Sabtu, 08 Februari 2014

2 Saksi Tuhan di Akhir zaman – Pst. Steve Cioccolanti




Wahyu 3-6 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung,seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.
Kita mengetahui salah satu dari 2 saksi tersebut dalam ayat di bawah ini:
Maleakhi 4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.

Catatan: Elia diangkat hidup-hidup ke Surga (mengalami rapture/pengangkatan)
Orang-orang Yahudi sangat mempercayai hal ini, di mana mereka selalu menyediakan kursi kosong di hari paskah, dengan berharap barangkali Elia kembali di tahun itu setiap tahun-nya. Mereka akan berdoa dan memohon Elia untuk mencurahkan api dan menghancurkan musuh-musuh mereka, karena mereka sudah menderita cukup lama.

Kemudian, saksi berikutnya mendapat banyak teori: ada yang mengatakan Henokh, namun menurut pst. Steve, Henokh melambangkan kita kaum non-Yahudi yang terangkat/rapture jadi tidak mungkin ia datang kembali dan mati. Ada juga yang mengatakan Musa dengan alasan tidak ditemukan jasadnya, tapi Musa jelas tidak diangkat hidup-hidup dan merasakan kematian. Disebutkan dalam alkitab di mana Malaikat Mikhael yang berselisih dengan iblis mengenai mayat Musa (Yudas 1:9).

Namun ada seorang yang paling tidak diperhatikan. Yaitu Yohanes.

► Wahyu 10:11 [merupakan pasal sebelum perikop dua saksi Allah] Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja."

► Yohanes 21:21-23 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datangitu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "
Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
Ayat di atas mengundang banyak pertanyaan, di mana ada kemungkinan bahwa Yohanes akan kembali lagi.

► Matius 20:22-23 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telahmenyediakannya."

Ayat di atas adalah permintaan ibu Yakobus dan Yohanes. Tergenapilah hal tersebut pada Yakobus yang menjadi martir (Kisah para rasul 12:2) tetapi mengenai Yohanes, ia tidak mati sebagai martir tapi dibuang ke pulau Patmos dan ada sejarah yang mengatakan bahwa Yohanes sempat meniggalkan pulau Patmos dan kembali ke Efesus, dan Yohanes adalah satu dari 12 murid Yesus yang mengalami kematian yang alami (bukan martir). Di Matius 20:23 Yesus berjanji bahwa memang Yohanes akan menjadi martir dan masih belum digenapi.

Lukas 9:54 Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?"

Luke 9:54 (KJV) And when his disciples James and John saw this, they said, 
Lord, wilt thou that we command fire to come down from heaven, and consume them, even as Elias did?
Ayat di atas seperti mengidentifikasikan keajaiban yang dilakukan 2 saksi Allah. Kita semua tahu bahwa di perjanjian lama Elia memanggil api untuk turun dan tidak ada orang lain yang dapat melakukan itu, namun Yohanes seakan ingin melakukan hal tersebut.
Sekarang, bagaimana bila pemikirannya seperti ini: Saat itu Yesus tidak mengijinkan Yohanes untuk memanggil api turun dan membinasakan orang-orang Samaria, karena belum saatnya. Tapi berikanlah 2000 tahun masa anugerah, berilah waktu untuk bertobat, dan ketika masa itu sudah berakhir dan sudah dipenuhi dosa, Yesus akan membiarkan Yohanes kembali dan menurunkan api. Memanggil api untuk turun adalah tanda dari 2 saksi Tuhan yang disebutkan dalam kitab Wahyu.

► Apabila Yohanes merupakan salah satu dari 2 saksi tersebut(menurut teori pst. Steve), maka dapat dikatakan bawa ini adalah perpanjangan belas kasihan Tuhan yang luar biasa bagi kaum Yahudi dengan mengirimkan kepada mereka: 1 pembawa kabar dari Perjanjian Lama, dan 1 pembawa kabar dari Perjanjian baru. Merupakan suatu keseimbangan yang luar biasa dari Tuhan.
Dengan mengirimkan sang penulis kitab Wahyu untuk menjelaskan isi kitab wahyu yang sedang digenapi, adalah suatu hal yang sangat luar biasa dan dengan demikian maka banyak orang akan percaya dengan setiap penjelasannya.

►Satu petunjuk terakhir adalah, Yohanes memiliki nama yang sama dengan orang terakhir yang memiliki roh Elia pada masa itu yang sering kita sebut, Yohanes Pembaptis. Yohanes pembaptis adalah seseorang yang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan yang pertama.

Seperti halnya pada masa Musa. Musa menuliskan 5 kitab pertama dan apakah kitab berikutnya? Siapakah yang menggantikan Musa? Yosua, di mana nama Yosua memiliki kemiripan/sama dengan nama Yesus (catatan tambahan: dari bahasa latin kuno Yosua ditulis Ioshua dan dalam bahasa Ibrani ditulis Yehoshua, yang mana mirip/sama dengan nama Yesus/Yeshua/Yahushua/Yehoshua). Hal ini menunjukan bahwa petunjuk-petunjuak sebenarnya sudah ada di dalam alkitab.

Tadinya semua hal ini dimateraikan dan sekarang banyak dibukakan tepat di depan mata kita, dan salah satu tanda dari akhir zaman adalah dibukakan-nya mata untuk mengerti akhir zaman.

Lalu apakah demikian pula halnya dengan petunjuk mengenai Yohanes? Yohanes pembaptis adalah orang yang mempersiapkan kedatangan Tuhan yang pertama, dan Yohanes yang lain (murid yang dikasihi Yesus) untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan Yang ke-2 (the second coming). Ya, semuanya tampak masuk akal sekali.

► Wahyu 11:7-9 Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka. Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan. Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka.
Ayat diatas seperti menubuatkan mengenai pemberitaan kematian 2 saksi Tuhan yang disiarkan melalui TV dan internet. Mungkin ada pertanyaan: apakah benar seperti itu? Logikanya adalah, apabila kita berada pada masa/zaman di mana tidak ada listrik, TV dan internet, bagiamana orang yang berada di Jepang dapat melihat mayat 2 saksi tersebut? Dan tidak mungkin hanya dengan mengendarai kuda akan sampai di tempat tujuan dalam 3,5 hari saja. Alkitab juga menyebutkan bahwa orang-orang dari segala bangsa akan melihatnya, maka hal ini haruslah disiarkan melalui televisi atau internet agar semua orang di seluruh dapat melihatnya.

► Wahyu 11:10Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpestadan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.
Ayat di atas seperti mengindikasikan adanya Satanic Christmas (Perayaan natal setan), di mana orang-orang merayakan dan berpesta atas matinya 2 saksi Tuhan. Betapa jahatnya dunia pada masa itu, dan janganlah merasa sedih ataupun berduka apabila Tuhan menjatuhkan meteor-meteor ke atas bumi pada saat itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar