TERTINGGAL SETELAH PENGANGKATAN
Oleh: Susan Davis
DAFTAR ISI
1. Begitu Banyak yang Tertidur
2. Aku Tidak Akan Puas dengan Tempat Kedua
3. Tidak Ada yang Bisa Mengubah Jalannya Sejarah Sekarang
4. Malapetaka Akan Mencapai Puncak yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5. Tidak Bisa Menunggu Pengantin-Ku Selamanya
6. Di Luar Kehendak-Ku, Semua Manusia Melakukan Kejahatan
7. Orang-orang Percaya Peringatan-Ku dan Kata-kata-Ku Adalah Lelucon
8. Apa Pun Bisa Menjadi Berhala
9. Aku Setia pada Kata-kata-Ku
10. Tidak Ada Cara Lain yang Dapat Menyelamatkanmu
11. Gereja-gereja Adalah Taman Bermain Setan
12. Kejahatan Bahkan Menyerang Tempat-tempat yang Seharusnya Aman
TERTINGGAL SETELAH PENGANGKATAN
Oleh: Susan Davis
Setelah Pengangkatan akan ada banyak bencana, banyak kematian, dan banyak sekali orang yang akan tertinggal.
BERSIAPLAH SEKARANG!
Tuhan telah sangat sibuk memperingatkan kita melalui banyak cara dan tanda (gempa bumi, tsunami, badai dahsyat, dll.) dan melalui banyak utusan-Nya. Namun sebagian besar masih mengabaikan peringatan dan tanda-tanda Tuhan.
BAB 1. Begitu Banyak yang Tertidur
Minggu, 7 Oktober 2012
Firman TUHAN: "Aku Tidak Dapat Membuka Mata Cukup Cepat: Begitu Banyak Yang Tertidur."
Firman TUHAN untuk Hari Ini
Para Pengikut Kristus yang Setia:
Anak-anak, TUHANmu mempunyai Firman untukmu:
Ada banyak kekacauan tentang hari yang akan datang. Beberapa percaya bahwa Kedatangan-Ku sudah dekat. Tidak cukup banyak yang percaya ini. Tidak cukup banyak orang yang mempercayai ini. Banyak yang percaya bahwa dunia ini akan menopang mereka di masa depan.
Mereka tidak memusatkan pandangan mereka kepada-Ku. Akulah SATU-SATUNYA JAWABAN bagi dunia yang bermasalah—dunia yang sangat bermasalah.
Kamu perlu mempersiapkan hatimu karena hari-hari semakin gelap. Bukan suatu kesalahan bahwa umat manusia sedang berbelok—menuju ke dalam kemerosotan yang dalam dan gelap. Aku tidak akan membawa serta anak-anak yang memberontak ketika Aku datang untuk mempelai-Ku yang cantik dan Aku akan datang!
Mereka inilah yang paling menyedihkan: gereja-Ku yang suam-suam kuku dan yang menyesatkan mereka. Jangan putus asa, gereja-Ku yang kudus—mereka yang mengejar-Ku di atas segala pengejaran duniawi; berhala-berhala dunia; semua hal yang menyebabkan hatimu tersesat.
Peringatan-peringatan akan segera berakhir, karena kedatangan-Ku sudah dekat. Berhentilah bergantung pada dewa-dewa duniawimu untuk memimpinmu.
Akulah satu-satunya, Allah yang benar, dan setia. Hanya mereka yang berjaga-jaga yang akan datang bersama-Ku.
Bersiaplah, jemaat: keselamatanmu sudah dekat.
YANG DISALIBKAN,
YESHUA HA MASHIACH
(Firman yang diterima dari TUHAN oleh Susan, 5 Oktober 2012)
Firman TUHAN:
“Aku tidak akan menghidupkan kembali dunia yang penuh kebencian terhadap-Ku.”
(Firman yang diterima dari TUHAN kita oleh Susan, 1 Oktober 2012)
Saatnya lagi untuk sebuah surat:
Anak-anakku, saatmu semakin dekat untuk Kedatangan-Ku. Aku datang dengan segera.
Dunia semakin gelap. Sedikit yang mau percaya bahwa ini sedang terjadi.
Banyak yang ingin merangkul dunia. Sedikit yang mau percaya bahwa Aku akan melakukan apa yang Kukatakan akan Kulakukan. Sedikit yang mau percaya bahwa Aku adalah Allah kebenaran.
Aku telah menjabarkan Rencana-Ku dan itu sedang terlaksana.
Dunia layu seperti pohon ara. Ia layu. Penindasan dosa sedang menghancurkannya. Aku membiarkan pohon ara itu layu. Sudah waktunya bagi apa yang tidak dapat menghasilkan buah untuk mati, untuk membiarkan kematian dunia yang sedang sekarat, membusuk, dan penuh dosa.
Aku tidak akan menghidupkan kembali yang tidak dapat dihidupkan kembali. Aku tidak akan menghidupkan kembali dunia yang penuh kebencian kepada-Ku. Aku akan membiarkan dunia ini berakhir dengan sendirinya. Aku akan menyingkirkan sedikit orang yang masih memiliki hidup di dalam diri mereka, sedikit orang yang masih percaya kepada-Ku—yang hidup di dalam-Ku sepenuhnya. Sisanya akan menghadapi kematian pohon ara yang sekarat: seperti apa dunia ini ketika Aku, Allah, menarik Tangan-Ku yang memberi kehidupan.
Mereka yang tertinggal pasti akan melihat seperti apa kehidupan di planet yang sekarat itu. Aku akan meninggalkan bumi dan membiarkannya jatuh di bawah kehancuran dosa dan korupsi dan pemberontakan akan berkuasa.
Ini adalah dunia yang tidak mengenal Allah. Ini adalah dunia yang datang untuk gereja-Ku yang tertinggal dan manusia berdosa yang menolak Allah mereka.
Inilah saat kegelapan yang akan datang: suram dan menakutkan.
Kau hanya punya beberapa jam lagi waktu siang untuk menuju ke Tangan-KU yang Menuntun. Berlarilah ke dalam Pelukan-KU dengan cepat sebelum pintu tertutup dan lampumu padam dan kegelapan datang.
Berdamailah dengan TUHANmu. Serahkan hidupmu di Kaki-KU. Serahkan hati dan jiwamu. Aku hanya punya sedikit waktu sekarang sebelum musuh-KU datang untuk menelan siang hari. Singa itu mengaum: bergerak untuk melihat siapa yang dapat ia mangsa. Lindungi dirimu dengan Darah-KU. Darah-KU yang Berharga adalah satu-satunya harapanmu.
Ikuti KU menuju tempat aman. Kau punya beberapa menit sebelum semuanya menjadi gelap.
Jangan melawan Kasih-KU—menyerahlah padanya. Aku adalah satu-satunya MENARA YANG KUAT—BENTENG atas umat manusia—KEKUATAN PENYELAMAT.
Bebaskan diri dari dosa—berlarilah menuju keselamatan.
Inilah JURUSELAMAT bagi umat manusia,
KEKAL…SETIA…MESIAS…JURUSELAMAT
Ayat Alkitab yang relevan:
Matius 21:18-19 (TB) Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar.
Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.
Markus 11:11-13 (TB) Sesampainya di Yerusalem Ia masuk ke Bait Allah. Di sana Ia meninjau semuanya, tetapi sebab hari sudah hampir malam Ia keluar ke Betania bersama dengan kedua belas murid-Nya.
Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.
Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.
Markus 11:19-21 (TB) Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota.
Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering."
Bersambung Bab 2 dst
di post berikutnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar