumah dipencet dan pada waktu ibu itu membuka pintu rumahnya, anaknya sudah berdiri didepan rumah. Anak itu sudah pulang. Dan ibu itu mencoba bertanya kepada anak itu apa yang terjadi ? Anak itu berkata saya tidak tahu dan pada waktu itu saya akan keluar untuk mencari narkoba tiba-tiba ada seseorang yang menuntun saya. Menaikkan saya ke Bis dan membayari saya dan orang itu tidak bertanya alamat rumah saya. Dan dia berkata orang itu menuntun saya sampai rumah dan bahkan memencet kan bel pintu rumah untuk saya. Dan anaknya berkata mama tidak lihat orang yang mengantarkan saya. Mamanya tidak melihat, tidak ada yang mengantar kami ada didepan pintu sendirian. Sekali lagi ada Malaikat Tuhan yang menolong.

Saudara kita belajar sekarang kita belajar Yohanes 5 : 4 Yohanes 5:4 (TB)  Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apa pun juga penyakitnya.

Saudara Hari-Hari ini kita bisa mengaktifkan Malaikat itu. Kita bisa berkata Tuhan mari Malaikat Raphael itu, semua pasukan Mu turun menyembuhkan Seluruh Indonesia dan saya berdoa supaya saudara tahu Malaikat Tuhan diberikan kepada kita untuk menolong setiap kita.

Tuhan sedang bawa kita melewati lembah kekelaman tapi kita tidak sendiri. Ada Roh Kudus yg selalu memberi kekuatan dan ada para malaikat yg di sediakan untuk membantu dan mendampingi anak-anak Tuhan. Kita harus belajar mengaktifkan pelayanan malaikat, karena ini adalah sebuah fasilitas yg Bapa berikan. Jangan kuatir, biar hari-hari ini jadi perjalanan cinta dan keajaiban terjadi pasa setiap pribadi. Ini waktu yg spesial, ayo jalan dan nikmati yg supranatural.

Amin

Sabtu 28 Maret 2020

Ditulis oleh Joshua Ivan Sudrajat









Tidak ada komentar:

Posting Komentar